Powered by Blogger.

About My Sunday, Ospek and Trouble


Aku kurang begitu jelas bagaimana runtutan peristiwanya, yang aku tahu apa yang terjadi hari ini adalah masalah laten yang tak akan pernah ada titik permasalahannya selama birokrat selalu memandang sebelah terhadap Lembaga (Mahasiswa).



Hari ini aku tak ada planning keluar rumah coz Sunday is lazy time, walaupun sebenarnya dari dua hari yang lalu aku tahu jikalau hari ini ada acara Ospek Jurusan di kampus. Dan karena sesuatu dan lain hal, akhirnya saat detik2 akhir aku memutuskan juga untuk bergegas kekampus. Cihuyyyy!!!

Tiba dikampus, hmhmh… waktu membuat aku merasa asing dan menjadi asing. Pengkaderan; orang2 dan nafasnya pun asing. Satu hal yang sama adalah konflik yang ada antara mahasiswa, “mahasiswa” dan birokrat.

Sesaat aku mengamati kondisi acara dan sepertinya telah terjadi sesuatu… Baliho terbakar, acara sedikit terbengkalai, penyelenggara terlihat bingung, resah bahkan ada yang sampai menangis. Untungnya untuk jurusan Akuntansi sendiri acara tetap berlangsung walaupun tanpa keberadaan pejabat2nya. Ada apakah gerangan? Dan seperti yang telah kuduga TELAH TERJADI SESUATU. Setelah melakukan sedikit pendekatan “sok mau tau” pada beberapa panitia, ternyata telah terjadi keributan antara birokrat dan salah satu jurusan (IE). Akibatnya fatal karena acara yang tengah berlangsung selama dua hari ini terpaksa diberhentikan oleh penyelenggara sendiri (ckckckc… geleng2 kepala Mode On). Apapun alasannya, ini adalah kesepakatan bersama (KEMA FEUH) asalkan tak ada yang (merasa) dirugikan saja. Setelah ini tanggung jawab pasti akan lebih berat, setidaknya untuk membangun animo, kekecewaan dan kepercayaan mahasiswa baru dan Panitia untuk mengikuti acara serupa.

Well, tadinya aku kira akan ada banyak senior dan rekan seperjuangan yang akan datang seperti tahun2 sebelumnya, apalagi ospek jurusan ini agenda formal dan wajib bagi semua Mahasiswa baru yang ingin mengikuti pengkaderan formal yang juga menjadi salah satu persyaratan agar mereka bisa dikatakan keluarga mahasiswa. Aku selalu senang menyambut keluarga baru, seakan bercermin “hmhmh, seperti inilah aku dulu”.

Berlama-lama dikampus, hal yang tak pernah aku lakoni semenjak 2 tahun terakhir dan aku selalu rindu suasana itu. Kebersamaan, kepercayaan dan kekecewaan. Dari dulu aku selalu senang berada ditengah gerombolan orang2 yang mayoritas berkostum gelap; hitam. Seperti kostumku hari ini. Wajar saja aku lebih rindu duduk2 dihimpunan ataukah dikoridor kampus dari pada duduk2 dalam kelas (mahasiswa macam apa kau cham??! Hehehhe).

Untuk adik-adik yang tengah berjuang atas nama Pengkaderan di Lembaga… Masalah adalah kitab tebal yang tak akan ada akhirnya, jangan tergesa2 untuk menghabiskannya karena tiap bab dari kitab itu punya kandungan, sebagai bekal untuk hidup. Karena masalah adalah proses pendewasaan. Aku tak seberapa pandai jadi maaf jika tak banyak membantu dan jika keberadaan ini sedikit berarti untuk kalian, kan kujanjikan untuk selalu ada. Salam perjuangan, Keep fight! Ingat untuk selalu menjaga kehormatan Lembaga, setidaknya dari diri kalian sendiri.

No comments