Powered by Blogger.

Pelajaran Besar

Pada banyak waktu dimasa depan, kamu telah saya beri banyak tempat. Tapi apa masih mungkin kamu ada disana ketika tempo kita diperlambat, dipersamar bahkan tidak ada lagi. Hanya untuk sementara atau selamanya tidak ada yang bisa memastikan itu. Persaudaraan yang begitu menyamankan hati saya, persahabatan yang mengisi kekosongan saya, sekarang harus diberi banyak ruang kosong, diberi jeda, dalam tempo yang tak terdefinisikan maka wajar jika saya belum benarbenar ikhlas dan terbiasa. Inilah saat dimana waktu kembali menjadi tuan dalam hari-hari saya.

Ya, sampai kapanpun saya selalu kalah dengan perubahan, pada perpisahan. Kamu pun tahu itu. Bagi saya, jika hari ini masih bisa dicandai bersama, kenapa harus menunggu besok? Tapi kita telah mengambil keputusan besar, tinggal dijalani saja walau awalnya berat untuk saya. Toh apakah nantinya ini akan menjadi lebih baik atau lebih buruk sekalipun, Who knows?!

Saat ini saya hanya butuh kuat ya Allah, butuh pelukan Mama, ini adalah pelajaran besar dan berharga untuk saya. Saya harus bisa lulus cum laude, sebelum memasuki hubungan yang lebih besar dengan seseorang nantinya, bahwa setiap datangnya saya pun harus sudah siap dengan perginya. Karena tidak ada sesuatu hal yang bisa kita miliki sesuka hati, tidak ada yang sebenar-benarnya bisa kita genggam dan kendalikan.

Sekarang saya tak lagi berharap kamu kembali, karena saya percaya kamu pasti kembali jika memang awalnya kamu direncanakan ada dalam hidup saya. Selamat belajar, semoga keberuntungan saya menular padamu sehingga kamu banyak dipertemukan dengan orang baik dan hebat dalam hidupmu, seperti saya yang dipertemukan dengan kamu.


Source: Tumblr

PS. Dear kamu, saya baik-baik saja disini. Hanya saja dua hari ini saya sedikit kekanak-kanakan, ingusan, cengeng!

8 comments

  1. Hmmm dalem bgt mbak, saya udah ngira-pasti penggalan klmt kmrn ada hubungannya ama se2orang. Amin, saya doakan smg mbak Syam lullus cum laude n' bs ikhlas dg perpisahan kmrn.

    ReplyDelete
  2. cum laude eksplisit atau implisit?

    ReplyDelete
  3. wawawaw :) dalam banget artinya mbak. ini fiksi atau memang cerita hidup mbak? mmh.. yang tegar ya mbak. followed sekalian ya mbak :) salam kenal

    ReplyDelete
  4. masa depan itu adalah harapan, dan setiap ada pertemuan kan ada pula perpisahan..., untuk kembali hadir dalam kehidupan, maka selalu berharap pada masa depan adalah harapan yang terindah :)

    ReplyDelete
  5. selalu semangat mbak, ingat dan percaya kalau Allah maha mendengar :)
    salam kenal mb :)

    ReplyDelete
  6. berarti judulnya hush.. hush...

    ReplyDelete
  7. "Sekarang saya tak lagi berharap kamu kembali, karena saya percaya kamu pasti kembali jika memang awalnya kamu direncanakan ada dalam hidup saya"

    saya suka sekali mbak syam :)

    ReplyDelete