Powered by Blogger.

10 10 10

Beberapa minggu ini saya bebas, tak ada deadline kerja yang membutuhkan waktu ekstra diluar jam kerja, tak ada kegiatan yang saya harus datangi, tak ada janji yang wajib saya penuhi. Benar2 bebasss!!! Dalam kebebasan itu saya seolah menjadi tuan dalam setiap detik waktu saya, hebatnya untuk semua yg saya inginkan selalu saja ada teman dan jalan untuk memenuhi semuanya. Hahaha, mungkin kebetulan. Tapi saya kan tak percaya kebetulan???

Dan karena malam ini saya masih dalam suasana bebas, saya ingin bercerita bebas tentang satu saat dihari bebas saya bersama orang2 bebas… ayoo ayoo dibaca, ini bebasss!!!

Hari itu minggu, dan libur. Hal biasa saja sebenarnya, tapi tidak bagi sebagian orang. Bukan karena minggu dan liburnya, tapi karena tanggal deret yang melekat pada minggu kali itu adalah 10-10-10 paduan tiga angka “sempurna” pada tanggal bulan dan tahun. Selain dianggap langka dan unik, orang2 juga percaya bahwa hari minggu kali itu membawa berkah. 10 adalah angka paling sempurna. Entah apa yang menjadi asumsi orang2 sehingga pada hari itu banyak digelar acara2 yang sifatnya “sakral” ada pernikahan, lamaran, syukuran, pembukaan acara dan yang sedikit miris adalah kelahiran (baca: sengaja melahirkan). Mungkin mereka tidak dalam kondisi melakukan syirik, hanya saja terlalu detail dan simbolis sehingga terkesan mengagungkan 3deret angka sempurna itu. Ini opini bebasss yahhh.

Well, tepatnya hari Jumat saya mendapat kabar dari seorang kawan dijejaring koprol; sebut saja dia @ahmadun, bahwa akan dilaksanakan pagelaran seni di kota kami ini dengan tajuk, Makassar Art yang berlangsung pada tanggal 10-14 Oktober 2010. Untuk saya pribadi insyaAllah akan selalu menyempatkan diri ke acara-acara yang sifatnya setahun sekali, apalagi setelah melihat agenda acaranya, hmmm… cukup menggoda. Pun hal yang menyenangkan, kabar dari @ahmadun itu disambut positif oleh teman-teman di koprol dan jadilah saya dan 13 anak koprollers Makassar; sebut saja mereka bang@mukimin @ahmadun @afree @gitalovers @leen_dha @ulistrobery @fauzia @nandar_ms @andysolong @cumalz_ichal @ewiewi @diladiladila @aal_archimanager dan satu lagi temannya @ahmadun, Julian. datang dan menyaksikan opening Makassar Art di Anjungan. Cukup rame bukaan^^



Apa yang kami lakukan? Banyakkk… pukul 14:00wita, dimulai #kopdarjajan di warung pinggir sekitaran jalan ujung pandang, tepat disamping benteng roterdam. Disana kami makan Batagor yang rasanya tak begitu nikmat (terlalu kenyal ditambah bumbu yang kurang gurih *IMO) plus esteler yang entah bagaimana rasanya, saya tak memesan dan tak mencoba. Setelah tak berapa lama bercerita, ketawa2, saling comot makanan, saweran dan foto2… kami menuju agenda berikutnya. Next; Parkiran benteng Roterdam!!! Aish, sekedar informasi cuaca sangat silau dan panasssss. Setelah mampir ngambil motor di Roterdam sebentar, Next: menuju Anjungan Pantai Losari. Entah kurang berapa menit pukul 16:00wita waktu itu, karena cuaca yang sedikit ekstrim kami memutuskan nebeng ojek anak2 yang bawa motor, dan eng ing eng… @ulistrobery dan bang@mukmin malah asik berduaan jalan kaki dibawah terik matahari, from benteng roterdam to anjungan pantai losari, asssiiiikkk eeee^^



Karena anjungan yang begitu ramai, saya sempat tersasar. Kurang lebih 15menit menggelandang sendirian, untung saya berdiri di spot yang banyak menarik perhatian saya. Tempat berkumpulnya penari2 berbusana serba hitam pengisi acara pembukaan, ihhh… mantaaap eee! Saya menikmati detik2 ketegangan mereka lewat beberapa bidikan si Nikoooy uhhuuuy, cuman tak begitu sempurnaaa. Tak berapa lama, acarapun dimulai. Saya dan kawan2 lainnya mulai dipertemukan satu sama lain *preet. Akhhh sayang, spot utama acara saat itu terlanjur penuh jadinya kami susah menerobos dan tak bisa melihat opening secara sempurna. Apalagi kami ini kecil-kecil. Ibarat kata ada suara tak ada gambar, kami hanya berdiri disamping soundsistem yang memekik telinga sembari mengintip2kan pandangan jauh ke tengah pantai. Sekalinya dapat posisi bagus, ehh lensa saya yang tak mendukung untuk mengambil gambar sang penari dari dikejauhan. Tak apalah, yang penting masih bisa melihat deretan perahu2 kecil yang ditumpangi oleh cewe2 berbaju bodo. Silau membuat mereka tampak seperti siluet dimata saya. Alamak, tetap cantik dan eksotik sekali terlihat, dari dulu memang saya ngeFANS dengan cewek2 berbaju bodo.




Dan setelah acara berlangsung sempurna, matahari sekejap menghilang tanpa jejak, berganti dengan kantung awan dan langit gelap. Perlahan-lahan air jatuh bertitik-titik, dan akhirnya Hujan pemirsa…! Walau begitu kami menyempatkan diri berpose sedikit dengan cewek2 berbaju bodo tadi, hiiiiihhhh…. Saya suuuukkaaaa^^. Next: Sholat Magrib. Next; #kopdardinner at Mie Titi Datumuseng. Hmmm, tak ingin bercerita terlalu bebas tentang moment2 disini, terlalu banyak aib *hahaha, walau kaki saya mulai pegal2 karena terlalu banyak berdiri, dan muka saya sedikit longgar karena terlalu banyak tertawa, pada inti dan kenyataanya saya senang telah seharian bersama mereka, anak2 @daengkops. Hujan banyak berperan hari ini, lama menghentikan kami dan membuat suasana menjadi lebih akrab. Akh, tak salah kenapa saya selalu suka dengan hujan. Bagaimana, hari yang panjang kan kawan???



Kami berkumpul pada hari minggu kali ini tak sedang memuja deretan angka sepuluh, kami hanya ingin menyaksikan opening Makassar Art, ketawa2, foto2 dan Makaaaan!!!

3 comments

  1. good job... pertahankan..

    ReplyDelete
  2. ajiiib. sayang tidak ikutka' kopjannya -_-'

    hidup hujan! =D

    ReplyDelete
  3. :ngeeeek apanya yg mau dipertahankan andy? hahaha... panassai bro

    hidddduup hujaaaan ^^V

    ReplyDelete