Powered by Blogger.

“Tuhan, aku menghadap padaMu bukan hanya di saat-saat aku cinta padaMu, tapi juga di saat-saat aku tak cinta dan tidak mengerti tentang diriMu—di saat-saat aku seolah-olah mau memberontak terhadap kekuasaanMu. Dengan demikian, Rabbi, aku berharap cintaku padaMu akan pulih kembali”

—Ahmad Wahib (1942-1973)