Powered by Blogger.

Hujan Bulan Juni

Okey, saya pernah jatuh cinta sama Om Sapardi Damono semenjak saya membaca puisinya Hujan Bulan Juni, "huaaaaaaaaaa" meleleh saya kalau membaca kata demi kata dalam puisi itu. Dan lagi saya ini perindu Hujan yang kebetulan lahir dibulan Juni.

tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
dirahasiakannya rintik rindunya kepada pohon berbunga
itu tak ada yang lebih bijak dari hujan bulan juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya yang ragu-ragu di jalan itu
tak ada yang lebih arif dari hujan bulan juni
dibiarkannya yang tak terucapkan diserap akar pohon bunga itu


Hujan Bulan Juni, Sapardi Djoko Damono

Bagi saya orang awam, saya tak begitu perduli pada komposisi suatu Puisi dan lagi sebagai penyair hebat, om Sapardi pastinya tak asal menuliskan kata demi kata sehingga menjadi puisi yang luar biasa romatisnya seperti diatas. Saya suka dengan puisi yang mewakili rasa yang tak bisa saya ungkapkan, dan ketika semua itu terwakili oleh puisi akan ada perasaan yang tak bisa dibahasakan tetapi rasa itu ada dan membuat kita lebih nyaman dari biasanya.

Sapardi Djoko Damono, I heart you Om!

6 comments

  1. salam sama om, ;)
    saya juga perempuan Juni pengagum hujan....
    sebab hujan selalu menghadirkan
    Rindu

    ReplyDelete
  2. kita sama2 perempuan Juni, sama2 romantis dan perindu. hahahay :p

    ReplyDelete
  3. karna hujan selalu mengingatkanku padamu

    ReplyDelete