Powered by Blogger.

Mencintaimu


Jika saya pernah mengatakan, saya mencintaimu maka dengarkanlah baik-baik. Karena saya tak akan mengulanginya lagi.

Hidup ini cair, semesta bergerak, waktu terus berjalan, dan diantara kita akan semakin luas batas pemisah yang dicipta oleh jarak dan kesibukan kita masing-masing. Dan kenapa kamu masih sangsi dengan cinta yang pernah saya ucapkan (dulu)? Atau jangan-jangan, kamu yang mulai tak bisa menerjemahkan perasaanmu sendiri; batas antara rindu dan kecewa yang menjelma dalam ketidakpedulian sangatlah dekat. Setidaknya dalam hal ini.

Apakah saya harus mengatakan saya mencintaimu (lagi)? Kemudian mencari-cari kemana kamu selama ini yang sepertinya tak membutuhkan saya lagi, kamu yang begitu larut dalam hidupmu, kesibukan-kesibukanmu, dan semuanya tentang dirimu sendiri...

Apa pernah kamu mengingat saya? Lalu kemudian tiba-tiba datang seolah saya yang mengabaikanmu, dan tidak perduli tentang ada/tidaknya kamu.
Apa pernah kamu merasa dibutuhkan oleh saya? Yang lalu kemudian datang menanyakan, apa saya baik-baik saja selama ini, disini.

Iya benar! Saya mencintaimu, menunggu setiap kabarmu, sapaanmu dan sebagainya yang melibatkan kamu aktif dalam hubungan kita. Tidak sekedar menunggu untuk dicari. Bukankah cinta seharusnya bisa memposisikan diri kita untuk selalu merasa dibutuhkan? Saya butuh kamu! Dan apakah kamu perduli tentang itu? Kenyataannya sampai hari ini Ego kita masih sama-sama besar.

Hari ini saya masih mencintaimu tanpa harus meyakinkan kamu. Untuk esok saya tak bisa menjanjikan apa-apa, itu urusan kamu, hatimu dan keyakinan kamu. Terkecuali jika kamu mengenal saya dengan baik.

syam | ditulis setelah "ribut" kecil di-WM

Pic from tumblr.com

posted from Bloggeroid

21 comments

  1. :) hbis ribut bisa jadi kata-kata se bagus ini ..

    mudah2n cepat baikan , Hehehee..

    ReplyDelete
  2. pernah baca quote orang bahwa ketika sedang marah kita bisa merangkai kata dengan baik, ya contohnya ini :D

    ReplyDelete
  3. ehmm..menanti sebuah jawaban.... by Padi

    ReplyDelete
  4. kalimatnya bagusan lagi ribut ya, hmmm, siip lah, hihihiy :p

    ReplyDelete
  5. wahhhh :D terima kasih sudah mencintaiku kak =P ueeeee mengaku-mengaku[dot]com

    ReplyDelete
  6. kalau sudah begitu cari yang lain saja kak syam, hahhahahhaa *Sesat*

    ReplyDelete
  7. ribut dulu ah biar bisa nulis bagus kaya gini xixiixix

    tapi sapa ya yang mau ak ajak ribut-bingung mode on-

    ReplyDelete
  8. berfikirlah ketika pikiran tenang & berbicaralah dengan hati,dan kemudian lihat apa yg terjadi

    ReplyDelete
  9. baru tau kalo syam punya pacar :-)

    ReplyDelete
  10. kadang gengsi ya untuk mengakui bahwa cinta itu saling butuh...btw..senang berada disini..salam kenal..:)

    ReplyDelete
  11. yg pasti ada selembar noktah pembelajaran setelah kejadin ribut tersebut, saya sih gak bsa banyak komentar takut salah memposisikan yg sebenarnya di tuntut utk berada di tengah. jalan terbaik ya bicaralah dengan hati yg sedang waras, insya Allah makna dari sesungguhnya bsa terjawab walopun butuh waktu. hihihi nyambung gak yah #tutup idung :D

    ReplyDelete
  12. Selamat berbaikan setelah ini, Syam :-) sebab mencintai itu, meski dengan penuh, tapi mungkin harus sekedarnya saja, mungkin tidak mematikan logika, agar tak ada peluang cinta berpindah benci. memberikan ruang yang lapang pada kebebasan bertali kepercayaan, pada ketulusan bertali kasih sayang, dan pada kata-kata bertali pengertian.
    ah sepertinya akupun masih harus belajar Syam :-D

    ReplyDelete
  13. maaf oot yaa..
    syam, mau tanya dong, how to make subdomain like yours? :D

    rep soon yaa..
    oiya salam kenal :D

    ReplyDelete
  14. mumpung masih muda
    banyakin cinta cintaan dan ribut
    biar setelah tua dan lupa rasanya cinta dah ga ribut lagi..

    ReplyDelete
  15. syaam..
    thanks for the info, tapi bukan .com nya..
    i've done it, yang mau gue buat itu seperti punyamu photos.syamatahari.com atau blog.syamatahari.com :)

    thank you :)

    ReplyDelete
  16. Kata-kata mutiaranya bikin tersentuh sobat.

    ReplyDelete
  17. Semoga setelah ada postingan ini udah gak ribut lagi ye :P
    amin :D

    ReplyDelete
  18. @Stupid monkey; wouu....dua kali namaku di panggil di sini. Pantasan kok kedutan mulu...#Narsis

    ReplyDelete
  19. saat dirasakan waktunya belum tepat.. titipkanlah dulu pada yang Maha Mencintai.

    bagaimana kabar syam? liya akun 04

    ReplyDelete