Powered by Blogger.

Renungan

Selepas subuh hari ini, saya menyalakan televisi mencoba meraba-raba kondisi bangsa saya menjelang Hari Raya Idul Fitri 1432 H. Disalah satu channel swasta tampak memberitakan gaya selebritis kita yang mencoba memamerkan amal ibadah sepanjang Ramadhan dan persiapan mereka menjelang hari raya, ada pula channel yang masih sibuk memperlihatkan rombongan anak muda yang mengerumuni selebritis lainnya yang tengah berlenggak-lenggok diatas panggung dengan suara palsu mereka, dan beberapa ada yang membikin saya miris, tayangan yang memberitakan kecelakaan-kecelakaan yang merenggut nyawa para pemudik, mereka-mereka yang niatnya ingin bersilaturahim bersama sanak keluarga di kampung halaman ternyata harus mengakhiri hidup dengan cara yang tragis. Innalillahi Wa Inna Ilaihi Roji'un…

Tiba dikantor, saya mendapat kabar buruk. Dari semalam pun saya telah mendengar kabar mengenai tenggelamnya kapal KMP Windu Karsa di jalur penyeberangan Pelabuhan Bajoe, Kab. Bone - Sulawesi Selatan menuju Pelabuhan Kolaka - Sulawesi Tenggara, ternyata adik dari teman kantor saya ada dikapal itu. Dia berniat pulang kampung untuk berlebaran bersama keluarga, tapi naas kapal yang dia tumpangi diberitakan bocor dan akhirnya tenggelam. Dari seluruh penumpang sebagian besar berhasil diselamatkan dan menyisakan 10 korban meninggal dunia, salah satunya adik teman saya. Innalillahi wa innailaihi Roji'un…

Semua berita duka yang saya dapati dari media hari ini membayangi pikiran saya dan saya hanya bisa terdiam, sesekali dihantui rasa sesal yang memburu. Dari hati terdalam saya takut, terhadap sesuatu yang pasti itu, yang kedatangnya tak seorang pun yang bisa memprediksikan, dialah Ajal. Mereka tentunya belum mempersiapkan kematian yang merenggut mereka dipenghujung Ramadhan ini, dan bagaimana dengan saya? Apakah ini Ramadhan terakhir untuk saya atau saya masih akan dipertemukan dengan bulan mulia ini dipertambahan umur saya??? Allahualam… walau saya belum sepenuhnya bersiap, hidupku matiku adalah kuasa-Mu ya Allah

Masih terlalu banyak kesia-siaan yang saya lakukan di Ramadhan kali ini, sementara ini adalah kesempatan dan saya tidak memanfaatkannya dengan baik. Sujudku masih kering, justru saya banyak menghabiskan waktu mengalirkan air mata untuk cinta semu dunia. Ya Allah ampunilah saya… Bibirku masih kering, Kitab-Mu tak habis saya baca tak pula saya pahami ayat-ayat yang telah saya baca, saya hanya sibuk mereka-reka dunia. Ya Allah ampuni saya… Ibadahku dan Doa-doaku ya Allah, penuh dengan ego agar saya dan mereka yang saya cintai terhindar dari api neraka-Mu dan apakah itu memutlakkan saya menjadi orang yang bisa dekat dengan-Mu? Menjadi kekasih-Mu? Menjadi umat Muhammad yang bisa mendapatkan Syafaat darinya? Ya Allah ampunilah saya…

Wahai Tuhanku, aku hambamu yang tak sempurna
Sesungguhnya aku tak layak ke surgamu
Namun tak pula aku sanggup ke Nerakamu
Ampunkan Dosaku, sesungguhnya kau Maha pengampun dosa-dosa besar


posted from Bloggeroid

2 comments