Powered by Blogger.

7 Latifah (kehalusan dan kelemahlembutan)

Latifah pertama: Cinta dunia dan senantiasa ragu,
Latifah kedua: selalu merasa khawatir, rakus, tamak dan bakhil.
Latifah ketiga: pencemburu, kalap, dan membunuh.
Latifah keempat: iri, dengki, fitnah.
Latifak kelima: ujub atau mengagung-agungkan diri, riya, sombong dan merasa paling benar sendiri.
Latifah keenam: panjang angan-angan.
Latifah ketuju: masa bodoh.

Ketujuh latifah tersebut adalah pintu hidayah
Ketujuh latifah tersebut yang menjadi inti pencapaian dan kedamaian sejati. Yang senantiasa harus dijaga ketujuhnya agar senantiasa halus dan lembut agar nurilahi akan dapat tertangkap oleh jiwa.

Cinta dunia dan senantiasa merasa ragu adalah penyakit yang ditimbulkan jika latifah pertama tidak terjaga. Obatnya adalah cinta akhirat.

Penyakit yang muncul jika latifah kedua tidak terjaga adalah selalu khawatir, rakus, dan tamak. Obatnya adalah berkecukupan atau merasa cukup.

Pencemburu, kalap dan membunuh obatnya adalah sabar. Iri, dengki, fitnah obatnya adalah ikhlas. Ujub, sombong, mengagung-agungkan diri sendiri, merasa paling benar sendiri obatnya adalah rendah hati. Panjang angan-angan obatnya adalah memikirkan yang perlu. Masa bodoh obatnya adalah mutmainnah.

Pemurnian keinginan akan tercapai jika ketujuh latifah tersebut dijaga tetap latif, halus, lembut. Nur, sirr, ruh, nafsu, akal, maka semua itu akan senantiasa terjaga pada fungsi dan tempatnya secara`proporsional, dan rapat.


2 comments

  1. Entah karena cuma baca sekilas ato emang saya yang bego, saya kok gak mudeng dengan isi tulisannya...hehehehe....yang jelas kayaknya itu penuh dengan petuah2 bijak buat kehidupan....maafkan kalo salah....hehehehe..salam kenal...

    ReplyDelete
  2. ah, sebel. ampe sekarang belon nemu juga bukunya. :(

    ReplyDelete