{Soroako} Pantai Kupu-kupu

Soroako, 26 Agustus 2012

Jarak tempuh dari terminal ke rumah Alfia kira-kira 15 menit, dekat dan sebenarnya jalan kaki pun bisa dijangkau, tapi karena kami adalah tamu istimewa dari kota yang kedatangannya sudah dinanti-nantikan makanya Alfia dan Bapaknya datang menjemput kami. Sudah menunggu dari subuh pula, sementara kami baru tiba pada pukul Sembilan lebih… haha, okey bagian ini kebohongan belaka #preet

Sampai dirumah Alfia kami disambut oleh Ibunya yang begitu bersemangat dengan kedatangan kami, wah… malah lebih excited si tante dari pada Alfianya. Huh! Terlalu! Setelah salim-saliman, kami masuk kamar menyimpan barang-barang, kemudian beristirahat. Lapaaaaar!!! Tak berapa lama Mie goreng, udang tepung goreng dan Ibu Alfia memanggil-manggil dari dapur, Alhamdulillah… sikaaaat!

Selama sarapan pagi yang agak kesiangan itu, kami bercerita tentang perjalanan ke Soroako yang jauhnya ampuuun ini, kemudian merencanakan akan kemana kita selama dua hari ini. Soroako bukan daerah yang besar, makanya bisa diputari bahkan hanya satu hari. Tapi saya agak malas-malasan sih kali ini, yah sekali-kali saya ingin begitu… liburan tanpa jadwal kunjungan yang padat, dipepet waktu dan semua yang serba terburu-buru. Makanya anak-anak agak sedikit gondok melihat saya yang agak lambat loading, apa-apa paling terakhir, apa-apa musti dipaksa-paksa dulu, haha… santai woy santai #nyengir

Okey, setelah makan kita sempat tidur-tiduran dulu, ngemil, ngecharge hape, mandi dan berangkaaaat! Tujuan pertama adalah putar-putar Soroako dulu, yang jadi driver seperti biasa adalah jeng Neni. Jagolah dia soal beginian...


Wow! Soroako itu tak begitu luas, kemana-mana kita disuguhi pemandangan hijau nan asri, sepi dari hiruk pikuk, kendaraan yang berlalu-lalang pun hanya satu atau dua unit, hmm… yang unik dari Soroako ini adalah rumah-rumah dinas yang diperuntukkan karyawan Inco, bentuknya khas daerah masih berupa rumah panggung baik itu dari karyawan kelas bawah sampai level manager. Selain rumah dinas yang berjejer-jejer, perumahan penduduk pun banyak yang disulap menjadi rumah kontrakan/rumah sewa untuk menampung para perantau yang bekerja ditambang Nikel. Yah mungkin Soroako ini ramai pada hari-hari kerja, karena penduduknya sebagian besar dari rantau kali yah.

Tapi, saya tak banyak mengambil gambar tentang suasana di Soroako sih… yang banyak malah foto2 narsis rombongan saya, haddeh!


Foto-foto diatas adalah foto yang diambil didaerah “Pantai Kupu-kupu”, letaknya tepat didepan perumahan dinas karyawan Inco level atas. Kereeeeen loh… hanya anehnya, disini kan tidak ada laut, nah lo tiba-tiba ada pantainya yah? Hihi… yah Pantai kupu-kupu itu bukan benar-benar pantai, tapi hanya satu dari titik tepian danau Matano, dimana ditempat ini orang-orang biasanya menikmati hembusan udara segar, sekedar duduk-duduk melepas penat ataukah menceburkan diri kedalam airnya. Seperti pantai pada umumnya.

Syam menjejak di Soroako, Finally!!!

Saat ke Pantai kupu-kupu ini, saya membawa kamera. Tapi dasar Oon, baterainya malah kelupaan dirumah Alfia (_._)”

2 comments:

  1. buset dah...
    kalo disuruh ikut rombongan ibu ibu kek gitu
    mendingan angkat tangan buruan pulang, hahaha

    ReplyDelete

Powered by Blogger.