Well, sebelum saya tertidur dan melupakan semua pesan bijak yang saya dapat dari film yang saya tonton malam ini bersama Kak Heru, yah ada baiknya saya catat disini. Sekalian dishare kepada orang-orang yang mungkin saja tersesat diblog saya ini.
Pernah nonton Spiderman? Nah yang saya tonton malam ini ya Spidermen juga tapi dengan format yang sudah dibuat beda, judulnya The Amazing Spiderman. Ceritanya kurang lebih sama saja, tentang seseorang yang bernama Peter Parker yang dirawat dan dibesarkan oleh paman dan bibinya yang pada suatu hari digigit laba-laba dan menjadi anehlah dia, tiba-tiba punya kekuatan, dia bisa lompat kesana kemari, berayun dan menempel. Dia pun menjuluki dirinya Spiderman yang selalu tampil seksi dengan balutan busana serba ketat berwarna merah biru. Bedanya dengan film-film sebelumnya adalah pemainnya lebih muda, lebih masa kini, selain itu background hidupnya juga berbeda. Kalau Tobey sebagai Peter Parker pada film Spiderman adalah seorang Fotografer surat kabar yang berpenampilan cupu, Peter Parker disini masih seorang Mahasiswa sains dengan penampilan yang begitu unyu. Kalau kita merujuk pada pesan yang coba disampaikan kepada penonton yah kurang lebih samalah.
Bagi saya yang sebenarnya bukan tipe penyimpul yang baik, setidaknya ada 3 hal yang saya tangkap dalam film Spiderman, baik yang amazing maupun yang biasa saja. Yaitu; Kekuatan, Pilihan dan Tanggung jawab. Bahwa kekuatan itu datang bersama dengan tanggungjawab, dan bagaimana kamu akan menggunakannya yah itu kembali pada pilihan kamu. Prosesnya tidak berhenti disitu saja, setiap pilihan memiliki konsekuensinya masing-masing, dan selalu ada pengorbanan didalamnya yang akan membuat kita terus menimbang-nimbang Ego. Tidak satupun diantara kita manusia yang bisa mendapatkan segala hal yang kita mau, toh kita juga tidak hidup sendirian dan seperti kata yang selalu saja diulang-ulang oleh Adik saya Yudi bahwa hidup itu tidak melulu tentang AKU! walau pada setiap proses memilih, kita belajar menjadi diri kita, menjadi AKU.
Your father had a principle; that if you could do good things for people, you have a moral obligation to do those things. Not a choice, a responsibility! - Uncle Ben
Well, saya selalu terharu saat melihat hubungan antara ayah dan anaknya, walau paman Ben bukan ayah kandung Peter tapi dia selalu ada dan menemani Peter tumbuh dewasa. Memberikan Peter inputan-inputan yang pada akhirnya banyak membentuk karakternya. Dari kedua versi film Spiderman ini, menggambarkan Paman Ben meninggal ditembak oleh perampok saat hubungannya dengan Peter sedang tidak baik. Itulah yang membuat Peter merasa begitu terpukul dan menjadi seorang pendendam. Dia menyesal. Mengejar semua penjahat yang memiliki ciri-ciri yang sama seperti orang yang telah menembak Paman Ben menjadi obsesinya, bukan panggilan tanggungjawab sebagai seseorang yang diberikan kemampuan istimewa.
Tapi ini hanyalah film, pada akhirnya Spiderman harus secepatnya sadar bahwa dia adalah Superhero yang kehadirannya begitu dibutuhkan oleh masyarakat banyak, mengenyampingkan Ego pribadi, harus selalu kuat dan bisa diandalkan. Kalau Spidermannya terlalu lama larut dalam dendam dan kegalauannya, bisa-bisa filmnya tidak sampai klimaksnya, tidak laku pula dipasaran.
Hmm, overall saya merasa hubungan antara tokoh dalam film Amazing Spiderman ini lebih kuat dibanding ketika Peter Parker diperankan oleh Tobey. Saya suka dengan mimik Andrew yang terkesan dingin tapi menyentuh. Cengeng sih sebenarnya, tapi passs!
*) Picture from: theamazingspidermanblog.com
Ps. Belakangan saya menemukan diri saya yang kebingungan. Sepertinya otak saya menerima beberapa perintah yang harus dikerjakan dalam waktu yang bersamaan. Alhasil segala apa yang saya lakukan yah jadinya serba berantakan.
posted from Bloggeroid


saya masih berfikir untuk siapa saya bertanggung jawab sebetulnya,
ReplyDeletesaya tau jawabannya, saya bertanggung jawab untuk diri saya sendiri, atas semua yang saya lakukan..
permasalahannya bukan tentang tau atau tidak, tapi hanya belum bisa sepenuhnya bertanggung jawab..
hhh..
beberap hari ini suasana hati saya memang masih kacau,
sial..
Pemerannya ganti ya?
ReplyDeleteKalo yang meranin MJ masih tetep gak, Syam?
@Yudi Darmawan yah pada dasarnya setiap org bertanggungjawab dg dirinya masing-masing, tentang ilmunya, tentang kata-katanya dan tentang perbuatannya. Dan kesemuanya itu tidak lepas dr keterlibatan dengan orang lain.
ReplyDeletesaya selalu menemukan kamu seperti itu yud
Kadang saya dibuat bingung, tapi yah...
semuanya benar akan baik2 saja. bahkan bisa jadi lebih baik lagi :))
@Samaranji iyya ganti, lebih fresh!
ReplyDeleteMJ dah gak ada, tokoh ceweknya diganti dg Gween, anak kuliahan juga. jago sains :))
sy lebih suka kutipan dari Spiderman yg pertama... "With great power comes great responsibility" lebih sederhana.
ReplyDeletetapi saya tidak percaya sama hal seperti itu.
terlalu mengekang...
sy lbh suka kutipan...with great power, i'll do what i want to do...
blm nonton nii mba....^^
ReplyDeleteGanti yang baru yang lebih muda ya
ReplyDelete@Skydrugz iyyo penjajah, hahaha...
ReplyDeletekalau di spiderman yang katanya amazing ini penyajiannya memang sedikit bertele-tele sih :D
@cii yuniaty dinonton mba, lumayan nih untuk weekend :D
ReplyDelete@Madjongke ya, begitulah...
ReplyDeleteaku baru besok mau nonton sama teman teman sekantor.. acara nobar rutin kantor.. :)
ReplyDelete@Syam Kalo yang meranin akyuuu, tonton juga ya :D
ReplyDeletewah mbak Syam udah nonton..kayaknya lebih bagus dr yg Tobey ya..
ReplyDeleteaku nontonnya ntar aja ah(baca: tunggu tayang di tipi) :))
@Samaranji Hmmm...
ReplyDelete@Goiq wuih, keren deng kantornya :D
ReplyDelete@YeN Hihi, tunggu DVD aja Yen. kl tipi jauh banget waktunya :P
ReplyDelete@Syam *krik krik :)) :))
ReplyDeletekemaren juga udah nonton, iya sy lebih suka pemeran peter parker yg ini, lebih lugu klo bahasa saya :))
ReplyDeleteklo pemerena ceweknya dari awal sy liat gaya pakaiannya terlalu dewasa, kiraiin malah senior apa dosennya :))
Baru saya sadari sekarang, saya jatuh cinta dengan tulisan-tulisan Mbak Syam :)
ReplyDeleteassalamualaikum ? wah, tulisannya bagus-bagus
ReplyDeletekakaak kakak yang comment disini, aku boleh numpang share blog yah :)
visit and follow blogku yah : http://magandabahaghari.blogspot.com
ditunggu commentnya :) makasih ^^
blm nonton yg versi ini caaaam :D
ReplyDeletemenanggapi psmu, mungkin bisa lebih rapih dengan konsen 1, fokus untuk 1 dulu, step by step uh beibeeeh :D