Powered by Blogger.

Saturday Random

Satu hal yang paling menyenangkan dalam hidup seorang karyawan swasta seperti saya adalah hari Sabtu dimana bekerja itu lebih bebas dan hanya setengah hari. Hari sabtu rasanya waktu itu menjadi lebih panjang dari biasanya, sebelum ke kantor deretan rencana telah tersusun rapi dikepalaku, harus kemana dan bagaimana. Tinggal menghubungi beberapa nomor di kontak telepon maka sempurna-lah hari panjang ini. Selalu begitu dan akan selalu begitu, mumpung masih jomblo jaya !!!

Sabtu kali ini saya tidak ada rencana vacation kemana-mana, karena puasa juga sih jadi apa-apa harus dibatasi dulu. Rencananya hanya akan ngabuburit bareng Alfia dan Yani disuatu tempat yang belum kami sepakati, sudah kangen dimanapun ndak jadi masalah yang penting kita ketemu.

Jam 12 teng, jam kerja berakhir. Rencananya saya mau pulang dulu, mau istirahat sambil menunggu waktu ketemuan sm ibu ibu arisan tadi (halahhh). Tapi karena ada teman kantor yang mau ditemani beli aksesoris gadget barunya dia plus survey ke tempat calon customernya. Jadilah saya menemaninya, hari saya banyak dijalan sentral-butung yang ramenya bikin uji emosi. Sabar… sabarrr…

Jam 4 lewat sedikit, muka mulai minyakan badan juga mulai bau asem tapi saya tetap pede mendamparkan diri di Mall. Seperti biasa meeting point di Gramedia Mall Ratu Indah, belum tau juga mau buka puasa dimana. Yang penting ketemuan dulu, lepas kangen dulu. Pas sudah kumpul eng ing eng… kita jadinya ada 4 orang, Alfia; Dina; Yani; saya dan yang puasa cuman 1 orang, 3 lainnya cuman tim hore di acara ngabuburit kali ini. haddeeeehhh -_-"

Jam 6 kita baru keluar dari gramedia, dasar semua oon jadinya lupa waktu. Kita keluar, semua tempat makan sudah full ndak ada yang kosong lagi. Kita ke samudra foodcourt padatnya bikin nafsu makan hilang, apa daya kita cuman pesan es buah dan makan sambil nyender berdiri di depan eskalator. Nasib nasib… Sambil menunggu Alfia shalat magrib, kita masuk ke texas lumayan di pojokan ada kursi kosong walau awalnya musti duduk satu kursi berdua sama Yani. Dina pesan 1 Friench rice, ini juga lumayanlah buat ganjel perut yang tak begitu kelaparan. Sambil mendiskusikan akan kemanakah kita berlayar malam ini, dan tereeeng… kesimpulannya malam ini kita makan malamnya di Bakso mappanyukki. Udeeee deeehh, selalu begituh selalu menu itu kalau Nyonya Alfia ada.

Dari Mall ratu indah ke Mappanyukki dekatlah, yang lama cuman ngantri di parkirannya. Sampe di lokasi, pesan ini pesan itu, foto-foto, ketawa ketiwi, bosan dan kenyang sudah. Next, kita memutuskan berkeliling menuju pantai Akkarena. Karena kita mayoritas tidak berpuasa, makanya malam ini hampirlah sama dengan malam malam biasa, bedanya kalau malam biasa jalanan so crowded malam ini tidak. Leluasa deh kita mau menggalau gila di jalan raya, yang lain pasti sedang ibadah Taraweh. Hehehe, maap ya Tuhan kami sedang sibuk ***mengutip judul buku yang tadi saya lihat di Gramedia.

Pas di jalan Metro Tanjung Bunga, mobil bukannya berbelok ke arah Akkarena malah melaju terus lurus memburu angin sampai pada tempat yang mulai gelap dan jarang di lalui oleh kendaraan, makin kesana makin ngeri; mobil belok arah dan kita kembali ke peradaban *halaaah*. Belum juga sampai depan belokan masuk ke arah Akkarena kembali, rencana baru tercipta. Kita nongkrong di SAGA (Sate Gaul) sebentar terus lanjut ke Double Dips café, hmmm… okey. Jalan! Dalam perjalanan keluar dari jalan panjang Metro, kami sembari bernyanyi kemudian adalah lagi yang nyeletuk "bagaimana kalau kita karaokean saja", okeee… ayyyoook! Jadilah rencana belok kanan untuk ke tempat makan di SAGA tadi cancel, mobil melaju luruss menuju e-club jalan penghibur dan ternyata tempat karaokenya tutup. Kecewa penonton…!

Sudah jam 9, akhirnya kita meluncur ke Double dips café. Setiap kesini pasti alasannya sama, tidak ada pilihan lain. Paling enak memang nongkrong disini, ditemani double choco oreo, 4 frozen dan 1 set Uno balok. Belum lagi dengan sensasi potongan 10% yang simpang siur itu, hahahaha… sebenarnya disini sempat dibicarakan rencana untuk kembali ke SAGA sebagai cita-cita tertunda malam ini, tapi saya kalah komandaaaan… capeeek sudah! Perjumpaan kita malam ini sudah cukup keren, sama seperti perjumpaan kita sebelum-sebelumnya. Bukankah apa-apa yang ada Kita didalamnya memang akan selalu keren? Hahaha… saya suka malam ini.

Namun… mungkin karena saya yang mulai letih dan tidak konsen, jadinya di-akhir malam panjang ini saya memecahkan gelas berisikan seperempat Dhouble Choco Oreo milik saya. Tangan saya teriris tapi tak berdarah, serpihan kaca berserakan dimeja. Bon susulan datang, 1 unit gelas Rp. 20.000,- Hufffft… Tragis!

6 comments

  1. teringat sy diusia kamu..ngegeng,nongkrong makan dalam satu malam bisa pindah bbrp t4,nonton kadang dugem,terasa mudah dan nihil beban sampai satu persatu melepaskan jati diri dan melebur menjadi bagian yang baru ,dan saya? seolah olah tertinggal jauh dari lomba kasat mata ini..sampai sy tidak sanggup lagi mengejar luglai tertatih menemui takdir sendiri..curhat colongan syam wkwkwk..have fun dear tp jangan sampai larut ya...*hugs*

    ReplyDelete
  2. wah masih kerja setengah hari jg mba klo weekend..hoaa tp menyenangkan klo pulangnya bareng2 dan jaaln2. G berasa kerja deh.

    Salam

    ReplyDelete
  3. @tante fem: kalo sm teman memang paling enak tante, semua yg bikin resah hilang tak bersisa. saya sedang menikmati kebersamaan ini, satu-satu memang diantara kami masuk dlm kehidupan baru. suatu hari saya pun akan begitu, sabar saja... semua bakal terjadi seperti apa yg saya rencanakan. Amin *hugs*

    @rose: iya masih, hehehe... kan anak swasta jadi sabtu yah tetep masuk :D, salam.

    ReplyDelete
  4. already follow :)

    nice blog mbak . . .
    difollback jk berkenan hihi

    ReplyDelete
  5. kunjungan pertama ku disini, dan saya suka membaca tulisan2 yg ada di blog ini.... trimakasih telah mengunjungi blog saya... salam.

    ReplyDelete
  6. Huaaa..... jaman-jaman kemarin lalu nih.... hihihi

    ReplyDelete