Jika pada akhirnya raga kita dipisah jarak sekian ribu kilometer, tanpa ada lagi waktu untuk saling menatap dan memeluk satu sama lain itu adalah resiko dari pilihan kita masing-masing. Bagian dari cerita hidup yang kita susun dan akan kita kenang dengan bangga dihari tua nanti.
Tapi bagaimama dengan hati kita?
Kamu mengecewakan saya, saya mengecewakan kamu. Kita saling mengecewakan satu samalain, kita berpisah dan pura-pura tidak menyimpan sedikitpun rindu. Gengsi, Egoisme dan Individualitas kita menyatu mewujud tembok besar yang seolah kokoh, padahal?
Saya rindu kamu...
Kamu rindu saya...
Saya percaya, begitupun kamu (mungkin), bahwa persahabatan yang retak sedemikian rupa jika pada dasarnya sudah dibangun dengan fondasi yang kuat dia tidak akan hancur. Walau tidak akan benar-benar utuh kembali.
Hampir satu tahun kita tak lagi saling meluangkan waktu, terbiasa untuk saling tak memberi kabar, padahal masih ada janji-janji bersama yang sempat kita ikrarkan... Makan direstoran jepang mewah dikota kita yang dulunya sangat mustahil kita masuki, menapak di Semeru, kita bercita2 menjadi Dosen, heyyy... kita akan ke-Jepang!
Kamu selalu lebih unggul dari saya...
Saya selalu lebih beruntung dari kamu...
Dan kita tau itu, sebagai kelebihan kita masing-masing
Demi "sepatu-sepatu kembar" yang kita punya, ikrar itu tak akan menguap begitu saja. Mungkin hanya akan bermetamorfosa menjadi ikrar yang lebih up-to-date, beradaptasi dengan kondisi kita masing-masing. Tapi tetap melibatkan saya dan kamu, tanpa sedikitpun memberikan tempat pada rasa canggung.
Yah... kamu terlalu canggung menyambut kepulangan saya kehati kamu. Atau mungkin tak ada lagi tempat untuk saya disana? Entahlah...
Saya jadi teringat... Untuk apa kita belajar Agama dan Filsafat bersama, bertahun-tahun pada guru2 yang sama disaat orang2 tertidur pulas, jika pada akhirnya kita tak dapat saling memaafkan, tetap memberikan ruang pada amarah juga kebencian dihati dan tidak mengambil pengajaran dari perpisahan. Dari kesalahan-kesalahan, menyakiti dan disakiti. Tak jelas siapa pelaku siapa korban dalam cerita ini, dan mungkin lebih baik tidak perlu mencari tau siapa benar siapa salah jika pada akhirnya tidak ada introspeksi, tidak ada perbaikan. Dan kita akan begini-begini saja, berakhir dengan buruk!
Awalnya saya kira saya tak butuh kamu...
Makassar 14 Mei 2012
Untuk Sahabat saya, Musdalifah Nur
Selamat ulangtahun ke-27 :)
---
Hari ini sayang aku akan pulang
Berlabuh di dekap cintamu
Karna pelukmu akan selalu
Membuat diriku jatuh cinta
-Andien-
posted from Bloggeroid
wew... kadang aneh ya klo baca tulisan org yg kita kenal ttg org yg kita kenal jg, ternyata banyak cerita dibalik persahabatan kalian... :D :D
ReplyDeletesalam sayang buat ifah :)
*untung pas nulis2 ttg sahabat2ku, yg pasti kamu kenal jg, kita blom temenan di blog ya syam :P :P
@Miss 'U hahaha, aneh tapi nyata ya kak?
ReplyDeletebertahun2 pastinya banyak cerita, dari kuliah sama2, sempat ngantor ditempat yang sama :D
saya sampaikan salamnya kak...
hohoho,
nanti ta'ubek2 deh arsipta. siapakah siapakah siapakah ^^v
siang2 disuguhkan dengan kata2 tentang apa yang dinamakan sahabat,
ReplyDeleteaturan backsound dibawah jangan Andien - Pulang mba tapi Anda Feat Melanie - Sahabat lebih pas & dapat :)
@Matahari ga bakal nemu.. ga bakal nemu... :siul:
ReplyDeleteya udah deh, moga mba' berdua cepat akur...
ReplyDelete#halah, apaan coba?
@Miss 'Ugrrrr -_-"
ReplyDeletetungguma kak, kan kutemukan. cepat atau lambat!
hahaha... :p
Happy Milad K' Musda /^o^\ *Teriak dari Jauh...
ReplyDeletesyam... Kualitas hubungan tidak dipandang dr berapa lama kalian berteman... tp apa2 saja yg telah dilakukan bersama selama masa itu...
@Nuraini Muhammad Aaaaaaaaah, kamuuuu! hehhe...
ReplyDeletetapi saya sepakat, yang penting dlm satu hubungan itu adalah kualitasnya
lantas, bagaimana dengan kitaaa?
:p
@Andy hihi...
ReplyDeleteThanks untuk rekomendasi lagunya Ndy :)
@Huda Tula Hehehe, apa-apa saja boleh lah Mas :)
ReplyDelete@Mataharikita???berartti saya ke kau... kau ke saya... always "Cihuy"... kiss...kiss... hug..hug... (>*<)
ReplyDelete@Nuraini Muhammad hahaha, always cihuy^^
ReplyDelete*no kiss no hug* im normal beyb :p
kadang dua orang sahabat perlu berjauhan untuk tahu apakah sebenarnya mereka saling membutuhkan, memberi ruang untuk mengkaji apa arti persahabatan itu sendiri, dan bila siap keduanya akan bertemu tanpa ada canggung karena waktu telah menghapuskan luka dihati :)
ReplyDeletesaya suka tulisan kali ini mbak :)
ReplyDeleteselamat ulang tahun buat temannya.... ^^
ReplyDeletesahabat masih ingatkah kau.. sementara hari terus berganti ... "belum ada judul" by Virgiawan Listanto alias Iwan Fals
ReplyDeleteCiee foto jenik banget ahahahah
ReplyDeletePersahabatan tak mungkin terjalain jika kita hanya memberikan sebagian dari diri kita, karna dalam persahabatan dan cinta 2 tangan terangkat tuk capai apa yang tak bisa kita temukan sendirian he he he katanya eyang sihh
ReplyDeleteturut mendoakan umur yang panjang, kesehatan yang prima dan kebahagiaan yang senantiasa menyertainya, dianugerahkan Allah pada sang sahabatmu ya mba Syam...
ReplyDeletepostingan yang indah tentang persahabatan... speechless mau bilang apa lagi, :)
Awalnya saya kira saya tak butuh kamu...namun ternyata..ach biarlah waktu yang mejawabnya...turut ucapin selamat Milad untuk Musdalifah ya :)
ReplyDeletewow..ucapan selamat tahun yang sarat makna
ReplyDeleteMet ultah ya mbak buat temennya, dah baikan lagi kan?
ReplyDeletebiasanya kalo kita ditinggalkan, disitu baru kerasa kangennya. Kalo masih deket, wah.. kadang suka sebel
ReplyDeletewew, knp tuh knp, hihihiiyyy, asikkk ada yg gak akur, hahahaha, ya udah nikmatin aja deh, wew :D
ReplyDeletemet ultah ah buat Musdalifah Nur yg ke 27, buat kamu syam met kangen ya :D
merasa spesial juga jika ulang tahun sya di tulis kaya begini :) terimakasih syaam :D
ReplyDeletekuharap aku mempunyai seseorang yang merasa membutuhkanku di saat apapun, seseorang sahabat tanpa pamrih...
ReplyDelete@NF hehe, tapi tetap waktu tak bisa menghapus... mungkin hanya bisa menyamarkan luka :)
ReplyDelete@Aiinizza Wynata terimakasih :)
ReplyDelete@nuel iyaaaah :)
ReplyDelete@Fajar wahhh, lagu ini... hihi enak bgt liriknya Mas :)
ReplyDelete@Faizal Indra kusuma pastinya :p
ReplyDelete