Powered by Blogger.

Hari Sejuta Motif

Pagi ini, jalan raya kembali ramai. Bunyi-bunyian klakson, asap kendaraan bermotor, lari-lari kecil turut mengiringi senyuman penuh semangat dari anak-anak yang telah sebulan ini meninggalkan bangku sekolah, untuk sekedar merenggangkan otot dan otak setelah setahun bekerja keras. Apalagi hari senin kali ini, baju seragam yang mereka gunakan terlihat begitu bersih dan cerah, secerah wajah mereka.

Semangat dan keceriaan yang serupa tidak hadir di gubukku ini, mungkin karena sudah tak ada lagi yang menggunakan seragam, yah… paling juga tinggal bapakku yang berseragam dan harus keluar dari rumah sebelum pukul 7 pagi. Tapi semangatnya berbeda dan seperti seragamnya, semangat bepakku lebih ke semangat hijau loreng-loreng.

Kalu ingat masa lalu, biasanya hari pertama di tahun ajaran baru selalu saja menjadi HARI SEJUTA MOTIF. Kenapa begitu? Karena semua siswa tahu, kalo hari pertama itu tidak ada pelajaran, tapi tetap saja kami memilih untuk masuk untuk sekedar: bertemu teman-teman, mencatat roster baru, ketemu sang wali kelas, nongkrong bareng lagi, atau ketemu odo-odo, ketemu guru-guru yang cantik/gagah, mengganggu teman lagi, rindu berjemur pas upacara, mo melihat keindahan tuhan yang di titipkan pada sang pemimpin upacaranya, mow lihat ade-ade yang baru, mau cek siapa kakak kelas yang akhirnya sekelas ma kami, atau paling tidak dating untuk memperlihatkan semua yang serba baru, bias juga hanya untuk mencicipi masakan ibu kantin disekolah. Dan yang paling mulia dari sejuta motif yang ada, adalah datang untuk membersihkan kelas yang sudah sebulan tidak terpakai.

Tapi, khusus untuk motif yang paling mulia ini mungkin tidak ada lagi, bahasa kerennya ndak ngonteksmi lagi, karena hampir semua sekolah sudah punya cleaning service. Dengan demikian siswa sekarang tidak bias merasakan betapa romantisnya waktu ketika kita harus rela dating lebih awal ataukah pulang lebih sore untuk sekedar menjalankan kewajiban bersama. Apalagi kalo jadwal piketnya bareng si dia, wuaaahhhhhh *wink wink*

3 comments

  1. bgmn klo ank br kodong..motifnya msh smangat,eh..malah ada mos yg msh berbau2 pemerasan jg kekerasan.dulu hr piket slalu mbuat smangat, cos ya itu td bs bcanda2 ma tmn2 'n rasanya kebersamaan indah plus damai skali,hehehe...

    ReplyDelete
  2. SyaM,,,
    oh.... iyya kulupa, betul tawwa alasan lain/motif lainnya juga karena nafsu aktualisasi diri, semangat krn merasa memasuki kehidupan baru, apalagi di...... pokoknya banyak deh. berarti cocok sudahmi judulnya, HARI SEJUTA MOTIF. saking banyaknya, ndak bisa ku ingat satu2. hehehehe.......

    ReplyDelete
  3. kalo saya sih hari pertama sekolah itu ibarat hari pertama bursa tranfer pemain sepakbola.

    Wah si anu yang jago ngegolin masuk kelas ini euy. Wah si anu yang bek tangguh kok sekelas sama dia ya, dsb.

    Ya memang, sejuta motif, setuju!

    ReplyDelete