Powered by Blogger.

Perjalanan

Hari ini rombongan dari kantor; sekitar 20 orang, melakukan sebuah perjalanan wisata ke negara tetangga, Malaysia. Semacam liburan tahunan yang dibiayai penuh oleh kantor, tapi saya memilih untuk tidak menjadi satu dari rombongan tersebut.

Dari awal isu liburan ini digembar gemborkan, saya memang tidak begitu bersemangat. Saya hanya turut serta pada satu proses diawal, pembuatan Passport. Yah mumpung rame-rame, melalui jalur khusus yang tentunya lebih mudah, dan gratis pula, kenapa tidak? Saya ikut mengurus saja, ikut foto, interview dan selesai. Passport sudah ditangan, suatu saat pasti akan saya gunakan.

Dua hari berturut-turut menjelang keberangkatan, saya diserang banyak pertanyaan, kenapa saya tidak ikut? Saya hanya bisa tersenyum dan menjawab se-ada apa yang terlintas dikepala saya.

Saya tidak ikut pada liburan kali ini karena saya benar-benar jenuh. Saya tidak tertarik dengan negara tujuan, saya tidak tertarik dengan paket wisata yang ditawarkan, dan terlepas dengan siapa saya akan pergi, saya benar-benar tidak tertarik dengan perjalanan itu sendiri.

 

Bagi saya pribadi, perjalanan tidak lagi sekedar mengunjungi satu tempat yang tidak pernah saya pijak sebelumnya, berfoto-foto, membeli oleh-oleh untuk dibawa pulang dan sudah. Saya ingin lebih. Saya ingin perjalanan dimana dalam perjalanan tersebut saya bebas menentukan kemana kaki saya ingin melangkah, kemudian bertemu dengan orang-orang yang tak saya ketahui sebelumnya, berinteraksi dengan orang setempat, merasakan ritme mereka, bertukar energi, pengetahuan dan pengalaman, kemudian mengemas semuanya menjadi sebuah cerita.

Pada satu perjalanan, saya ingin menemukan satu sisi lain dari diri saya sendiri. Sisi yang selama ini mungkin bersembunyi dibalik rutinitas yang terlalu mengekang, saya ingin bebas dan menemukan makna dari kebebasan yang saya inginkan. Tapi bukan pelarian dari rutinitas yang selama ini benar menguras banyak energi saya. Mungkin terdengar rumit, tapi sebenarnya sepeleh saja. Pada setiap perjalanan saya selalu mencoba menerka-nerka, inikah ‘sesuatu’ yang selama ini saya cari? Dan jika bukan, saya tak akan berhenti sampai saya menemukan apa sebenarnya yang saya cari. Karena bagi saya setiap Perjalanan adalah proses belajar dengan cara berbeda, senada dengan ungkapan yang entah siapa pemiliknya:
Setiap tempat adalah sekolah dan setiap orang adalah guru...
Ditangan saya sudah ada tiket untuk sebuah perjalanan besar beberapa bulan kedepan, pikiran dan energi saya benar-benar terkuras kesana sehingga saya tak lagi berselera untuk setiap ajakan yang datang. Untuk sementara saya ingin beristirahat, menikmati kota Makassar tercinta... bersama keluarga dan sahabat-sahabat saya. Makassar sedang rutin diguyur hujan pada malam hari, itu mengapa saya semakin betah untuk tak kemana-mana dulu.

Happy holiday untuk teman-teman saya di Malaysia... jangan lupa Milo bubuk untuk saya.

Makassar | 16/03/2012

28 comments

  1. hah..!
    kok gak ikut..!
    ada2 aja nih, padahal biaya penuh dari kantor..

    glek..!

    tapi apapun alasannya saya percaya padamu lah my sist..

    ReplyDelete
  2. @Yudi Darmawan Ahahaha, semua orang punya pilihan kan?
    iyyalah kamu pasti percaya sama saya, kalo gak... AWAS :p

    ReplyDelete
  3. Perjalanan yang bebas menentukan sendiri kan yang diinginkan. Tapi kalau nggak ingin ke malaysia, nggak usah dipaksakan. Toh bisa beristirahat dan bercengkerama dengan keluarga kan?

    Aku suka kata2mu sob. Setiap tempat adalah sekolah dan setiap orang adalah guru.

    ReplyDelete
  4. wah syaang ga ikut.......
    ;P
    mau digantiin..??

    ReplyDelete
  5. haiissh.. minta mentahnya aja yah syam??.. hihihihi... pantesaan pas saya bicara soal luar negeri kayaknya kamu nggak terlalu tertarik.

    persiapan ke jogja yaaa???

    ReplyDelete
  6. Waaah padahal dibayarin kantor @_@
    Kalo aku jadi mbak, ikutan ke sana, ngilang ndiri deh di sananya hihi~

    ReplyDelete
  7. Berdebar Syam saat membaca ini, letusannya semakin membara malah, duuhh, kena pancinganan tulisanmu ini, hayoh, tanggung jawab ...

    ReplyDelete
  8. @Dihas Enrico Mau ganti nyapu? Boleh... boleh :)

    ReplyDelete
  9. @Gaphe Hihi, mentahnya lebih nyata. ah tau aja lu phe...

    Yah memang sy belum begitu menggebu2 pengen keluar negeri, tp sperti saran kamu sy uruslah passport. Untuk menggugah selerah, haddeh!

    Jogjaaaa! Im in... insyaAllah :)

    ReplyDelete
  10. @Tebak Ini Siapa Lah trus kalo ngilang dan benar2 hilang bagaimana? Hehehe..

    kl sy mah gak senang jalan dg niat yg gak full, jd gak ada kata sayang :)

    ReplyDelete
  11. Tak perlu memaksakan perjalanan yang memang tidak klop di hati... sudah sebulan aku meninggalkan makassar dengan berbagai kenangan hujan dan panasnya...semoga aku cepat sembuh dan bisa secepatnya menapakkan kakiku disana

    ReplyDelete
  12. malah jadi penasaran, emang dirimu mo kemana beberapa bulan ke depan hehehe

    ReplyDelete
  13. sama kayak aku dulu jg gtu kadang suka ikut jalan2 ma kantor tapi kadang gak :D kalo ak tergantung mood :P
    kamu mau kemana beberapa bulan ke depan itu?

    ReplyDelete
  14. Perjalanan yang akan direncanakan pasti jauh lebih menarik ya Mbak..
    Dan suka sekali membaca notes ini, karena aku juga merasa demikian kalau melakukan perjalanan. Ogah cuma singgah dan berfoto2 tanpa menikmati roh dari tempat yg kita kunjungi..Tapi resiko jalan ramai-ramai emang gitu...Habis mengakomodasi semua selera, yang dilakukan yah yg cetek-cetek...

    ReplyDelete
  15. @Stupid monkey Pasti kepancing pengen naik gunung lagi kan? ah kamu om biar gak dipancing juga bakal selalu jalan...

    ReplyDelete
  16. kalau aku jadi syam,pasti aku minta dituker liburan jadi ke Lombok aja biar kaga rugi,hehehe
    Soalnya malaysia mah cuma disuguhi gedung aja, kan kalau Lombok lebih mantap tuh

    ReplyDelete
  17. Wiw, saya pun belum bisa kemana-mana akhir-akhir ini. :D

    ReplyDelete
  18. aku tiga kali diajak ke tujuan perjalanan kantor kamu itu juga menolak ikut. malas pergi cuma ke sana. lebih baik membelanjakan uang di negeri sendiri kalau pergi cuma ke sana.

    ReplyDelete
  19. @f4dLy :) cepat sembuh fadly, cepat kembali ke Makassar :)

    ReplyDelete
  20. @Ria Nugroho kalo saya mah tergantung destinasi Ria, kalo tempatnya seru pasti deh saya ikut... tapi lebih prefer kl liburan di Indo :)

    ReplyDelete
  21. @jurnaltransformasiku Ujung-ujungnya yah cuman dapat capek :)

    ReplyDelete
  22. @Andy Maunya jg gitu Ndy, tapi yah.... gak bisaaaa :((

    ReplyDelete
  23. @Ayu Welirang Ya sudah disitu aja, lagi hujan ini yuk :)

    ReplyDelete
  24. @Kang Kombor wew... cinta Indonesia nih kang Kombor, sesuatu bgt :)

    ReplyDelete