{Makassar - Maros} Bravo, bantimurung dan ikan bakar andalas


Well, minggu kemarin saya menghabiskan banyak waktu diluar rumah. Mulai pukul 06:30 pagi saya sudah mengayuh sepeda saya kearah tak menentu, singgah sarapan di CK, mengayuh sepeda lagi menembus rombongan Jalan santai So Nice disepanjang jalan Ratulangi, menuju area anjungan pantai losari, dan menunggu Ical di Rotterdam. Dari Roterdam saya dan Ichal nongkrong sebentar di Dunkin membicarakan soalan mobiphotograph, bonusnya saya dapat bocoran aplikasi yang memang sudah lama saya cari, haha...

Pukul sepuluh lebih saya dapat sms dari Bayu, dapat ajakan makan siang dari pak Teguh. ok. saya ajak Kiki juga menemani soalnya biar saya ada temannya sama-sama cewek, hehe...

Pukul sebelas lebih saya sudah sampai dirumah, saya istirahat sebentar lalu bergegas lagi. Soalnya masih harus ke K-link dulu untuk urusan masa depan #gaya. Gak lama Bayu menelepon, katanya ketemuan di tempat makan rekomendasi kemarin, Sop Saudara Jl. Irian, belakang kantor saya. Tapi saya tidak bisa menyusul kesana, Kikinya juga belum selesai dandan, dia tipikal wanita sesungguhnya yang kalau keluar rumah harus dempul full make-up.

Sekitar pukul satu saya dan Kiki menuju Bravo, tempat paling recomended untuk makan Pisang Ijo dan penganan khas Makassar. Disana sudah ada Bayu, Pak Teguh, Pak Idham dan anaknya Yusuf, tidak ada mas Daninya lagi. Ya sudah, saya ikutan makan pisang ijo, Kikinya cuman pesan es buah. Kemarin memang Makassar lagi terik-teriknya, jadi passslah momennya.

Abis makan di Bravo tercetus ide untuk ke Bantimurung, nah ini adalah list pak Teguh yang sempat terlupa. Bantimurung itu wisata permandian Air terjun yang terletak di Kab. maros, sekitar 1 jam dari Makassar. Dan meluncurlah kami menuju Bantimurung. Asli dari kemarin suddenly trip melulu... alhasil kasihan Kiki yang pakai longdress plus heels sekitar 7cm, harus nyeker dibebatuan, saltum  (salah kostum) mode on :p

Sepanjang jalan menuju Bantimurung cuacanya bagus, tidak begitu terik, dibilang mendung juga tidak. Tapi begitu tiba dilokasi, sesaat setelah kami masuk gerbang Bantimurung hujan tiba-tiba turun dengan derasnya. Wew! alhasil kami berteduh dulu, menunggu hujan reda sambil obrol-obrol soal daerah-daerah wisata yang menarik. Kami menunggu sekitar 15 menit, hujan tak juga berhenti yang ada malah makin deras hingga tercetus ide dari pak Teguh untuk menjadikan hujan ini lahan bisnis: jualan jas hujan plastik sekali pake aja terus minta dipatenkan biar gak ada followernya. Haha...

Alamat hujan tak berhenti ini, tapi karena struktur Bantimurung yang rimbun makanya kami tembus saja, pun hujannya tidak begitu deras lagi. Banyak perubahan yang terjadi dilokasi wisata yang cukup terkenal ini, terakhir kesini setahun lalu waktu menemani kak Heru untuk liat-liat air terjun juga. Waktu kami datang orang-orang sudah bergegas untuk pulang, sudah sore, tapi masih banyak juga sih orang-orang (utamanya anak remaja) yang asik berenang, bermain-main air walaupun sambil hujan-hujanan.

Sayang sekali pemirsa saya tidak bawa kamera, oblek mati total dan gemini saya dalam kondisi low berat. Alhasil tidak ada foto2, hanya gambar diatas yang saya sempat take. Kalau di camdig pak Teguh sih banyak yang terabadikan. Ya sudahlah, lagi pula belakangan narsisnya saya tidak begitu akut lagi.

Dari Bantimurung kami kemudian mengejar matahari terbenam kearah Barat. Waktu masih di jalan tol, matahari terlihat begitu bulat, besar dengan rona jingga. Kereeen! Tadinya ingin sekalian ke Akkarena tapi melihat waktu sepertinya kalau kesana momentnya gak dapat, makanya kami ke kampung popsa saja. Tapi sama sih, karena view dari popsa ketutup dengan rangka kapal yang baru dibuat. Padahal pak Teguh sudah bercita-cita ongin mbuat foto siluet, hehe... ya sudahlah :)

Sekitar pukul tujuh malam, dari kampung Popsa kami pindah ke Rumah Makan TS di Jl. Andalas. Makan malam dengan menu ikan Kaneke kuning. Enak. Satu ikannya di buat menjadi 3 olahan, kepala untuk Sop ikan, sebelah badannya di goreng fillet dan sebelahnya lagi dibakar rica. Kuenyangnya tak tertahankan. Apalagi gratisan kan yah, hehe... inilah yang namanya banyak senyum banyak rejeki.

Okkelah, sekitar pukul delapan lebih saya diantarkan pulang dengan selamat sentosa. Sebelumnya mengantarkan Kiki dulu. Tanggal 9 ini Bayu juga sudah balik ke Jakarta, barengan pak Teguh juga. Tidak terasa sudah sebulan lebih. Ya ya ya... selamat jalan bro, have a nice life... jika ada kesempatan pasti ketemu lagi dah :)

5 comments:

  1. Wiiii.... satu hari yang panjang... apalagi dengan trakriran sebagai penutup.. lengkap sudah ^._.^

    ReplyDelete
  2. Replies
    1. hahaha, sama..
      lagi musim kangen sayang

      cepat pulang cepat kembali bawa oleh-oleh :p

      Delete

Powered by Blogger.