Powered by Blogger.

Kembali ke Bali



Ini bukan kota, tapi ini adalah negara. Di sini bebas dengan aturan main yang membebaskan. Ini adalah kali kedua saya menginjak kota Bali, kondisi saat (empat bulan lalu) tak jauh berbeda dengan saat ini. Dan beginilah wajah kota Bali, surganya para pencari kesenangan dan ketenangan.

Dunia malam di legian, pusat segala kegilaan. Mereka (turis) menjadi tuan rumah disana, berlaku seolah ini negara mereka, melakukan hal hal yang sangat tidak lazim. Tapi mereka memang gila, kita turis lokal datang menikmati kegilaan mereka sebagai satu objek wisata yang harus dikunjungi dan dilihat jika mengunjungi Bali. Tidak ke Legian, yah belum ke Bali namanya.

Menikmati panorama Tanah Lot, pura diatas laut. Beruntung kemarin adalah hari jadi pura tersebut yang kesekian, ada upacara keagamaan. Ritual keagamaan mereka terlihat sangat khusuk, mereka seolah tidak memperdulikan kami para pengunjung yang datang menikmati matahari yang mau beristirahat. Mereka beribadah selayaknya hamba. Hmmmm.... Subhanallah, Allah yang mencipta di tanah lot, matahari turun perlahan dia tau banyak yang mengabadikan dirinya banyak yang menikmatinya, bersama deburan ombak yang berlari kencang sempurnalah alam dicipta begitu adanya.

Hari ini saya dalam perjalanan menuju trip berikutnya, pun saya akan bercerita banyak tentang "negara" ini tentunya dalam pandangan saya.

No comments