Powered by Blogger.

[Supernova #3] Petir


Supernova #3

Buku ini saya habiskan hanya dalam hitungan jam, saat bangun tidur selepas shalat subuh dan selesai sebelum azan zuhur berkumandang. Cerita yang coba dipilih Dee sangat sederhana, dan begitu mengalir. Bahasa yang dipilihnya tak begitu kaya dengan istilah-istilah yang membuat dahi berkerut, hanya beberapa dialek sunda dan istilah2 kelistrikan yang sedikit membuat saya berhenti bernafas. Hihi, membaca buku ini membuat waktu serasa beku... tidak ada aktivitas selain membaca dan membaca, alhasil saya mandi pagi disiang hari #ups

Hmmm, apayah... saya masih dibuat tersenyum-senyum oleh lelucon-lelucon yang menyapa hidup saya beberapa hari ini. Oleh kepingan kejadian yang jika disatukan menjadi semacam pesan bahwa hidup ini sederhana saja, bahwa bahagia itu tak dapat diganggu gugat. Dan sekarang, dengan selesainya saya membaca buku ke-3 dari tetralogi Supernova milik Dee, senyum saya semakin lebar... hihi :))

“Percaya bahwa di dunia ini tidak ada yang sia-sia. Membiarkan hidup dengan caranya sendiri menggiring kita menuju sebuah jawaban” Hal: 299

Adalah Elektra Wijaya tokoh sentral dalam novel ini, seorang gadis keturunan Cina-Sunda. Elektra dibesarkan oleh Ayahnya, Pak Wijaya pemilik Wijaya Elektronik bersama seorang kakak perempuan bernama Watti yang memiliki hidup serba berkebalikan dengannya. Kehidupan bagi Elektra layaknya bioskop, dimana dia bisa menyudut menyepi dan menonton tanpa harus terlibat didalamnya. Sampai suatu hari ketika Ayahnya meninggal, Elektra sadar... tak satu orangpun bisa lolos dari Ombak kehidupan. Dan diapun mulai menjadi pemain, pelan dan pasti dia harus keluar dari posisi nyaman, gelap dan sepi kemudian menjadi bintang panggung dalam kehidupannya sendiri.

Elektra adalah seorang pengangguran, pemuja kemalasan dan begitu fanatik dengan tidur. Selain itu tidak ada lagi yang bisa dilakukannya, padahal Elektra adalah jebolan univeraitas dengan gelar SE. Tapi diluar itu semua, Elektra memiliki kemampuan luar biasa dan dia sadari itu ketika dia menari bersama hujan dan tiba-tiba petir menyambar pohon yang tak jauh dari posisinya. Yah, Elektra memiliki muatan listrik dalam tubuhnya. Elektra bisa nyetrum.

Gerbang metamorfosis Elektra terbuka dimulai dari kejadian konyol perihal surat rekrutmen sebuah perguruan tinggi ilmu gaib yang meminta Elektra menjadi Asisten Dosen dengan beberapa syarat. Elektra yang mulai bosan dengan status sarjana pengangguran memutuskan untuk mencoba peruntungan itu, hahaha... yah walau pada akhirnya Elektra sadar jika surat itu hanyalah tipuan belaka, setidaknya dari situlah pertemuan demi pertemuan dilalui Elektra yang membawanya pada kehidupan baru, sebutlah beberapa tokoh: Ibu Sati yang mengajarkan Elektra untuk bisa mengendalikan kemampuannya, sekaligus menjadi Guru Spritualnya. Betrix teman kuliahnya dulu yang memperkenalkannya dengan dunia cyber, Keywoth-Bang Mi'un, Mas Yono dengan keunikannya masing-masing menjadi mitra bisnis sekaligus keluarga nonbiologisnya dan Mpreet alias Tony seorang maniak teknologi yang begitu... hmmm, apayah? Misterius! Kerenlah kata saya. Tanpa Mpreet ide bisa jadi tetap menjadi ide. Hanya ada Selekta Pop, bukan Elektra Pop.

Dan heyyyy.... pada keping terakhir buku ini, tokoh yang menjadi Favorit saya di Supernova #2, BONG! Dia muncul sebagai sepupu Mpreet yang tak sengaja bertemu di friendster dan berkunjung ke "Elektra Pop" untuk menemui Mpreet. Dengan membawa misi, menyembuhkan Bodhy, tokoh sentral dalam Novel kedua.

Dan novel ini berakhir dengan ending yang menganga... saya ikutan menganga! Huh, kepoo dengan kelanjutan ceritanya. Bagaimana dengan Partikel? Mungkin jawabannya ada disitu, Hmmm...

posted from Bloggeroid

24 comments

  1. Supernova! Boleh dong teh aku pinjem :) #pinjemajah :p

    ReplyDelete
  2. nama2 tokohnya unik juga yah? :P

    ReplyDelete
  3. sisa supernova ksatria dan supernova partikel yg belum sy baca.

    tunggu yang gratisan dtg :D

    selalu suka dgn karya-karya Dee...

    ReplyDelete
  4. @nuel ahahahah, pada nama samaran kok. pas tau nama aslinya juga pribumi asleeee^^

    ReplyDelete
  5. @Skydrugz wah padahal buku #1 sm #4 mi itu yg paling oke bede'
    hihu, Happy Dee...
    selamat menunggu gratisan DaengBrow^^

    ReplyDelete
  6. @Faizal Indra kusuma hahah, gak melayani pinjammeminjam antar kota. apalagi antar pulau :p

    ReplyDelete
  7. entar ah, buku paulo coelho aja msh belum sya buka sampul plastiknya hehee dan buku dee menjadi sasaran sya berikutnya itupun kalo kantong lagi ada lebihan. tuh kan gara gara siapa sya jadi latah jadi kepengen juga? ya gara gara postingan ini :p

    ReplyDelete
  8. @Yayack Faqih Alhamdulillah, akhirnya dibuku ke3 kamu sadar dan berhenti mengagumi Dee sebatas posternya saja. Yah walau masih tataran Niat :p

    Buku bagus harus diapresiasi Yack
    minimal baca terus diripiuw, kalau ada rejeki lebih dibeli jg lebih bagus. itung2 investasi toh, buku adalah aset ^^v

    ReplyDelete
  9. ah, saya nggak ngikutin bukunya dee yang seri supernova..tapi saya penggemar buku2 dee yang lain, favorit :perahu kertas dan madre

    ReplyDelete
  10. @Gaphe sy jg gak ngikutin sebenarnya, 8tahun lalu mentok di buku 1
    Cuman gara2 sekuel ke-4 partikel keluar saya penasaran dg buku ke-2 sm yg 3
    makanya diborong semua dan dibaca ulang dari buku 1
    Hahahahhaha, kereeen sih... btw buku perahu kertas emang okeeee, sukaaa sukaaa^^

    ReplyDelete
  11. itu dee siapa? dee perahu kertas?

    ReplyDelete
  12. wouuw, salautt. Dalam beberapa jam kelar baca Petir. Saya 3 minggu belum kelar neh, dan masih sama kayak di Akar...muncul tokoh baru dan belum ada link'nya dngn Diva lagi..

    ReplyDelete
  13. sudah dapat bukunya tapi belum baca mbak...hihihi
    belum ada waktu..bca postingannya mbk syam jd interest buat baca scepatnya...hihii

    #Happy reading..:)

    ReplyDelete
  14. wew, makin kaya cerita mutan aja ya, hmmm, tapi gak tertarik sih bacanya, hihihiy :D

    ReplyDelete
  15. Elextra Pop, selekta Pop...
    Resensinya bagus mbak, bikin penasaran.

    ReplyDelete
  16. @Ocha Rhoshandha Dewi Lestari, penulis Perahu Kertas :)

    ReplyDelete
  17. @Ririe Khayan sengaja baca pas weekend Mbak, biar fokuss... sama aja sih waktu saya baca Akar kemarin, makan waktu seminggu gara2 gak fokus. hehehe... bacanya lewat2 aja :)

    ReplyDelete
  18. @fly yuly yo ayo... segera dibaca, seru loh :)

    ReplyDelete
  19. @Anak Rantau hehehe, selamat penasaran mas Budhy :)

    ReplyDelete
  20. selalu penasaran dengan karya Dee
    sama penasarannya dengan tulisan2 PAT
    :)

    ReplyDelete
  21. berbagi Kata Kata Motivasi
    Orang slalu bilang km perlu melakukan ini dan itu, tp km tahu yg terbaik ttg dirimu dan apa yg perlu km lakukan.

    Tulus dalam menggali potensi diri. Meniru hanya membuatmu menjadi orang lain, tak ada yg bisa dibanggakan. Jadi dirimu sendiri.

    Keikhlasan hati dan ketegasan sikap, akan menjadikan kamu lebih siap dan lebih berani dalam menyelesaikan setiap masalah.

    Apapun yang kamu rencanakan, apapun yang kamu ingin lakukan, awalilah dengan doa.

    Doaku hari ini: Tuhan, berikan aku keberanian, kesabaran dan keikhlasan untuk menghadapi sulitnya kehidupan. semoga dapat di terima gan, dan salam kenal :D

    ReplyDelete
  22. kunjungan gan .,.
    bagi" motivasi .,.
    jangan pernah mengeluh dengan apapun .,.
    tetaplah semangat dan nikmati semua.,.
    di tunggu kunjungan balik.na gan.,.

    ReplyDelete