Powered by Blogger.

Tentang Kulit Putih dan Rambut Lurus!!!

Aku gak suka tuh sama iklan2 yang ada unsur2 SARAnya, yang sok2 menjanjikan “kulit lebih cerah secara alami” alias “putih” atau yang slogan2nya “rambut lurus berkilau”, ikkhhh… hello???!!! Kita ini Indonesia satu nusa satu bangsa satu siaran TV pula, mana hati nuranimu?! (sabar cham… sabar…)

Alami dari mana??? Secara tidak langsung kalian tuh mendoktrin orang2 bahwa kulit putih itu lebih bagus, rambut panjang luruuuussss lebih indah, yah walau mang lebih cantik seeh (ya elah ngaku juga lu cham) tapi jangan dijadikan isu nasional dong. Biarkan orang2 yang menilai mana yang lebih cantik dan lebih indah.

Kalian Tau tidak, karena iklan2 yang gak mutu itu cewek2 indonesia berambisi untuk jadi lebih putih, alhasil liat tuh di berita2 tentang razia balai POM banyak ditemukan cream2 pemutih wajah di pasaran yang ternyata gak sehat untuk kulit alias illegal yang fatalnya bisa menimbulkan kanker kulit tapi tetep aja tuh bredar. Logikanya, produksi banyak berarti permintaan banyak. Ih waawww, banyak dong ya orang yang mau kulitnya putih (mannamamo kena kanker tawwa). dokter kecantikan palsu juga noh yang ternyata SD aja gak lulus banyak beredar dimana2, Mirisss!!!

Yang berduit sih enak, bisa operasi atau perawatan di salon MAHAL tinggal bayar terrrreeeenggg kulit putih didepan mata, but kasihaaaan deeeh luuuu yang gak ada duit harus nanggung perihnya muka yang kian memerah akibat cream2 “alay” jika terkena sinar matahari, beberapa ada yang gatal2, kalau ditanya kenapa? Jawabannya singkat “memang begini awalnya, itu tanda creamnya mulai bereaksi” jiiiaaaaahhhh… lu kata pantun?! “bersakit2 dahulu berenang2 ketepian”.

Soal rambut mungkin gak akan separah kulit, tapi sama juga mirisnya. Aku lihatnya sih kebanyakan korbannya anak sekolahan, aduh deek… rambut lurus tuh gak menunjang raport bagus. Blum saatnya kalian merahin tu bibir, yang ada malah raportnya juga merah. Kalau pada dasarnya memang keriting ya udah, terima nasib. Cantik kok! Jangan percaya tuh iklan… sumpah itu subjektif. Rebonding tiap bulan mahal loh blum lagi perawatannya, mending buat beli buku atau kalau gak buat buat langganan internet saja, supaya kalian bisa liat dunia dan aneka ragamnya wujud manusia. Berhenti deh menyalahkan orang tua yang bikin kalian sampe punya kulit hitam atau rambut keriting. Namanya juga keturunan, udah bentukan GEN.

USULLLL… buat balai sensor, produser iklan, advertising, yang punya produk, artis2 juga ayo dong jualan/slogannya diganti. Kalau mang jualannya buat kulit, bikin produk penghilang jerawat aja (pasti aku beli tuuhh…hehhehe) supaya kulitnya bisa lebih sehat tanpa embel2 “memutihkan”, trus kalo mau bikin iklan shampoo ya udah buat rambut sehat aja, terutama menghilangkan ketombe ma kutu2nya terserah itu rambut mau lurus, kriting, ombak, apa ajalah. Kalau perlu sesekali pake artis/model yang rambutnya gak luruuuusssss aja deh. Masalah penampilan tuh cewek2 bawaannya sensitive gampang terbawa oleh omongan orang2.

Mungkin ada baiknya orang2 timur pedalaman Indonesia tidak punya TV, supaya mereka tetap bersyukur dengan apa yang mereka miliki, berada diantara orang2 kulit hitam pekat plus rambut kriwilnya. Mereka gak usah tahu, kalau ternyata di Indonesia ada pihak2 yang berusaha menyeragamkan pandangan bahwa “yang cantik itu yang kulitnya putih dan rambutnya hitam lurus” dan parahnya banyak yang memaksakan diri. Saya gak ikut2tan dooonnggg… bravo brownskin bravo jilbab!!!

*** SORRY Bahasanya amburadul, maybe dg bgini org2 TV di jakarte bisa pada ngerti. Yeah, sapatau ada yang baca. Hahhaha…




3 comments

  1. estetika itu relatip..yah gak sbatas gtu doankji.....org yang bpkir kek gtu otakna msh prlu digali!!dangkal (appah?sumur kapang)...

    ReplyDelete
  2. estetika itu relatip..yah gak sbatas gtu doankji.....org yang bpkir kek gtu otakna msh prlu digali!!dangkal (appah?sumur kapang)...

    ReplyDelete
  3. beeehhhh
    mana ada otak digali buuuuu!!!

    but inikan opini sejauh sa memandang dan melihat, wkwkwkkw

    ReplyDelete