Powered by Blogger.

Untuk Manusia-Manusia PEROKOK!!!

Untuk manusia-manusia PEROKOK!!!

Weiii, berenti2 meko... ko siksaku hidup didunia, sudahmi kita susah bernafas gara2 barang2 semakin mahal belum lagi itu debu2 yang terbang bebas plus asap2 pete2, manalagi ko pi tamba2i dengan asap rokok. Tercemarnya kurasa hidupku, ckckckc!!!

Kalau debu, paling menempel dibadan… mandiki’ pake sabun hilang tommi harum tommi badanta. Tapi yg TBC, jangan tong lupa slalu bawa masker.

Nah kalau asap rokok?! Rugi bertubi… Asapnya itu bikin pencemaran nah, kalian yang hisap saya yang hirup, masuk kehidungku na kotorimi paru2ku. Kalian pasti tauji kalo perokok pasif (kayak sayami inie) yang kena dampaknya lebih besar dari pada kalian yang aktif, dan ini brarti PENYAKIT! Emdede, rugi2nya kurasa sakit gara2 orang lain yang tidak sadar kalo merugikan orang lain. Belum lagi, itu asapnya juga bikin kuning2 baju trus bikin kita benar2 berbau rokok, saking kerasnya. Kan tidak capekjeki itu orang mencuci, di kucek2 sampai hilang kuning2nya bajuta, bagus kalo hilangji. Kalau tidak?! Itu juga rugi2ku rasanya kalau sudahmeki pake parfum harum2, eh kena asap rokok hilangmi tommi aroma parfumta, padahal lebih mahal itu parfum termurah dari satu batang rokok. Kayaknya aroma rokok daya lengketnya dahsyat, sampe2 kita yang tidak merokok baunya sudah kayak pabrik rokok. Inimi yang dibilang rugi bertubi2!!!

Seandainya itu kalian yang merokok kalian yang dapat mudaratnya, mau kalian hisap satu pabrik satu hari please!! tafaddall!! Do it!! Inikah KALIAN yang melakukan, KITA yang ikut menanggung rugi2nya. Masalahnya juga, jumlah perokok aktif mulai banyakmi apalagi ada isu yang mendompleng dibalik dipujanya itu rokok “orang yang merokok kelihatan lebih macho” atau juga “merokok bisa redakan setress” maka tambah tinggimi ratingnya. Tambah sempit tommi ruang geraknya perokok pasif, kita kekanan dikanan ada yg merokok, kita lari kekiri dikiri ada yg jg merokok.

Sekarang tempat paling nyaman itu mungkinruang ber-AC walaupun sesungguhnya juga tidak begitu sehat kalau terus-menerus. Mungkin ada baiknya kalo perokok itu dikasih ruang isolasi, para2nya perokok kasi satu box kayak yg di mall2. Supaya mereka yg jadi pelaku aktif sekaligus pasif, isapmi sekalian dengan asap2nya. Terus, kasih himbauan dilarang merokok di tempat UMUM dan TERBUKA (outdoor), himbauannya pake penjagaan superdupersangat ketat (kalau perlu ada polisi khusus sweeping perokok, yg kedapatan merokok kena tilang dan harganya sama seperti kalau tidak bawa SIM/STNK) plus sangsi buat yang melanggar tentunya.

Buat ibu2 yang juga tidak suka sama rokok and aromanya, tapi dirumahnya menyediakan asbak rokok. Mending itu asbak di pecahkan bu, terus sisa2 pecahannya di bingkai menyerupai asbak, trus pajangmi di ruang tamu. So, kalau nanti ada tamu yang cari asbak, kita tunjukmi itu hiasan dengan mimik muka PEMENANG. Terus kalau suami atau anakta ada yang merokok, terus tidak bisa berhenti bikinmi saja aturan TIDAK BOLEH MEROKOK DIDALAM RUMAH dan SEKITAR PEKARANGAN. Hahahha, insyaALLAH rumahta tidak terkontaminasimi lagi sama rokok dan aroma2nya!

3 comments

  1. Terima kasih nasehatnya ...
    Ini lagi berusaha.

    ReplyDelete
  2. merokok adalah pekerjaan yang ndak ada untungnya
    tapi masih ada juga orang yang melakukannya

    :(

    ReplyDelete
  3. sepakat... sudah tidak ada untungnya juga merugikan orang lain.

    pak sultan semangat yah untuk stop smokingnya....

    ReplyDelete