Powered by Blogger.

Curhat Setan


Curhat Setan: Karena Berdosa Membuatmu Selalu Bertanya
by Fahd Djibran

My rating: 4 of 5 stars

Kita sering lupa bahwa cinta adalah kata lain dari saling mendengarkan… sebab mendengarkan adalah saling membuka diri: saling memberi dan menerima dengan tulus (Page 41)

...ternyata sebuah "batas" tidak selamanya merupakan "pembatas". Ternyata sebuah "batas" juga adalah "penghubung" yang tak tergantikan... Batas adalah sebuah kesadaran ruang, "jarak antara" yang membuat kita dengan yang di seberang batas masing-masing memiliki maknanya sendiri-sendiri. (Page 53)

Dua Quote diatas merupakan quote pamungkas yang saya dapatkan dalam buku Curhat Setan, seperti itulah Fadh Jibran seolah mampu merumuskan setiap detail dari perasaan saya yang sebelumnya tak pernah bisa saya ungkap indah dalam deretan kata. Akh… manis!!!

Curhat Setan, saat pertama orang dikantor melihat judul buku yang sedang saya baca mereka menertawakan saya. Katanya jangan-jangan saya mulai berkoloni dengan setan, mencari tahu bagaimana bisa mengakrabkan diri dengan setan. Sial!!! Hahaha… tapi Satu judul yang menguatkan buku ini pada dasarnya memang adalah Halaman yang berisi cerita Si Setan ini, bagaimana dia bermimpi berada di suatu tempat “antara” yang didalamnya tak ada yang benar tak ada yang salah, tak ada nilai. Akh saya suka betul bagaimana dia menggambarkan alam antara itu. Dan percakapan percakapan yang timbul antara tokoh aku dan si Setan.

Inikah Dunia-Antara? Sesuatu di luar hitam-putih realitas, sesuatu di antara jangkauan dua pilihan. Sebuah tempat yang tak pernah dijanjikan dalam kitab suci manapun, sebuah dunia tanpa pahala dan dosa, tanpa benar dan salah, tanpa nilai-nilai, tanpa nama-nama. Begitu saja kutahu dan kuyakini: mungkin semacam alternatif ketiga selain positif dan negatif, benar dan salah, baik dan buruk, harus dan jangan, panas dan dingin, ya dan tidak, dan semua pilihan-pilihan lainnya.

Ruang ini adalah netralitas yang tak terdistorsi nilai-nilai, selalu lolos dari jebakan takdir. Ruang yang mengambang saat sebuah koin dilemparkan di udara, saat rauang pengadilan ditekan tombol pause-nya. Saat kebaikan berdamai dengan kejahatan. Saat Tuhan absen dari kemestian rivalitas setan dan malaikat

Si Aku: Entahlah. Tapi, kau tak seperti yang selama ini orang-orang katakan tentangmu. Kau tak seperti yang digambarkan buku-buku, kitab-kitab suci.
Setan: Ya, ya, memang begitu. Selama ini, aku difitnah!
Si Aku: Difitnah? Maksudmu?
Setan: Semacam pembunuhan karakter!
Si Aku: Pembunuhan karakter?
Setan: Ya.
Setan: Kau tahu, kebaikan dan keburukan adalah keniscayaan. Tuhan gagal menjadi dirinya sendiri jika tak ada yang mewakili keburukan dan kejahatan. Dan, aku melengkapinya. Aku jadi semacam korban!
(Bab.20, Curhat Setan hal.127-128 )

Ada banyak pengalaman yang dia ceritakan dalam bukunya, dia meramunya menjadi sebuah antologi yang sangat indah. Kumpulan cerita semi biografi, haha… entahlah. Sebelumnya saya tak pernah membaca biografi ataupun buku karya Fadh jibran lainnya, yah bisa dikata ini adalah perkenalan pertama kami, sesama manusia kelahiran 86 *akhhh saya iri saya jatuh cinta dan saya penasaran dengan buku-buku fadh Jibran lainnya.

View all my reviews

15 comments

  1. hahaha,, ini buku sewaktu saya baca, nyokap ngeliat judulnya kirain aku lagi belajar ilmu santet. hihihi..

    ini buku sdh saya baca berulang2, dan saya fans banget sama si fahd ini. mulai dr bukunya.
    1. a cat in my eyes
    2. curhat setan.
    3. galau meracau.
    4. Qum.
    -----------------------

    oyah, chaam suka baca bukunya ustd salim a fillah gak.?
    penulis muda juga seumuran ama fahd jibran and gw. hehe...

    saya lagi tergila2 banget sama semua jalan pikirannya si salim ini. menurutku dia lebih mantabs dr fahd jibran. hehe..

    ReplyDelete
  2. oyah lupa....

    lagunya mantabs sekali..!

    ReplyDelete
  3. saya sarankan buat baca buku fahd yg pertama::

    a cat in my eyes...

    bukunya tipis seperti curhat setan, tapi hikmahnya seperti buku tebal. :)

    ReplyDelete
  4. Ahhhhh... ini tiga komentar bikin iri saya bangt --"
    Pertama, saya gak punya semua buku fadh jibran itu. nyari di gramedia makassar pun susah sekali. gak nemu nemu, sedikit putus asa akhirnya pesan online. tapi, subhanallah.. saya tak mampu harganya jadi mahal padahal saya pesan semuanya dan harganya jadi dua kali. plus ongkir katanya. akh, gak jadi.

    Tapi alhamdulillah yah, kmarin ada teman yg mau minjemin buku2 fadhnya. akh... gak sabar saya nunggu tgl 17 untuk buku2 itu ;) *nah kok jadi curhat* hahahaha...

    Kedua, saya gak tau menau ttg salim itu *catet* nyari di gramedia ah... weekend besok ;)

    Ketiga, lagu yang mana nih yang keren??? Mau dong dengar... tadi dapat linknya cuman gak bisa di donlot ;(

    ReplyDelete
  5. Btw... bang roe ini angkatan 86 juga yah??? Hahaha... sepantara dong, kirain dari angkatan brapaaa gituh. hahaha, eniwey tau kan ada buku yg judulnya 86, judulnya menggoda bukan??!

    ReplyDelete
  6. hohohoho....

    sebagian tulisan2ku terpengaruh cara berpikir fahd jibran ama salim a fillah..! 2 anak muda ini memang pintar memprovokasi. hehe..

    ayoo beli bukunya salim a fillah.

    sebenarnya ane bukan angk 86. ahahaha... memudakan umur jadinya. nhehe,,, 3 angkatan diatas kalian. :P

    -----------------------

    maksud aku lagu di blogmu keren... masih lagu yg sama. :) hehe

    ReplyDelete
  7. Ow ow ow... terpengaruh ya, jadi penasaran sy dg yg lainnya. tapi mmg keren bang. pantas sy betah di blog ama wole, saya kan juga ngefans sm tulisan bang Roe, sumfah ana jujur :p

    sippp... rekomendasinya dicatettt!

    Kalau soal lagu, ya iyalah keren hahaha... dari tahun kedua blog ini ada yah emang udah pake lagu itu dan ini adlah taun kelima. suka banget bang, oh iyya... di judul Halaman yang judulnya pulang di curhat setan kan ada beberapa bait lagu buble ini yang di kutip... im coming back home !

    ReplyDelete
  8. oh saya baru tahu kalau itu penggalan dari lagu bubble ini. si fahd ini emang perenung sejati kayaknya. hehe..

    semenjak baca buku2 dia, saya jadi terprovokasi buat merenung juga, dan hasilnya beberapa postingan2 saya. hehe...

    kalau dalam masalah aqidah saya kadang tak sependapat dengan fahd, dia cenderung sufisme, jalan yang sudah lama saya tinggalin. tp urusan merangsang naluri berpikir dia jagonya. :). jempol buat fahd.

    sedangkan seluruh bukunya salim a fillah persoalan aqidah saya sepakat sekali, justru saya terangsang sekali untuk mengikuti jejak dia dalam memahami dien Allah ini.

    coba baca buku:
    1.nikmatnya pacaran setelah nikah".
    2. gue never die
    3. dalam dekapan ukhuwah.

    semua itu karya sallim a fillah.

    ini anak muda memang mantabs..!
    buku2nya seperti menjawab semua pertanyaan2 saya selama ini. :)

    ini postingan komentnya dah kaya sedang chating ajah.. hohohohoho.

    ReplyDelete
  9. Waktu baca cerita yg judulnya curhat setan, saya jadi ingat masa masa kuliah dulu waktu aktif ikut kajian2 di hmi, hhahaha... sy seperti kebongkar kembali. Maklum terbuai dunia kerja udah lama gak mikir kali yah, hahahha... emang sih bang jagooo nih si fadh memprovokasi.

    one day sy juga mau, bisa melahirkan tulisan yg menginspirasi org org yg baca. Yg sedikit berguna untuk agama dan sosial, nd melulu tulisan yg galau ngrecokin, hahahha... amiiiiin.

    *thankyuw deh bwat rekomendasi judul2nya. masuk daptar to read ;)

    Eh jadi kayak chatingan gak papakali, kan dr sini sy jadi tahu kl ada manusia yg namanya salim yg katanya pemikirannya oke bgt... anggap rumah sendiri. hhahhaha

    *abis searching profil salim a fillah, wew tampangnya emang Ustad bangettt ;p, hahhaha

    ReplyDelete
  10. aku...aku...aku teman yang kamu nantikan ditanggal 17 itu kan..*ngacung2 jari, tunjuk tangan

    ReplyDelete
  11. Bang Roe, masih ada 2 buku FJ yang belum disebut :
    1 Menatap Punggung Muhammad
    2 Semua Berawal Dari Mimpi

    Asik gila, MPM buat saya termehek2 semalaman, sampe bengkak..Membaca kisah Nabi Muhammad SAW memang nggak ada matinya..:)

    ReplyDelete
  12. belum baca curhat setan, kalo yang a cat in my eyes pernah... :D

    ReplyDelete
  13. alfia
    saya belum baca dua buku yang disebutin itu. hehe...
    soalnya sekarang lagi jatuh cintrong sama karyanya "salim a fillah". hehehe...

    ReplyDelete
  14. Alfia >>> hahaa... mrasa aja loe! :p

    Lia >>> wah kalau sayamalah belum baca yang cat in my eyes itu, mau mau...

    Bang Roe >>> Asiiikkk, belum sempat nyari saya :)

    ReplyDelete
  15. suah nemui novelnya di Medan
    leat internet, jual buku online juga selalu stok kosong :(

    ReplyDelete