Ketika aku mencari cahayaMu
menerobos lewat celah dedaunan
Besilangan semburatMu dalam kabut
Aku terpaku, aku terpana,
aku larut di dalam nyanyian burung-burung
Gemuruh di dadaku sirna bersama keheningan rimba raya
Ketika aku mendengar suaraMu
Bergema di ruang dalam jiwa,
mengalir sampai ke ujung jemari
Aku mengepal, aku tengadah
Rindu yang aku simpan membawa aku terbang,
menjemput bayang-bayang
Senyap ditelan keheningan rimba raya
Apapun t'lah aku coba dan tak henti bertanya
Setiap sudut, setiap waktu tak surut 'ku mencari
Ke mana, di mana aku lepas dahaga?
Kepada siapa aku rebah bersandar?
Tak mungkin kubuang
rindu yang semakin dalam bergayut
Hidupku memang milikMu, hanya untukMu
Ke mana, di mana aku lepas dahaga?
Kepada siapa aku rebah bersandar?
Tak mungkin kubuang
rindu yang semakin dalam bergayut hm
Hidupku memang milikMu, hanya untukMu
Hidupku memang milikMu, hanya untukMu
Besilangan semburatMu dalam kabut
Aku terpaku, aku terpana,
aku larut di dalam nyanyian burung-burung
Gemuruh di dadaku sirna bersama keheningan rimba raya
Ketika aku mendengar suaraMu
Bergema di ruang dalam jiwa,
mengalir sampai ke ujung jemari
Aku mengepal, aku tengadah
Rindu yang aku simpan membawa aku terbang,
menjemput bayang-bayang
Senyap ditelan keheningan rimba raya
Apapun t'lah aku coba dan tak henti bertanya
Setiap sudut, setiap waktu tak surut 'ku mencari
Ke mana, di mana aku lepas dahaga?
Kepada siapa aku rebah bersandar?
Tak mungkin kubuang
rindu yang semakin dalam bergayut
Hidupku memang milikMu, hanya untukMu
Ke mana, di mana aku lepas dahaga?
Kepada siapa aku rebah bersandar?
Tak mungkin kubuang
rindu yang semakin dalam bergayut hm
Hidupku memang milikMu, hanya untukMu
Hidupku memang milikMu, hanya untukMu
-------------------
*) Lagu: Hidupku Milik-Mu - Ebiet G Ade
*) Picture Source from tumblr.com

Kalo bukan milik-Nya, milik siapa lagi? Smoga lekas sembuh penyakit sombongnya! Walopun bukan pada manusia, sombong tetap pakaian-Nya! Bukan pakaian kita... ;-)
ReplyDelete@eksak hehe, terimakasih bang Andy :)
ReplyDeletenice poem...
ReplyDeletePostingan yang sangat bagus dan bermanfaat, mengingatkan kita kepada sang pencipta, manusia ini hanyalah memiliki sementara selanjutnya hanya kembali sang empunya, dialah Yg maha besar...dan dialah yg memiliki semua, bahkan kita semua akan kembali kepadanya..
ReplyDeletesombong itu manusiawi kok
ReplyDelete