Powered by Blogger.

Sepenggal Kisah Perjalanan PATTON, “Semua Kan Indah Pada Waktunya”

Ada kalanya keinginan, cita2, dan harapan yang walaupun telah kita kejar dengan bersusah payah tapi akhirnya tak tergenggam juga, mungkin itulah yang kadang oleh manusia disebut dengan KEGAGALAN.

Tapi, apakah ada yang disebut dengan KEGAGALAN?

Well, aku punya sepenggal kisah hidup PATTON yang mungkin bisa menjawab pertanyaanku diatas sekaligus menjadi inspirasi bwat kita bersama:

PATTON OTLIVIO LATUPEIRISSA, anak kelahiran Makassar 29 Oktober 1998 yang sedari kecil dibimbing oleh kedua orang tuanya hingga memiliki suara emas dan bercita2 menjadi seorang penyanyi yang hebat. Dari kecil dia telah aktif mengikuti beberapa kontes2 menyanyi di daerah Makassar dan pernah terpilih sebagai juara pertama kompetisi menyanyi daerah se Sul-Sel. Selain itu dia juga mahir berbahasa Inggris.

February tahun 2008 saat usianya masih 9 tahun, RCTI menyelenggarakan reality show adu bakat dibidang tarik suara dimana pesertanya khusus anak2 berusia 8-12 thn, bertajuk IDOLA CILIK. Kesempatan ini tak disiasiakan oleh PATTON dan keluarga, walaupun saat itu audisi hanya disielenggarakan dibeberapa kota di daerah jawa tak lantas membuat keluarga PATTON ciut, dengan niat yang kuat dan modal luar biasa yg ada dlm diri PATTON akhirnya Mama Merry bersedia menemani PATTON kejakarta untuk ikut audisi ICIL 1. Jarak tak mampu menghalangi…

Saat audisi PATTON hanya diberi kesempatan menyanyi 1 bait lagu Bunda (wewwww!!!) lebih sedikit dari dr yang lain… au ah, yang jelas kejadian ini membuat keluarga PATTON menanti pasrah akan lolos audisi. Tapi ternyata, TUHAN berencana lain.. PATTON jatuh di audisi tahap pertama. Setelah jatuh di Idola Cilik Mama Merry pun mencoba audisi di AFI Junior yang saat itu tayang bersamaan, dan sama saja PATTON jatuh di audisi tahap pertama. Mungkin PATTON kecewa, Mama Merry sedih, tapi apapun yg terjadi toh mereka tak bisa berbuat banyak. sudah jadi rencana TUHAN.

Disaat yang sama, Yayasan Pasiad Indonesia (yayasan sosial berasal dari Turki – telah membangun 6 sekolah yang tersebar di seluruh Indonesia) menawarkan BEASISWA bagi anak2 Indonesia yang berprestasi. Dengan kriteria:

  1. 100 besar tingkat nasional pada Kompetisi Matematika Pasiad,
  2. Pernah Mengikuti Olimpiade Sains Nasional dibuktikan dengan medali,
  3. Memiliki Prestasi Nasional atau Internasional di olahraga dan seni.

Saat itu Bapak Alwi yang kebetulan juga orang Makassar yang mendapat tugas untuk turun kelapangan mencari siswa2 berprestasi tersebut.

Pasti TUHAN berperan banyak sampai Mama Merry bertemu dengan Pak Alwi di Jakarta saat sebelum Mama Merry dan PATTON akan kembali ke Makassar, ikatan kedaerahan ditambah ketakjuban Pak Alwi mendengar suara PATTON membuat beliau berani merekomendasikan mama Mery dan PATTON untuk bertemu dengan Bpk. Husein selaku GM sekolah Pribadi yang kemudian akan diuji apakah PATTON layak atau tidak mendapatkan besasiswa yang ditawarkan. Dalam hal ini PATTON masuk dalam kriteria yang ke-3 (Memiliki Prestasi Nasional atau Internasional di olahraga dan seni).

Setelah Bpk. Husein mendengar PATTON menyanyi, beliau takjub… Lagu Indonesia dan Lagu Inggris bisa PATTON nyanyikan dengan sempurna dan enak didengar. Karena yayasan ini dari Turki, PATTON pun harus diuji untuk menyanyi lagu berbahasa turki, dia diberi kesempatan selama 1 minggu untuk menghafal dan mempelajari lagu turki. Setelah seminggu PATTON yang ditemani Mama Merry datang kembali, PATTON bernyanyi lagu Turki di depan Bpk. Husein, dan LUAR BIASA, Logat Turki yang keluar dari mulut PATTON tak terdengar dipaksakan dan PATTON bisa menyanyi sesuai Genre.

Untuk keluarbiasaan PATTON ini, dia mendapat reward berupa MP4 player dari Bpk. Husein dan tentunya menjadi salah satu siswa penerima BEASISWA. PATTON menerima BEASISWA dari Sekolah Dasar hingga perguruan tinggi nanti (Mybe… Kuliah di Luar negri loh), dan dia pun di daulat untuk menjadi perwakilan sekolah untuk mengikuti Olimpiade Bahasa dan Menyanyi di Turki bulan July tahun 2009 nanti. Aminnnn….

Oleh karena itu, Maret tahun 2008 PATTON harus pindah dari sekolah lama SD Mamminasa Gowa (Makassar) ke sekolah PRIBADI BOARDING SCHOOL (Jakarta) untuk mendapatkan pelatihan lebih intensif. Karena keluarga PATTON menetap di Makassar, makanya PATTON walau masih SD harus tinggal di asrama bersama anak2 SMP. Awalnya dia terus2an menangis, dan rindu pada keluarganya tapi akhirnya terbiasa juga. Disekolah inilah, BINTANG itu (PATTON) mulai bersinar, semakin matang berbahasa Inggris, mulai pandai berbahasa Turki dan mendapat kesempatan menyanyi didepan Pejabat2 Turki yang berkunjung. Masih kecil jauh dari orang tua membuat PATTON MANDIRI tapi SENSITIF.

Well, tak sampai setahun berselang tepatnya bulan Oktober 2008 Audisi ICIL 2 kembali dibuka, dan kembali PATTON ditemani oleh Mama Merry mencoba meraih mimpinya… dan ternyata siapa sangka anak yang kemarin ditolak di babak audisi (ICIL 1 dan AFI Junior) kini dan sampai saat ini berdiri sebagai 4 besar/terbaik ICIL 2 dan tentunya dengan beribu2 hati yang telah jatuh cinta pada suaranya dan menjagokannya untuk menjadi JUARA.

Jadi, Apakah ada yang disebut dengan KEGAGALAN?

KEGAGALAN adalah batu loncatan, untuk meraih KESUKSESAN. KEGAGALAN adalah KESUKSESAN yang tertunda. TUHAN punya rencana bwat semua mahluknya, dan dibalik rencana TUHAN itu selalu ada hikmah yang jika kita selami lebih jauh merupakan bentuk Kasihnya kepada kita. TUHAN mengajarkan kita untuk bersabar, dan terus bekerja keras. Butuh sedikit (bahkan banyak) bumbu pengorbanan, airmata, kecewa, keringat dan waktu untuk merasakan Lezatnya KESUKSESAN.
Dan SEMUA KAN INDAH PADA WAKTUNYA….

Narasumber:

  1. Abi Merdan (Guru di Sekolah Pribadi). By: Email
  2. Mama Merry (Mama PATTON). By: Phone


No comments