Powered by Blogger.

Dreams

Kepada kamu, yang entah siapa-Anonim red 

Terimakasih untuk komentar yang penuh perhatian pada postingan saya yang berjudul Bagaimana Jika.

Kamu pun tahu kalau kamu tidak bisa memutar kembali waktu untuk mengulangi semua hidup kamu dari awal, tetapi kamu pun tahu kalau kamu bisa terlahir kembali dan memulainya lagi dari sekarang, untuk akhir yang baru, akhir yang lebih indah. Tanpa kamu harus berbicara lebih banyak lagi, kamu tahu di situlah awal dari perjuanganmu, karena bermimpi saja tidak akan cukup, karena di situlah awal dari sebuah kenyataan.

-2-

Hmm...

Senada dengan komentarmu, buku yang tengah saya nikmati saat ini pun banyak membuka pikiran-pikiran saya dan mengajak saya untuk terus bermimpi, menjangkau dunia, menendang kerikil-kerikil yang menyanggah, kemudian terbang. Bukan untuk mengambang, tapi untuk menemukan "surga" saya yang terletak jauh dalam lubuk hati, terdalam, paling dalam, sangat dalam... terdengar klise memang.

Saya pun bayak terlibat dalam perbincangan yang selalu mengingatkan saya untuk berpijak, menggauli kenyataan, menerima dan mengambil banyak pelajaran darinya, tak apalah sesekali mengtuki diri agar tak lena dan terbiasa dalam kesalahan-kesalahan. Toh setelah itu saya bisa tertawa, bebas lepas...

Benar! saya tidak akan berhenti bermimpi, dan saya tidak akan berhenti setelah bermimpi. Hari ini saya akan melangkah jauh, lebih jauh dan sangat jauh, mungkin kita akan bertemu disatu persimpangan terjauh, Coz I know I'm not the only one... we are a dreamer!


Open the book, turn page 1... Hello May!

Salam, syam | 020512

35 comments

  1. Sepertinya teteh syam ini sudah terkurungi oleh ceri-cerita novel atau buku lainnya. Bahasanya menakjubkan. Membuat aku sendiri ternganga dan tidak bisa mengucapkan kata -WOW- teteh telah berhasih membuat aku berfikir lebih dari yang telah disampaikan pada tulisan kecil ini. Aku harap aku akan seperti tulisamu teh! Amin :)

    ReplyDelete
  2. aku harap aku juga bisa sepertimu yang tidak kan berhenti setelah bermimpi :)

    ReplyDelete
  3. semua kesuksesan kan memang berawal dari mimpi
    biar banyak sukses kita harus banyak banyak bermimpi
    makanya, mari kita tidur...

    ReplyDelete
  4. ya ya ya hanya bisa manggut manggut baca postinganmu Mb keren,,,yah semua bermuLa dari mimpi

    ReplyDelete
  5. kata katanya lebih mirip roman picisan dari pada sebuah curhatan :)

    ReplyDelete
  6. Open the book, turn page 1... Hello May!

    mantap, optimisme bisa dibangun dalam sekejap.

    ReplyDelete
  7. @Yayack Faqih menohok bgt jendraaaal!
    Hmmm, kira2 sama gak yah pemahaman kita tentang arti "roman picisan" itu??

    Hmm...

    ReplyDelete
  8. Kita semua impian, dan kita harus memperjuangkan impian kita sampai tercapai. ini menurut saya ya mbak :)

    ReplyDelete
  9. wetss bagaimana itu menggauli kenyataan kak ? ;p

    ReplyDelete
  10. mimpi = 5% kerja keras = 75% pantang menyerah = 24% keberuntungan = 1% TUHAN = unlimited %
    bermimpilah yg tinggi tp bertanggung jawablah terhadap mimpi tsb

    ReplyDelete
  11. @Faizal Indra kusuma its so WOW... haa, thanks Sal, semoga mimpimu menjadi penulis tercapai. Amin

    ReplyDelete
  12. @Accilong Haaa, gampang ambruk gampang bangkit, yeay!

    ReplyDelete
  13. @Athifah Dahsyamar bagaimana gimana? hahaa, ayoo dipikir sendiri *tsaah*

    ReplyDelete
  14. menggauli kenyataan, huhu.. kalo hidup meminimalisir kesalahan yah katanya mah :D
    Who is

    ReplyDelete
  15. ketika mimpi berubah menjadi realita.. berusaha.. dan berusahalah.. untuk meraih mimpi..itu..

    ReplyDelete
  16. menurut cerita Candi Borobudur..tercipta karena berawal dari mimpi..

    ReplyDelete
  17. Aduuuh penutupnya adalah spirit energi banget,//

    ReplyDelete
  18. Pengen bisa menulis sebagus Mbak Syam .. :)

    ReplyDelete
  19. Tulisannya bagus banget.. Ngena di hati :)

    ReplyDelete
  20. aduh, bingung, mau komen apa, nih, missi, numpang leat aja ya :P

    ReplyDelete
  21. @uci cigrey huum cil, biar gak banyak dosa kali yah... hehe :p

    *apalah ini*

    ReplyDelete
  22. @Fajar iya banget mas, terimakasih :)

    ReplyDelete
  23. @Simplemarket haaa, pernah mendengar ini sebelumnya...

    ReplyDelete
  24. @u n n i terimakasih Un, semoga kita bisa semakin bagus yah dalam menulis :)

    ReplyDelete
  25. @Stupid monkey yah kalo bingung gak usah komen Om, kesannya dipaksa banget deh.

    Gak ada keharusan kok :)

    ReplyDelete
  26. @Sii Isni j've said... im not alone. We are a dreamer!

    ReplyDelete