Powered by Blogger.

AGUNG

Entah bagaimana hidup kamu lewati disana, seorang diri dan benar-benar sendiri. Ditanah ter-timur negeri. Saya percaya jika kamu menikmatinya, toh itulah kamu yang tak akan pernah perduli pada apapun diluar "duniamu", diluar kesenanganmu. Kamu yang tak pernah butuh bersosialisasi dan tak pernah sibuk untuk menjadi sosok yang diinginkan dunia.

Demi apapun saya ingin mendengarkan lagi cerita-ceritamu yang tak pernah membuat saya tertarik tapi selalu saya nantikan. Tentang komik yang baru kamu baca, tentang game yang telah kamu menangkan dan tentang perempuan yang malu-malu kau sebut pacar, yang padanya kau hanya bisa menanyakan kabar, kabar dan kabar. Yah kapan nikahnya kalau kamu hanya bisa menanya kabar, sesekali tanyalah "maukah kau jadi istriku?" Hahahah... dan lagi-lagi saya sadar sedang berbicara dengan tembok. Datar. Rata.

Ingatan pertama saya pagi ini adalah tentang kamu. Kemudian saya tersenyum mengingat potongan potongan peristiwa tentang kita, dalam kurun waktu 8 (delapan) tahun belakang ini. Entah apa yang terjadi padamu disana, semoga kamu baik-baik saja. Sehat dan masih selalu rindu untuk pulang. Tak ada salahnya jika kamu mencoba membiasakan diri memulai percakapan dengan orang lain. Membiarkan mereka menjadi orang yang berarti dalam perjalanan hidupmu, walau sebentar saja. Karena kamu tak pernah benar-benar sendiri, sekuat apapun keinginanmu untuk menyendiri.

Lights will guide you "Home" - Coldplay

Saya selalu percaya bahwa Tuhan selalu baik pada mereka yang tak pernah menuntut. Dan sederhana saja, kamu membuat saya semakin mengamini kepercayaan itu.

Salam hangat untukmu, Gungde.

Makassar | 04052012

posted from Bloggeroid

59 comments

  1. wow :D
    se-su-a-tu sekali ini kak!

    ReplyDelete
  2. ehm..ehm kayaknya ada yang lagi berbunga² nih :)

    ReplyDelete
  3. cikiciuwww suswanto bangettt

    ReplyDelete
  4. Kalau saya dapat tulisan begini dari seorang sahabat, beuuhhh :)

    ReplyDelete
  5. Cie... Aku baru tahu ini toh pacarnya teteh syam. Lagi pula postingan terdahulu2nya ga pernah aku temui cerita langsung mengenai pacarmu teh. Ngebet deh teteh syam pengen menikah. Tapi, mungkin belum waktunya kali. Udah berapa tahu tuh pacarannya :))? Ayooo kalo menikah undang aku. Jangan lupa :p

    ReplyDelete
  6. Kamu menyebutnya siapa? Pacarkah? hehe.. ^^

    ReplyDelete
  7. @Faizal Indra kusuma hahaha, sal... coba dibaca baik2, jika kamu melihat ada kedekatan antara perempuan dan pria tak selamanya hubungan itu dibungkus dalam status "pacaran", persahabatan jauh lebih tulus dan mulia, hubungan tanpa tendensi dan ikatan. menurut saya begitu :)

    he's not my boyfriend boy...

    ReplyDelete
  8. WOW... selama saya membaca tulisan ini sy cuman mikir sampai terkenang kenangan2 bareng gungde... "Supplies" :D... tp pas baca komentnya...(Se-Su-atu)Addeh.. digappamu syam... xixixixixii

    Halo Gungde... Sy ternyata kangen juga dangn senyum simpulmu.... "Syam Tolong Sampain yah....

    ReplyDelete
  9. @I'am Sadah haaha, pacar seperti sebuah lelucon.
    dia sahabat saya mbak, bukannya jelas tertulis diatas :)

    ReplyDelete
  10. @Sofyan yah, seperti kata iklan apagitu yah... *bunga-bunga dimana mana*

    ReplyDelete
  11. wah, pasti kangen yah cam, saya pernah juga kayanya keadaanya hampir sama.
    hihi

    ReplyDelete
  12. Hahahahahah.... JAdi kangen GUNGDE...^^

    ReplyDelete
  13. @u n n i posisi kita sama Un, seandainya saya dapat tulisan begini dari seorang sahabat :)

    ReplyDelete
  14. @uci cigrey dan kangen yang seperti ini rasanya menyenangkan yah cil :)

    ReplyDelete
  15. @Nuraini Muhammad ahahaa, Gungde sibuk menjadi abdi Negara
    hidup untuk dia simple, se-simple ruangan yang selalu dia tempati untuk main game, baca komik dan tidur sepulang dari kantor... hahaha

    *we are supplies*
    Kangen semuanyami kalo begini :)

    ReplyDelete
  16. @Rep_Zone ternyata "orang aneh" juga bisa ngangenin yah, hihi...

    ReplyDelete
  17. Dia bukan "orang aneh" syam... hanya berbeda dari orang kebanyakan yg kita kenal ^_^"

    ReplyDelete
  18. @Nuraini Muhammad hahaa, yah bukannya itumi pengertiannya aneh? beda dari apa yang ada, tidak wajar tidak lazim... *preet*

    ReplyDelete
  19. Uhuuukk.. *keselek biji nangka* XD :D ^^

    ReplyDelete
  20. Dan sederhana saja, kamu membuat saya semakin mengamini kepercayaan itu. ---> "maukah kau jadi istriku?"

    Suwit suwit.... :D

    ReplyDelete
  21. waaahhh... salam kenal, makassar jga yak? kapan2 kta kopdaran :)

    ReplyDelete
  22. iya kalo rumahnya ada lampunya
    kalo yang ada lampunya rumah tetengga gimana..?

    ReplyDelete
  23. weh..secara gitu loh...
    nice rindu

    ReplyDelete
  24. Aduuuuuh salah kamar ini mah judulnya -_____-

    ReplyDelete
  25. gue suka kata "ter-timur negeri"
    baru denger, baru tau, dan bikin orang membaca ulang gara-gara kata asing itu, hehe

    ReplyDelete
  26. hm..... rasanya gimanaaa gitu membaca postingan ini... ayo mba, jangan hanya mengingat tapi perintahkan dia segera pulang, agar penasaran itu tertebus oleh interogasimu padanya. Percaya deh, tembok datar mampu terkikis oleh serangan bertubi atau penuh daya. Pasti dia akan bicara....

    #adikku hampir seperti ini karakternya deh.... bikin gemes ingin menculik, mendudukkannya dan mengajaknya keluar dari comfort zone nya yang aneh....

    ReplyDelete
  27. kelihatannya dalam sekali, sampai pakde tak berani melongok dalamnya he he he...

    ReplyDelete
  28. kirain ada postingan baru lagi. judulnya ganti tho?
    #merasaditipu

    ReplyDelete
  29. @Samaranji wadduh! Kalimatnya jangan dibolakbalik toh... maknanya jadi beda -_-"

    ReplyDelete
  30. @Cerita Ocha lah? Kan cuman kata timur yang ditambahi imbuhan ter, yg artinya paling... hehe :)

    ReplyDelete
  31. @alaika abdullah belum bisa pulang dia mbak, soalnya disana dia kerja. Abdi Negara :)

    Wah adikmu juga ngegemesin yah, punya dunia sendiri yang cenderung aneh. tapi biasanya kl org kyk gini dpt teman ngobrol yg asik dia bisa terbuka juga loh :)

    ReplyDelete
  32. @pakde sulas ahahha, dari hati terdalam soale pakde :)
    Pakde apakabarnya? Berbulan2 gak post dan sekarang kembali lagi... :)

    ReplyDelete
  33. @Huda Tula ahahaha, kasian yang ketipu...
    sengaja diganti pake nama yang bersangkutan, biar telepatinya nyampe tanpa harus diberi kode

    *apalaaaah*

    Hahahahaahha...

    ReplyDelete
  34. kalau membaca artikel ini sepertinya ada ungkapan hati terdalam, yang hanya berharap tanpa melalui keterus terangan, tapi perlu kelembutan dan kemesraan, hehehe......
    salam perkenalan kawan, saya sudah follow yang ke 228
    saya berharap anda juga melakukan hal yang sama dan follow kembali, di tunggu kawam

    ReplyDelete
  35. @penyuluh perikanan senyumsenyum membaca komentar ini, kemudian tertawa... terbahak-bahak.

    HAHAHAHAHAHA

    *salam kenal, i'll visit ur blog*

    ReplyDelete
  36. ehemm ehemmm,,,saat anganku menggapai bayangmu beTapa ingin kuhenTikan wakTu, betapa ingin kutiadakan Jarak agar kaU tetap hadir disini

    ciee ciee--

    ReplyDelete
  37. Sepertinya yang bernama AGUNG itu seringnya mendapat tempat khusus ya :D seperti di hatiku juga DULU hihiihih ... khusus dalam artian sosoknya yang menjadi SAHABAT dalam suka dan duka. untuk jadi pacar? gak tau juga deh, gak perncah dijajal hehehe

    semoga Agung-mu baik2 saja ya :)

    ReplyDelete
  38. kunjungan gan.,.
    bagi" motivasi.,.
    apapun yang bisa kita lakukan lakukanlah sekarang .,.
    jangan buang waktu kamu sia2.,.
    di tunggu kunjungan balik.na gan.,.,

    ReplyDelete
  39. Selalu bingung dengan orang yang menafsirkan bahwa laki dan perempuan tidak bisa menjadi sahabat. Emang apa salahnya? Dan membaca tulisan ini membuat saya kangen seseorang di Yogya sana. T-T

    ReplyDelete