Saya senang bercerita, berbicara, berkelakar, berteori, bertanya, mendengar, menyimak, terdiam dan sebagainya… dan sebagainya…
satu waktu saya bisa menjadi teman bicara yang sangat membosankan
pun saya bisa menjadi teman bicara yang sangat menyenangkan
Well, beberapa hari ini saya kembali intens ngobrol dengan Yudie via Gtalk, dimulai dengan sapaan khas dia "mbaaaaaak!" dengan huruf "a" yang tak pernah sama jumlahnya, kita membahas apa saja, kapan saja, tentang apa saja menurut pandangan kita masing-masing. Saya pribadi nyaman saat berbicara dengan dia, karena apa? Karena obrolan kami punya ritme; kadang kami terlibat bahasan yang biasa-biasa saja, kadang saya merasa tidak tertarik dengan bahasan dia kemudian mendiamkannya dan Off. Kadang juga terlibat pembahasan alot, pertentangan pendapat yang akhirnya berujung dengan ganti topik, kalau sudah seperti ini kami bisa sampai lupa waktu, chatting berjam-jam. Dan lebih dari itu semua Karena pada setiap bahasan dia akan selalu membantah teori-teori saya. Cerdas!
Yah… saya punya banyak teman bicara; didunia maya dan didunia nyata yang sangat menyenangkan, yang akan selalu mendengar ceita-cerita saya, beberapa diantaranya selalu membenarkan pendapat-pendapat saya, ada juga yang selalu saja mengatakan ide saya keren (kenyataannya memang keren sih^^), beberapa bahkan tidak moenunjukkan ketertarikan mereka pada bahasan saya tapi tetap bertahan; mungkin segan, atau yang paling bikin emosi ketika saya benar-benar membutuhkan masukan dan saya diberi jawaban dengan kata "terserah"… dorrr! Huh… kata itu seakan menembak saya tepat pada sasaran, saya mati, tak berdaya dan butuh bantuan Ambulance. Segera!
Pada kenyataannya sesekali saya butuh lawan bicara, yang tidak hanya menyimak. Pasif. Saya butuh lawan bicara yang bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan saya, yang akan selalu menyanggah dan membantah teori-teori saya, tapi tidak asal menyanggah, tentunya dia punya pertimbangan-pertimbangan yang bisa menggugah nalar saya, dan membuat saya kembali berfikir, hmmm… karena terkadang pendapat saya tentang 'sesuatu' hal memang terlalu naïf dan tertutup. Itulah fungsinya berdiskusi, bertukar fikiran, pengetahuan dan pengalaman. Dan saya cukup demokratis untuk itu.
Karena saya atau kamu tak melulu benar, dan tak melulu salah… walau sebenarnya tidak ada sesuatu yang benar-benar benar, atau benar-benar salah. Semuanya kembali pada diri kita masing-masing, seberapa banyak buku, situasi, kondisi dan kejadian yang kita baca, alami dan pelajari. Tidak ada sesuatu yang mutlak benar, kecuali… KEBENARAN itu sendiri.
P.S. Sampai hari ini saya tetap yakin bahwa Monster itu punya hati, dan Romantis… dan untuk pendapat ini, saya tidak' menerima sanggahan sama sekali. Aahahaha!
posted from Bloggeroid











