Powered by Blogger.

1,2,3...10


Lewat jemari ini aku melepasmu, kusertakan rasaku yang semakin hari kian biasa. Mungkin tidak akan begitu sakit, toh telah lama aku belajar untuk berdiri menjauh. Tak kupungkiri sesekali rasa rindu menyerbu, berharap suatu hari nanti kita bisa seromantis dulu, tapi rasa itu telah kutepis. Dan sekarang aku mulai terbiasa.

Dikejauhan kau terlihat sempurna, semakin kita dekat semakin aku yakin kesempurnaanmu tak dari dirimu, cahaya itu yang membuat kau terlihat istimewa dan aku ikut terpesona, “hanya aksesoris rupanya”. Sungguh aku bukan menuntut kesempurnaan darimu, hanya saja aku ingin kau melebur dengan ketidaksempurnaanmu itu kemudian membutuhkan orang lain untuk menjadi sempurna layaknya ciptaan. Kini kau berdiri terlalu tegak seolah tak ada orang lain diluar ke-aku-anmu, dan aku kecewa!

Kau tahu apa yang ada dipikiranku saat ini? Pergi dari dirimu sejauh-jauhnya, mungkin dengan begitu rasa kecewaku padamu bisa sedikit berkurang. Disini aku sadar, kesalahan sepenuhnya ada padaku. Masa lalu memaksaku untuk merasakan bahwa aku berhak atas dirimu, awalnya pun kau tak keberatan dan ternyata waktu selalu menjadi kunci misteri, lewat jemarimu kau mengukir kata bahwasanya kau telah bosan dengan semuanya. Maaf jika kau merasa ruangmu kian terbatas.

1,2,3…10, aku sedang berhitung. Banyak alasan untuk aku berhenti mengagumimu, bukan karena aku tak setia tapi karena kau hanya manusia sama sepertiku jadi cintaku pun yang wajar-wajar saja, aku tak ingin memaksakan. Perpisahan bukan berarti kau lebih baik dari aku atau aku lebih baik dari kamu, kita hanya perlu ruang untuk belajar, dan walau jalan kita kini tak lagi sama aku harap suatu hari nanti kita bertemu di ujung jalan.

Takkan selamanya tanganku mendekapmu
Takkan selamanya raga ini menjagamu
Seperti alunan detak jantungku tak bertahan melawan waktu
Semua keindahan kan memudar atau cinta yang telah hilang
Tak ada yang abadi…

Aku suka jika kau menyanyikan lagu Tak ada yang abadi dari Peterpan, feelnya dapat banget sehingga mudah untuk aku menerjemahkan maksud dari lagu itu. Dan lewat lagu ini aku selalu berdoa semoga didunia ini benar-benar tak ada yang abadi, begitupula dengan keANGKUHanmu dan keKECEWAanku.

4 comments

  1. Hahahahahaha,nobody's perfect girl....siapkan hati yang besar untuk menerima keadaan apapun,unconditional love...walau tak berbalas dan tak seindah harapan...

    ReplyDelete
  2. hahahahha
    kayaknya bahasa ini gak asing.... hehehhehe

    ReplyDelete
  3. bocah... so.. melloww...

    ReplyDelete
  4. hahhahahahaha
    ya duNksssssssss...

    ReplyDelete