Ketika saya masih saja meratapi kepergian
demi kepergian, saya coba menanya diri:
seberapa tuluskah sebenarnya saya sanggup mencintai?
Tadinya saya pikir, saya adalah
Perempuan paling kuat didunia ini. Yang bisa berdiri diatas kaki sendiri,
selalu mantap mengambil langkah, dan tidak pernah mengeluarkan air mata untuk
hal-hal yang bagi saya tidak begitu penting. Tapi, ternyata itu hanya bentukan
saya sendiri, pada akhirnya saya tersadarkan bahwa air mata tak melulu
menunjukkan kelemahan seorang Perempuan. Air mata adalah bentuk perlawanan atas
ego mementingkan diri sendiri. Itu yang Kau ajarkan pada saya tanpa perlu
banyak berteori. Menerima setiap kejadian dengan hati yang begitu lapang,
menangisi tapi tidak meratapi, kemudian merelakan…
Akan selalu ada hal yang kau
banggakan dari saya, bahkan disaat saya kebingungan menghadapi diri saya
sendiri. Kenapa begitu? Saya ingin sesekali dimarahi olehmu, saya ingin kau memaksa
saya untuk tidak melulu mengikuti apa yang saya inginkan. Mengatakan saya salah
dan harus meminta maaf jika perlu. Kenapa saya bisa begitu merdeka menjadi
seseorang yang mungkin kau tidak senangi?
Hidup itu tidak indah, percaya
saja. Tapi kau bisa membuatnya indah dengan caramu yang begitu sederhana. Mungkin
saya belum sepenuhnya bisa mengusir ketakutan-ketakutan dalam diri, tapi ada
kau yang selalu bisa menenangkan saya, dengan candaanmu dan kelucuanmu seolah
membisikkan kata “all is well honey”, hanya dengan memandangnya indah maka hidup akan indah.
Seberapa tuluskah sebenarnya saya sanggup mencintai? Mungkin saya
pun baru bisa merasakannya ketika saya telah menjadi seorang Ibu, sepertimu…
| Ibu Wahidah a.k.a Mama saya yang sedikit narsis |
selamat hari jadi, Mama Ida’
semoga kebaikan selalu bersamamu, bersama kita
terimakasih untuk selalu mengerti
saya mencintaimu
You only stay with me in the morning
You only hold me when I sleep
I was meant to tread the water
But now I've gotten in too deep
For every piece of me that wants you
Another piece backs away
You give me something
That makes me scared alright
This could be nothing
But I'm willing to give it a try
Please give me something
Because someday I might know my heart
You only waited up for hours
Just to spend a little time alone with me
And I can say I've never bought you flowers
I can't work out what they mean
I never thought that I'd love someone
That was someone else's dream
But it might be a second too late
And the words that I could never say
Are gonna come out anyway
You give me something
That makes me scared alright
This could be nothing
But I'm willing to give it a try
Please give me something
Because someday I might know my heart
Know my heart, know my heart, know my heart
PS. Versi asli lagu ini sebenarnya dinyanyikan oleh James Morison dengan suaranya yang berat dan serak. Tapi pas cari-cari di Soundcloud, tidak dapat. Dapatnya versi ini, yah paling mending diantara yang lainnya. Tapi semakin didengar kok mirip suara Afgan ya?!
Mungkin, itu mmg afgan. Who knows.
ReplyDeleteI love my mother. Sorry for all trouble that i've made, mom.
*yg mama siapa sih? SyamSun?
afgan??? ndak sampeji tawwa, itu diatas masih lebih jelasji artikulasinya, kalo afgan ka tidak mentong.
Deletepulangko itu, dicari sm mamamu... sungkem :p
syamsun? heyyy....!
hahahaha :D kenapa ini dua orang, de ee-
Deleteoh kak! oh kak! jadi pi penulis tamu di blogku.
Nah! kalau sempat ^^
iyoo tawwwaaa nak, pink blog na kakak.
ahahaha
ndak kenapa-kenapaji, hahah
Deleteaddeh, penulis tamu #tepokjidat
itu lagi na di blognya Yudi ndak pernahka posting, baru msh ada namaku nangkring jd Author disana, nd beranika lg menjanji :p
yadong Pink, unyuunyu gimana bgitue.
hahahah, jepang jepang jepang
:p
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
ReplyDeleteTaqobalallahu minna wa minkum wa ja'alanallahu minal aidin wal faizin
Semoga ALLAH menerima amalan-amalan yang telah aku dan kalian lakukan ,
dan semoga ALLAH menjadikan kita termasuk orang-orang yang kembali kepada fitrah dan mendapat kemenangan,
SELAMAT MERAYAKAN HARI RAYA KEMENANGAN IDUL FITRI,
bila ada salah dan khilaf selama ini, baik yang disengaja atau tidak disengaja, mohon dimaafkan lahir dan bathin,
salam hangat dari Makassar untuk Makassar
Wassalam
Terimakasih,
Deleteselamat Idul fitri juga maaf lahir batin :)
-ewako Makassar-
Hari jadi yang keberapa tahun Mbak Syam?
ReplyDeleteselamat hari jadi, Mama Ida ya :)
Terimakasih
Deleteumurnya berapa yaaaa? coba ditebak sendiri deh... haha :p
"Hidup itu tidak indah, percaya saja. Tapi kau bisa membuatnya indah dengan caramu yang begitu sederhana.."
ReplyDeleteYa ya ya.. sangat sependapat..!
hihi, tosss mas :)
Deleteselamat ulang tahun buat ibunda tercinta,
ReplyDeletehanya ibu yang memikirkan kamu lebih dari siapapun,
bahkan disaat (kita) me-nyia2kannya dengan ratusan ego sosial di luar sana yang membuat kita terus di luar sana..
energi yang tak pernah habis..
dan kamu, mulai berhenti dengan banyak teori dan bahagiakan saja dia..
pro: waktu b'day ibu saya, saya malah denger lagu Alkisah sebuah cerita dari Neraka Jahanam, seperti biasa, it's Grindcore, Death Metal atau apapun yang selalu membuatmu pusing itu, haha..
Terimakasih Yunce,
DeleteYa,
hanya Ibu yang bisa seperti itu,
tulus memberi (kasih) tanpa menuntut
membahagiakannya adalah harga mati, bahkan ketika saya mulai lupa tentang target2 dn impian saya dan bahkan ketika mungkin sy sedang dalam fase "stuck"
ya ya ya, nikmati saja lagumu itu... haha :D
selain makhluk sosial, manusia juga makhluk yang memiliki ego
ReplyDeletemakanya kita suka ga jelas posisi kadang butuh orang lain kadang merasa hidup sendiri
enjoy aja lah bu..
hihi, masraw banget deh... santai, flowwwwww
Deleteselamat ulang tahun untuk ibundanya... ^^
ReplyDelete#telatngucapin :D
Thanks Srulz :)
DeleteMemang betul sekali ketulusan seorang ibu baru bisa dirasakan dan dibuktikan ketika kita telah menjadi seorang ibu. Keren lho lagunya.
ReplyDeleteiyah bun, lagunya sangat menyentuh dan easy listening :)
Delete