Powered by Blogger.

DO

Judul : DO Drop Out
Penulis : Arry Risa Arisandi
Penerbit : Gagas media
Distributor : Trans Media
Editor : Christian Simamora
Tebal : 190 +
ISBN 979-780-067-9
Cetakan Kedua, 2007

Harga : sebetulnya Ini juga dapat dari teman (AlfiaCubby), katanya ndak sekitar 20ribu sampe 30ribu Rupiah saja.

Jemi, nama tokoh utama dalam novel yang bergenre komedi cinta ini, seorang mahasiswa akuntansi semester 14 yang mau tidak mau harus segera menyelesaikan kuliahnya pada tahun itu juga.

Novel ini menceritakan perjuangan (ndak bisa dibisa dibilang perjuangan jg sich….), tapi lebih tepatnya kelakuan jemi menghadapi satu semester, semester yang menjadi jawaban apakah dia dapat keluar dengan gelar SE,AK (Sarjana Ekonomi, Akuntan) atau SE, AK (Sarjana Enggak, Akuntan Kagak)

Melihat tema percintaan begitu universal dan menarik banyak simpati, Arry pun tak tanggung2 menambahkan bumbu asmara dalam perjalanan Jemi, dalam novel ini menceritakan Jemi jatuh hati pada seorang cewek Leah yang tak lain adalah seniornya yang telah lulus dan kemudian dia kembali sebagai dosen Jemi. kisah cintanya ini semakin diperparah dengan kehadiran seorang dosen, Dr. M namanya yang juga jatuh cinta pada Leah. Dan Jemi pun mengalami dilema, apakah memilih melepaskan Leah atau melepaskan gelar SE-nya.

Seperti itulah kurang lebih cerita novel ini, sesekali penulis mengulas keluarga Jemi yang tak kalah kocaknya mengingat kata pepatah “buah tak jauh jatuh dari pohonnya”, dan seperti itulah kekonyolan Jemi karena ternyata orangtuanyapun tak kalah konyolnya. Saking konyolnya jangan panggil saya Syam, kalo ternyata saat baca buku ini anda tidak terpingkal2.

Kalau dibaca secara sepintas, kemudian membandingkan dengan pengantar dari Arry selaku penulis, buku ini menyampaikan pesan bahwa hidup itu tergantung bagaimana kita memandang. Seperti yang diangkat dalam novel ini diamana DO yang merupakan momok yang begitu menakutkan dan merupakan pengalaman yang harus dilupakan, ternyata menjadi lelucon bahkan menjadi inspirasi untuk Arry menulis buku. Yah……. Intinya mau kita menghadapi masalah besar/kecil perasaan sedih/senang itu muncul tergantung kita menyikapi masalah tersebut.

Oh, iya. Saya teringat statement seorang kawan saat aya menyodorkan buku ini “ancuru’na, ndak ada skali ilmiah-ilmiahnya” seperti itulah.

Apa iya?

Makanya, BACA!!!

No comments