Powered by Blogger.

Catatan disela Istirahat kantor (random)

Kalo dipikir-pikir, belakangan saya kok lagi uring-uringan tingkat dewa. Lagi bingung-bingungnya menentukan arah, padahal jalan lurus-lurus aja juga bisa sampai tujuan dengan indah tapi ya gitu saya sedang banyak maunya tapi parahnya saya justru bingung menerjemahkan mau saya itu dalam tindakan nyata, dalam pengambilan keputusan. Pokoknya plinplan. Hadeh, ini kali yah yang orang-orang kadang istilahkan dengan "labil". Oh my Allah, saya labil??? Syam labil??! Kok terdengar sangat menjijikkan yah, usia saya berapa coba untuk ada difase itu. Errrr -.-"

Kemarin, saat dinas di Palu saya janjian bertemu Unni, blogger asal kota Palu kemudian saya diperkenalkan dengan keluarga kecilnya yang hangat dan sahabat-sahabatnya yang friendly, alhasil kita tidak sekedar bertemu tapi bersama, 2 hari satu malam,  Unni  merangkap sebagai Roommate, Travelmate, and Soulmate selama di Palu. Saya kemudian tertunduk; Allah selalu baik sama saya, kemanapun saya pergi, Dia memastikan saya tidak benar-benar sendiri dalam arti yang sesungguhnya. Selalu ada orang baik yang dikirimkan untuk saya. Menemani saya dan membawa tawa dengan cita rasa berbeda, akh kerenlah hidup saya ini sebenarnya hanya saja saya masih terlalu memberi ruang banyak pada pikiran-pikiran tidak penting yang pelan dan pasti banyak menggerogoti energi saya. Oia, soal kopdar +++ di Palu kemarin, akan saya bahas dipostingan khusus.

Tiba-tiba saya teringat statement satir dari Yudi pada sela obrolan kami "kok bisa galau terus terusan padahal setiap hari hang-out, kumpulkumpul, ketawaketawa, miris yah..." damn! Hahaha... iya, miris juga sih sebenarnya. Ya, saya anggap itu adalah sindiran konstruktif untuk saya yang mulai tidak pandai bersyukur, mulai tidak pandai melihat betapa banyak  cinta untuk saya disekitar saya, dan paling fatal mungkin saya mulai tidak pandai berserah diri, menunduk setunduk-tunduknya kepada Dia yang telah memberikan saya banyak kebahagiaan. Saya terlalu banyak menuntut hal-hal yang (mungkin) sebenarnya saya tidak punya kapasitas yang cukup untuk memilikinya. Akh! Bego ya...

Untuk saat ini saya sekalian ingin berterimakasih pada dia juga yang banyak menemani saya melewati masa labil, galau dan apalah namanya ini, masa yang "enggak saya banget" tapi, yah ini saya. Huh! Yang telah banyak memberikan waktunya, hingga saya berkesimpulan bahwa someone out there still care even though you are so far away, so annoying and other so.. so... semoga, suatu hari nanti, jika ada kesempatan atau tidak ada kesempatan bertemu sekalipun, obrolan-obrolan kita bisa menjadi sesuatu yang menyentuh hidup kita masing-masing. Untill then be happy, stay sweet and cool... 


 ...
Ps. Kawat gigi dimulut, mulai menjadi benda terkutuk yang membuat saya hanya bisa memandang kenikmatan dunia tanpa bisa merasakannya. Saya rindu makan Coto saat istirahat kantor. Sangat!!!

16 comments

  1. dari palu tidak bawa oleh* :(
    cuman bawa BPKB ! Capcay deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha, capcay ndak enak *yack* sayur semua :)

      Delete
  2. tapi tetep bisa nikmatin photograpy kan?? hehehe

    ReplyDelete
  3. ah, roommate, travelmate, soulmate :) that's sounds nice :)
    thankyu kk :*

    u r not alone, saya jg lg 'bermasalah' dengan kepala dan hati !
    but just be grateful, just be happy :)
    miss yu kk:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihi, yaaa misss u so much #alaalaceribel :p

      Delete
  4. huahaha, labil. Kayanya tiap orang pasti ada kelabilan tersendiri, mungkin kadarnya aja kali ye :D
    cepet2 sembuh cam dari kelabilan hihih. Oh canceria nih yah :?

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha, makasih ucil marucil :p
      cancerian? oia nona...

      Delete
  5. orang yang terlihat tegar sekalipun kadang merasakan galau. Hanya saja mereka pandai mengontrol emosi kegalauan mereka.

    ReplyDelete
  6. mungkin bkn tidak bersyukur. Tp,butuh kegiatan n tindakan yg tepat biar tidak galau trs :)

    ReplyDelete