Powered by Blogger.

Batas


Kemarin, ada keluarga (nenek) saya meninggal dunia di usia yang lebih dari 80 tahun. Akhirnya ALLAH mengambilnya juga setelah hampir dua tahun beliau hanya bisa terbaring di tempat tidur saja. Mungkin hal ini juga yang menjadi alasan kenapa keluarga dekat yang ditinggalkan khususnya suami dan anak-anaknya terlihat lebih tenang dan mengikhlaskannya kembali kepangkuan sang pencipta.

Dan untuk pertama kalinya saya ikut serta langsung mengurusi jenasah, mulai dari persiapan memandikan sampai saat beliau dimasukkan dalam kuburnya. Walaupun orang2 terlihat tenang tapi tetap saja air mata itu mengalir, yah namanya juga kehilangan pasti menyakitkan. Apalagi pada saat jenasah mulai di kafani dimana untuk terakhir kalinya pihak keluarga melihat wajah orang yang pernah ada disisinya, pada saat itu emosi saya pun sempat teraduk-aduk. Nenek saya sudah tidak ada lagi….

Dan yang paling mengharukan adalah, diakhir hidupnya nenek saya itu dilepas oleh suaminya yang telah menemaninya selama bertahun2, dalam kondisi apapun baik itu disehatnya, disakitnya, disekaratnya sampai diakhir hidupnya. Mungkin diantara mereka tak mengenal bagaimana mengungkapkan cinta, tapi kebersamaan sepanjang hidup dan kesetiaan yang diperlihatkan oleh suaminya membuat kata-kata cinta tak begitu berarti lagi. Sayang, satu tahun terakhir ini beliaupun mulai lemah, sering saya melihat mereka berdua hanya terbaring ditempat tidur, walaupun begitu kakek tetap berusaha melayani almarhum, dan tak pernah beranjak dari sisinya. Sebelum menutup mata, kakek sempat membisikkan dua kalimat yang paling mesra ditelinga nenek, “Asyhadu Allah ilaha illallah, wa asyhaduanna muhammadarrasulullah”.

Cinta itu dibatasi oleh keterbatasan manusia…

Satu kehidupan telah berakhir, dan tak menutup kemungkinan disuatu tempat yang berbeda ada kehidupan yang baru dimulai. Itulah hidup, didalamnya ada proses, didalamnya ada perjalanan, didalamnya ada pembelajaran dan hanya sebagian orang yang bisa memetik makna (semoga kita termasuk didalamnya).

Batas hidup adalah kematian, dimana setiap manusia akan mendapatkan gilirannya.

No comments