Powered by Blogger.

Hanya persoalan KKN ...

2 minggu ini saya dilanda ribet yang kalo ditelusuri lebih jauh, ternyata gak akan ribet2 sekali kalau saya pintar menata emosi. Hanya persoalan KKN.

Pengumuman akan dibuka KKN-P di fakultasku itu sudah dari sebulan yang lalu, karena KKN adalah hal yang sangat baru untuk saya, makanya saya kepanikan cari tempat. Saya mulai masuk kekantor2 yang memang betul2 saya taksir dari dulu, semisal INDOSAT, TELKOMSEL dan TELKOM. Ternyata kedua tempat itu cukup ketat dalam hal penerimaan mahasiswa KKN, harus buat surat terlebih dahulu sebelum mendapat kepastian ada atau tidak tempat yang bisa kita isi. Sementara, dari fakultas sendiri belum juga mengeluarkan surat pengantar KKN dengan berbagai sebab musabab. Parah!!!

Kenapa saya bilang parah?, karena dari yang saya dengar (dan memang terbukti) KKN-P di semester pendek seperti sekarang ini bisa dibilang susah, karena musti berbagi lahan sama anak2 yang dari universitas swasta dan yang lebih banyak lagi dari SMK. kalau pepatah menyimpulkan “siapa cepat dia dapat”. Yang lebih parah lagi, anak2 jurusan sebelah (ilmu ekonomi dan manajemen) mereka sudah dapat tempat bahkan konfirmasipun sudah ada.

Akhirnya, setelah 3 minggu dalam ketidak pastian surat pengantar keluar juga. Aturannya hanya akan dapat satu surat pengantar saja, untuk satu perusahaan. Dan setelah ditimbang2 saya memasukkan di TELKOM, dan kembalilah saya ada dalam kondisi menunggu dalam ketidak pastian. Surat masuk tanggal 9Juni dan balasan keluar tanggal 13Juni. Dan setelah balasannya keluar, ternyata saya sadar kalo saya salah menyimpulkan. Bukan lagi “siapa cepat dia dapat”, tapi “siapa kuat dia dapat”. Kuat disini dalam artian, punya LINK kedalam. Saya sempat panic, tapi paniknya hilang berganti sedikit rasa kecewa begitu tahu ada teman yang dapat tempat disana, padahal surat saya masuk jauh2 hari sebelum dia.

Setelah penolakan itu saya banyak berfikir dan menarik pelajaran, yang biasanya saya panic jika ada dalam kondisi terdesak seperti ini sekarang justru santai, padahal pengurusan KKN tinggal 5hari lagi, dan saya belum dapat tempat belum lagi masih banyak teman2 yang juga kebingungan karena ditolak dimana-mana. Kayaknya, saya musti berdamai dengan dunia dan membiasakan diri dengan sesuatu yang tidak biasa seperti ini, dunia memang kejam. Kejam untuk orang2 kecil seperti saya, yang dengan gampang untuk disingkirkan. Tapi sekejam apapun dunia ini, masih harus saya tempati sampai saatnya tiba, tak ada pilihan lain, saya musti atur damai dengan dunia. Hanya butuh kebiasaan, toh sebentar lagi babak kemahasiswaan akan saya sudahi, ini mungkin pemanasan bagaimana nanti babak selanjutnya. I must Survive, apapun kondisinya!!!

Menunggu hari senin, banyak saya habiskan dengan me-list nama2 perusahaan yang kemungkinan besar punya tempat yang sesuai dengan bidang saya dan tak lupa memohon kemudahan pada LINK saya, sang pemberi kemudahan.

Dan Alhamdulillah, TUHAN TIDAK TIDUR… hari senin16Juni sebelum jam 11siang, setelah saya berkeliling2 di kota MAKASSAR, akhirnya saya dapat dua tempat sekligus, di ASTRA dan HADJI KALLA. Walaupun awalnya ditolak dengan alasan penuh, tapi toh bisa lolos juga. Saya sempat dilemma, tapi saat itu juga saya mengambil keputusan saya masukkan di HADJI KALLA. Katanya, besok sudah bisa masuk….

Thanks GOD...

Terkadang memang hanya kesulitan yang membuat manusia terpacu untuk banyak belajar, khususnya tentang KEHIDUPAN

No comments