Powered by Blogger.

Mendadak Malino

Pagi ini dapat sms dari Bayu (teman trip Belitong), katanya dia diajakin sama bossnya yang juga dari Jakarta untuk ubek-ubek kota Makassar, walau sudah sebulan lebih di Makassar Bayu belum ngerti apa-apa soal Makassar, belum tau jalan maka diajaklah saya karena menurut dia sebagai orang Makassar yang budiman saya Expertlah urusan menjelajahi kota ini. Haha, yaelah... Bayu sotoy! orang saya suka lupa jalan, saya masih bisa hilang di Makassar loh -__-"

Waktu dapat SMS itu saya sudah dikantor sebenarnya, tapi yah kerjaan juga gak banyak-banyak amat sih. Hanya membereskan STNK yang masuk, faktur dan pukul sepuluh lebih sudah beres semuanya. Tinggal titip kunci brankans ke Sule, dan sudah. Tidak lama Bayu menelpon, update posisi "di bawakaraeng" oh oke, sudah dekat itu dan saya pun bergegas meninggalkan kantor.

Saya dijemput depan MTC saja, maklumlah suasana depan kantor saya sangat crowded. Pas turun dari mobil kantor, sudah ada mobilnya Bayu dibelakang yang juga baru muncul dari arah Jl. Ahmad Yani. Diatas mobil ada 4 orang, Bayu, pak teguh (bossnya), mas Dani (teman kantornya), dan pak Idham (driver kantornya), tambah dengan saya dan jadilah kami berlima. Serasa powerangers saja... haha!
"kita ke Malino ya"
"hah?!"
Jarak Malino itu 2 jam dari Makassar, dan bukan tempat yang pas untuk didatangin Pergi-Pulang dalam sehari. Tapi karena pak Teguh keburu penasaran setelah direkomendasikan oleh seorang teman katanya, jadilah kita meluncur menuju Malino. Ini alamat gak keliling Makassar jadinya tapi hanya bisa mendatangi satu tempat, dan benar saja kami berangkat menuju Malino sekitar pukul 10:30, melalui jalur Samata. Tiba di Malino pukul satu lebih dan langsung saja cari makan siang. Kami makan siang di daerah hutan Pinus. Saat makan kita banyak ngobrol soal kuliner khas Makassar, dan semakin mendapati pak Teguh yang semakin penasaran. Beliau mulai melist nama makanan berikut tempat yang harus didatangin sebelum balik ke Jakarta. Sepertinya jiwa penjelajahannya masih amat sangat kuat, explorasi sampe mate!

September lalu waktu ke Malino bareng teman-teman kantor suasananya agak ramai, tapi sekarang sepi. Bukan musim ospek dan bukan musim liburan sih, makanya sepanjang jalan lowong... Oia, cuaca Malino sepanjang siang ini sangat-sangat GALAU, bentar mendung bentar terik, bentar hujan bentar gak. Waktu menuju kebun teh, tiba-tiba saja hujan dan gagal-lah misi masuk dalam kawasan kebun teh itu. Lagi pula harga tiket masuknya pun tidak masuk akal menurut mereka, apa coba bayar 50K/org hanya untuk akses perkebunan saja, ada juga sampai didalam pasti hanya foto-foto. Ya sudah, balik arah menuju air terjun Takappala.

Sepanjang hutan pinus cuacanya cerah ceria, singgah foto-foto dan jalan lagi. Yang paling excited dalam perjalanan ini yah Pak Teguh itu, semua tempat yang menurut dia oke di singgahi, captured! dan jalan lagi. Tapi sial, saat posisi sudah mendekati belokan menuju air terjun Takappala mendadak hujan bahkan muncul kabut tebal. WOW! seumur-umur ke Malino, saya bisa liat juga kabut sebegini tebalnya, serasa dimana gitu... kereeeeeen! Pak Idham tidak beranilah membawa kami ke lokasi air terjun, ya mengingat tempo hari jalannya memang cukup mengerikan, ditambah informasi dari pak Idham yang sudah diwanti-wanti oleh temannya jangan ke area air terjun jika hujan karena airnya bisa jadi melimpah, sudah banyak makan korban disana. Dan akhirnya sekitar pukul tiga kami kembali pulang, yah ini ceritanya numpang makan siang di Malino sambil menikmati pemandangan hijau memukau plus parade Kabut. Akh sukaaa!

Dalam perjalanan pulang kami singgah dulu foto-foto di area bendungan Bili-bili, yah ini juga sama, seumur-umur ke Malino baru kali ini saya singgah di Bendungan ini. Hihi, katrok ya! Dan short trip berakhir sekitar pukul lima lebih setelah saya diantar pulang dan tiba dengan selamat di rumah tercinta, tuh kan... gak ada namanya keliling Makassar kalau Malino dimasukkan dalam list, lagi pula Malino itu bukan area Makassar tapi masuk dalam kawasan Kabupaten Gowa.

Biar lebih afdol, saya sertakan captured saya selama perjalanan ini. Karena ini dadakan, makanya saya gak prepare membawa kamera, hanya mengandalkan kamera dari gemini saya yang juga dalam kondisi low...

Bayu lagi ngambil gambar pak Teguh
Perjalanan menuju Takappala, Kabut...
Gunungnya tetrtutup kabut
Pak Teguh, lagi nyari spot oke. Yang lain ngadem di Mobil :p
Lampu jalan di DAM Bili-bili, backlight euy!
salah satu view dari DAM Bili-bili
Gerbang Bili-bili, take dari dalam
Rombongan mendadak Malino [bayu|me|teguh|dani] captured by Idham

Ini liburannya random gegara cuaca yang memang belakangan sangat random, tapi okelah bagi saya pribadi senang sekali bisa bertemu dan berbincang dengan orang-orang baru yang hebat dibidangnya walau mungkin sekali seumur hidup. Well, mereka-mereka ini adalah para enginer perusahaan telekomunikasi. Sepanjang jalan omongannya kalo gak US Dollar ya BTS ya Tower atau kalau gak curcol-curcol para Jomblowan, dan mas Danilah sasaran empuknya, yah resiko jadi orang sabar, haha... Okkelah, saatnya saya beristirahat, mungkin karena hujan-hujanan tadi, kepala saya agak pening dan hidung mulai tersumbat. Hanya butuh tidur kalau begini mah, besok juga pasti sudah segar kembali. Amin.

Akhir kata, selamat ber wik-en ria semuanya :)

10 comments

  1. cie ... asik dong jalan2 :P

    judulnya kerennn bangaet seh ... :p

    ReplyDelete
  2. malino keren ya
    tapi kayaknya kok sering banget kesitu sih..?
    ada yang sesuatu banget ya..?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya kan deket mas, lagi pula kesitunya jg dg orang2 berbeda. Tempat paling dekat buat liat yang ijo-ijo, sejuk dan menyejukkan #halah

      Delete
  3. dilihat dari pic benar-benar galau cuacanya mbak

    ReplyDelete
  4. Wah, kenal nih kayanya ama objeknya :) tadinya saya mau nyusul juga kesana sekalian jalan-jalan, tapi bayu minggu depan dah rencana balik ke jakarta.

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha, terkenal deh si Bayu. tanggal 9 katanya dah balik dia:p
      tapi sayang juga Ky kl kesini, sampai kemarin kita jalan lagi eh malah dapat hujan. cuacanya lagi tarik ulur, kadang ujan kadang gak.

      tp kl main Makassar, kabar2 ya :)

      Delete
    2. Wooookaaay, belon pernah nih nginjekin kaki di Sulawesi :)

      Delete