Powered by Blogger.

21

Pagi ini cerah, sma cerahnya dengan hatiku saat ini. Alhamdulillah akhirnya tuhan memberikan kesempatan untuk saya menghirup udara diUsia yang ke-21.

Karena aku bukan Soe Hok Gie, dan tak punya prinsip seperti dia jadi hari ini, saya pantas untuk bergembira menyambut pertambahan usiaku ini. Walaupun secara filosofis kontrakku di bumi kini berkurang lagi, yah kalau mau dihitung-hitung berarti sudah minus 21 tahun sudah dari keseluruhan total usia dalam kontrak takdirku, alaaaaaaaaaaaaah…………..

Just kidding bybe,……… eh by the way sekarang aku telah 21tahun, mmmmm bicara tentang 21, aku punya banyak kisah bisa dibilang kenanganyang sangat erat kaitannya dengan angka 21 ini, kurang lebih seperti ini…..

Angka 21, mengingatkan saya pada semua kenangan di SMU 2, waktu itu aku masih kelas 1. sumapah waktu itu, masih lugu2nya –jadikangen-….. HiksHiks. Pas kelas duanya, aku malah kecantol sama anak kelas 21. Gile juga….. beginilah nasib jadi anak muda.

Tak kalah hebohnya, waktu aku semester 2 beberapa tahun yang lalu, saat ujian akhir aku malah mendapatkan 1 nilai C di rapor sementra, waduh-waduh…. Dan kejdian inilah, yang menjadi asal muasal rantai Carbon yang tak bisa terputus, malahan makin semester makin panjang saja.

Yang spesial dari usia 21 tahun adalah: pertama, kata buguru waktu SMP salah satu syarat menjadi bakal calon presiden adalah usianya sudah mencapai 21 tahun…. Mmmm berarti, selain warga Indonesia asli, dan yakin pada tuhan YME aku telah menambah satu karakteristik lagi untuk bisa menjadi seorang presiden. Itu juga kalau mau…. Yang Kedua: akhir2 ini, banyak sekali undangan pernikahan yang datang kerumahku, entah itu dari keluarga, dari tetangga, bahkan dari temanku sendiri yang nota benenya umurnya ndak jauh beda denganku, pas aku tanyakan pada mamaku dia bilang
itu bukan kawin muda namanya, memang pada dasarnya kalau cewek itu usia menikahnya paling ideal sekitar 21 tahun, karena usia segitu rentan sama fitnah. Makanya kamu………
seperti itulah kira-kira…

Lain cerita, beberapa temanku bilang kalau 21 itu angka keramat buat anak gaul, dan markas besarnya ada di studio 21. jadi, jangan berani-berani ngaku gaul kalau tidak pernah nongkrong di markas besar, yah minimal seminggu sekali tepatnya si hari senin….. pokoknya GauL ForeVer Lah!!!!

Itulah sekelumit ceritaku tentang angka 21, yah mow percaya ato tidak kembali ke anda lagi. Saya cuman bercerita…. Sekali lagi, hanya bercerita. Well, mungkin terkesan COCOLOGI (kata teman, artinya ilmu mencocok-cocokkan) tapi beginilah adanya, tapi apapun itu sekarang aku telah berusia 21 tahun, usia yang menuntut kematangan dan kedewasaan dalam sepanjang perjalananku berikutnya.

Makassar, 27 Juni 2007


No comments