Powered by Blogger.

Bali : Diving di Tanjung banoa

Sebenarnya saya mau post perjalanan libur saya dari tanggal 21-25 April kemarin, cuman rasanya saya masih kurang tidur jadinya kurang konsentrasi buat menulis. Okay, next time bisa kali :p


Well, salah satu pengalaman paling fantastis saat liburan kemarin adalah untuk pertama kalinya saya mencoba Olahraga Scuba Diving di tanjung Banoa, waaaaawww… awalnya saya sangat semangat, tapi setelah turun ke tengah laut saya mulau speechless, saya tak berani menenggelamkan badan saya masuk kedalam air, saya punya trauma dengan kedalaman laut tapi lucunya saya selalu terobsesi dengan semua jenis permainan air. Hahahay!

Untuk ikut Diving minimal 2 orang, dengan biaya 1Jt Rupiah. Itu sudah harga termurah yang bisa saya nego ke Bli’nya, hahay… biaya itu mengcover: Instruktur, sewa perlengkapan menyelam, Kapal dan kamera underwater, menyelam selama 20 menit. Sebenarnya kalau hanya untuk Diving bisalah sekitar 700K atau masing-masing 350K/orang, cuman karena dibawah lautpun harus eksis jadilah kita menyewa kamera underwater dengan biaya 300K.

Untuk teman-teman yang belum pernah mencoba olahraga ini, musti dicoba! InsyaAllah safety kok, instrukturnya sangat-sangat bisa menenangkan kita yang pada awalnya takut, dia akan pelan-pelan menarik kita kebawah dan memastikan kita bisa untuk dilepaskan. Sensasinya Asli kereeeeeen, kalau masih ada kesempatan saya masih ingin lagi… lagi… lagi… untuk sekarang mau focus belajar renang akh! Trauma itu harus ditantang, bukan dibiarkan.


Didalam air saya kebanyakan mencet hidung, kenapa? Masker saya longgar, mungkin karena saya memakai jilbab kain jadinya air meresap melalui jilbab itu. Karena air yang masuk agak banyak, yah saya panik dan kehilangan keseimbangan, banyak air asin yang masuk kedalam hidung dan tertelan. Saya minta dibawah keatas untuk menstabilkan pernafasan saya. setelah OK, saya turun lagi, yang kedua kali ini saya mulai tenang dan bisa mengatasi ketakutan saya. hmmm, Mantap!!! Btw, untuk teman2 yang berjilbab, saya sarankan membawa manset tangan, kaki dan jilbab renang. Soalnya disana baju selam yang disewakan tidak meng-cover kita yang berjilbab. Hehehe, jadi harap maklum kalau kaki saya sedikit frontal yah 

^^//

8 comments

  1. keren kakaa... mauka' juga >.<

    ReplyDelete
  2. ayoo ayoo ayooo, masih mauka juga :)

    ReplyDelete
  3. mantep, walaupun pake jilbab tetep diving..

    tapi kurangnya satu, nagajak2 gunk..!

    ReplyDelete
  4. ya dooong, jilbab gak menghalangi apa2. padahal si masnya sudah ngelarang2 pake jilbab, katanya untuk pemula gak bagus. hayyaaaaa ^^

    ReplyDelete
  5. aaaaaakhhh mauuuuuu.... >.<
    aku pengen diving juga, kok ga ngajak2 sih :(

    ReplyDelete
  6. saya juga suka liat orang diving, rasanya penegn banget. tp kalo ga bisa renang pegimana ya??hehhe

    ReplyDelete
  7. iya mbak, tapi yang paling penting air lautnya jangan diminum ya mbak, malu saya diver yang lain, ntar kebiasaannya ketauan..

    ReplyDelete
  8. serunyaaa.. jd pengen juga. kapan yah?


    *maaf, tamu buang bacot disini :D
    lam kenal

    ReplyDelete