31 January 2012

Rina 'mengajak'saya ke Jepang!

Semalam saya berdiskusi dengan teman semasa kecil saya, namanya Galis Remina Babay. Saya memanggilnya Rina. Terakhir kami bertemu tahun 1997, waktu itu saya kelas 5Sd dan dia kelas 4Sd. Kami tinggal di asrama tentara yang sama (ayah kami tentara), hanya beda beberapa blok. Tapi karena ayah dia tugas keluar kota, jadilah dia ikut ayahnya pindah dan menetap di Jakarta sampai sekarang.

Well, dulu kami tak begitu akrab. Tapi saling tahu karena kami mengaji di masjid yang sama. Saya seangkatan mengaji dengan kakak dia, Rivi. Bertahun tahun tak bertemu, eh malah dunia maya mempertemukan kami. Setahun lalu saya melihat namanya di Facebook, nama 'Babay' itu langka saya bisa langsung mengenalinya tanpa musti lama mengingat-ingat. Dan kami berteman di Facebook, dari situlah kami sesekali ngobrol via Facebook chat.

Dan apa yang istimewa dari si Rina ini? Hmmm... tentu bagi saya dia Istimewa karena bisa membuat saya iri. Dia yang sewaktu kecil adalah gadis Jutek berubah begitu ramah dan enak diajak ngobrol. Cerdasnya terasa. Pengetahuannya luas. Okey, mungkin wajar karena dia tumbuh dan besar di Ibu Kota. Dan lagi kesibukan dia sekarang memang menuntut dia untuk selalu berfikir dan berkembang. Rina adalah seorang pengajar muda, dia mengajar Bahasa Jepang dan sekarang pun dia sedang konsen dalam tema Pendidikan Pedagogik Kritis. Dia menikmati apa yang sedang dia jalani sekarang ini, karena sudah menjadi tujuan hidupnya dia. Hmmm... what a life!

Okey, mungkin saya iri mendengar begitu mudahnya Rina mengatakan bahwa apa yang tengah dia jalani saat ini adalah Tujuan hidup dia. Panggilan Jiwa. Kemantapannya justru memperlihatkan kalau dia mulai matang. Jika sudah begini, saya akan munculkan sosok Rina sebagai pembanding diri saya yang nota bene masih bingung dan belum juga mantap perihal tujuan hidup. Hal yang menjadi panggilan jiwa. Atau apapun yang membuat dahi sedikit berkerut jika di pikirkan lebih jauh, tapi justru memberikan kepuasan yang tak ternilai. Pelan-pelan memang saya mulai tidak perduli dengan hal-hal seperti itu. Saya mulai menyederhanakan pemikiran. Saya hanya ingin hidup dan berarti dalam lingkungan saya. Itu saja.

Tapi nyatanya 'mau' saya tak sesederhana itu. Ambisi saya masih menggebu, walau sebenarnya saya mulai kehabisan tenaga. Rumput sebelah selalu terlihat lebih hijau dimata saya. Begitu mengalihkan perhatian sampai-sampai rumput sendiri tak dirawat. Lost Focus.

embicaraan kami mulai mengarah pada satu pembahasan, tentang minat saya. Tentang kesenangan dia. Tentang buku-buku yang kami baca. Tentang penulis yang kami idolakan. Dan banyak hal lagi yang membuat kami terasa lebih akrab satu sama lain. Saya rindu bertukarfikiran seperti ini. Membicarakan hal-hal sederhana tapi berarti dan cukup membuat saya kembali merenung. Hmmm... saya jadi curiga, tanpa sepengetahuannya dia dikirim oleh Tuhan. Dia datang disaat saya sedang sedih, bingung dan cenderung rapuh. Dia datang seperti papan penunjuk jalan, mengarahkan saya kepada mimpi-mimpi besar yang saya lontarkan dengan suara kecil hari itu, suara seperti seseorang yang tak ada nyali.

Apakabar kamu 'mimpi ke Jepang'?


P.S. Sore tadi saya meeting bersama customer dari Tokyo, Jepang. Dia memanggil saya Syam San, tapi tak mengajak saya untuk ikut ke Jepang besok pagi. Huhhhh!

posted from Bloggeroid

30 January 2012

#8 Sebuah Tanya















 


Akhirnya semua akan tiba
Pada suatu hari yang biasa
Pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui

Apakah kau masih bicara selembut dahulu
Memintaku minum susu dan tidur yang lelap?
Sambil membenamkan letak leher kemejaku

Kabut tipis pun turun pelan-pelan di lembah kasih, lembah mendalawangi
Kau dan aku tegak berdiri
Melihat hutan-hutan yang menjadi suram
Meresapi belaian angin yang menjadi dingin


Apakah kau masih membelaiku semesra dahulu
Ketika kudekap kau
Dekaplah lebih mesra, lebih dekat

lampu-lampu berkerlipan di Jakarta yang sepi
Kota kita berdua, yang tua dan terlena dalam mimpinya
Kau dan aku berbicara
Tanpa kata tanpa suara
Ketika malam yang basah menyelimuti Jakarta kita


Apakah kau masih akan berkata
Kudengar derap jantungmu
Kita begitu berbeda dalam semua
Kecuali dalam cinta

hari pun menjadi malam
Kulihat semuanya menjadi muram
Wajah-wajah yang kita tidak kenal berbicara
Dalam bahasa yang kita tidak mengerti
Seperti kabut pagi itu


Manisku, aku akan jalan terus
Membawa kenangan-kenangan dan harapan-harapan
Bersama hidup yang begitu biru

Soe Hok Gie
Selasa, 01 April 1969

P.S. Puisi Indah ini dari dan untuk Soe Hok Gie. Dalam beberapa hal saya begitu mengidolakan dia. Ini memang bukan puisi buatan saya, tetapi akan tetap saya masukkan dalam Project 30 Hari Menulis Puisi.

posted from Bloggeroid

29 January 2012

Melihat Angka Kembar

Okey, sesaat sebelum saya menuliskan postingan ini saya melihat angka kembar di ponsel saya. 10:10… wew, lagi-lagi angka kembar.


Well, sebenarnya persoalan melihat angka kembar ini mulai sering saya pertanyakan kepada beberapa teman di kantor. Saya mulai gemes, ada apa gerangan kok ya saya selalu saja mendapati diri saya melihat jam digital dengan angka kembar, malah sehari bisa beberapa kali, seperti misalnya di angka 09:09, 15:15 20:02, etc dan paling sering mata saya terpaku di angka 10:01 dan 10:10. Gak hanya di hape, di komputer atau di jam tangannya teman.

Beberapa teman mengatakan itu biasanya pertanda ada yang rindu. Hmmm, rindu? Kaitannya dimana yah kira-kira, parahnya teman saya juga taunya dari orang-orang jadi dia gak bisa menjelaskan lebih detail hubungan antara Lihat angka kembar dan Ada yang rindu. Setahu saya kan kalo soal rindu itu identik dengan bulu mata yang jatuh, tapi itu juga meragukan sih. Orang saya setiap hari ada saja bulu mata yang jatuh kadang malah bisa sampai tiga helai diwaktu yang bersamaan, siapa sih yang rindu berlebihan sama saya? telpon gak pernah sms gak pernah… mana ketahuan siapa yang rindu, yang ada lama-lama bulu mata saya habis. Rontok. Gak usah rindu kalau gitu deh, yah kalau gak ada pulsa kita twitteran aja.

Gak puas dengan jawaban teman, tadi pagi saya coba gugling kembali. Hmmm, jawabannya kebanyakan asal-asalan, entahlah apa benar apa gak. Pokoknya saya gak mau langsung percaya dengan asumsi-asumsi yang ada. Berikut beberapa tafsiran perihal Melihat angka kembar ala mbah Google:

  1. Tafsir yang katanya dikelilingi Malaikat
  2. Tafsir angka Kematian
  3. Tafsir yang katanya Insting Kuat
  4. Tafsir yang katanya ada yang Rindu, seperti kata teman saya.
  5. Tafsir yang katanya awal dari masalah serius dalam hal psikologi, dan benar-benar putuh psikiater untuk menangani masalah itu. Haddehhh! ini yang paling parah,

Jadi gimana? Yah gak tau juga… saya musti nanya kemana lagi? Tanya ke adek saya yang yang lebih oke pemahaman Agamanya malah saya diketawain, gak usah menghubung-hubungkan sesuatulah. Kayak orang kebanyakan. Soksok-an menebak Takdir. Ya sudahlah… saya mau buat tanda sendiri aja kalo gitu. Apa itu?

Okey, saya sering melihat angka kembar. Itu tandanya saya memang punya jodoh yang kuat dengan sesuatu yang kembar, mirip dan identik. Loh kok? Yah memang… buktinya, dari jaman SD sampai Kuliah saya selalu saja dipertemukan dengan anak kembar. Waktu SD saya sekelas dengan si kembar Tommy&Timmy. SMP sekelas sama si kembar Jalfiani&Jalfianti. SMA saya pun sekelas dengan sikembar Endang&Tri. Pas kuliah tetap punya teman kembar Mella&Melly, tapi yang Melly ini gak sejurusan. Dia anak sastra Inggris, tapi tetaplah saya sering melihat mereka berdua. Gak hanya dibangku sekolah sih, dibeberapa komunitas yang saya ikuti pun ada anak kembar yang dua-duanya juga ikut aktif. Dan kembar-kembar ini semua adalah kembar identik. Nah?! Apa coba… hidup saya banyak dipertemukan dengan anak kembar. Makanya saya selalu senyum kalau lihat anak kembar, serasa dekat dengan perjalanan hidup saya.

Will see deh, kira-kira apa yang akan terjadi dengan angka kembarnya saya.

P.S. Punya anak kembar asik kali yah?! Hehehe…

Makassar, 28/1/2012

posted from Bloggeroid

Balada Air Mata

Kelakuan saya kemarin seperti orang lepas kendali. I feel im getting crazy. Saya menangis seperti orang yang patah hati. Padahal hati saya baik-baik saja. Dan saya tidak harus memastikan ke dokter kalau memang hati saya tetap utuh. Jangankan patah, saya yakin retakpun tak ada. Memang sih ada sedikit rasa perih, tapi bisa jadi itu pun karena saya kebanyakan makan sambal.

Dan lihat, pada akhirnya waktu jugalah yang banyak mengambil peranan dalam kasus saya ini. Lama2 saya kok mrasa lebay sendiri. Huh?! Usia boleh 25tahun 7bulan 1hari, tapi kok masih bisa berfikir dunia seperti tak mendukung keinginanku. Dan Allah kok tak merestui pilihanku. Tiba-tiba merasa sendiri dan butuh sendiri. Okey, saya mungkin kehilangan sesuatu. Mungkin bisa dibilang kehilangan seseorang yang sebenarnya saya tak begitu berharap banyak dari dia, yah tapi karena saya ada rasa tetap saja saya merasa sedih dan harus merayakan kesedihan ini dengan sedikit air mata. Dan rasa Perih.

Tapi sudahlah. Badai pasti berlalu, dan Matahari pasti akan selalu kembali bersinar. Setidaknya saya mendapat pelajaran berharga. Menurut saya Menangis adalah bahasa universal, untuk mengadu. Banyak hal yang menyebabkan manusia menangis. Dan itu Manusiawi. Yang paling penting adalah menangis itu tidak samasekali memperlihatkan kelemahan pelakunya. Pun sebelumnya saya belum pernah merasakan tangisan dengan cita rasa seperti ini. Yah anggap saja saya tengah melakukan wisata perasaan. Merasai hal-hal yang belum dirasa sebelumnya.

P.S. Jatuh Cinta itu membuat hati berbunga-bunga. Tapi putus cinta justru bisa memperlihatkan bunga mana yang aseli bunga mana yang palsu.

Makassar, 28/1/2012
posted from Bloggeroid

28 January 2012

#7 N.O.L

 1.
NOL adalah titik renungan
Berkutat pada hal yang telah terlewatkan dan yang akan dilewatkan
Untuk sebuah pencapaian hakiki

2.
Ku ingin melangkah menjajaki angka positif
setelah Aku berlama2 berkutat di barisan angka negatif
Bersama masa lalu
Bukan untuk melupakan, tapi sebagai loncatan
Untuk hidup yang lebih bermakna

3.
Nol adalah kekosongan
Dan kosong adalah Hampa tanpa apa
Butuh sentuhan mimpi untuk membuatnya berisi
Bukankah itu yang namanya kehidupan?


Makassar, 27/1/2012

26 January 2012

Membebaskan Impian

Hari ini mata saya memerah. Panas. Sekuat apapun saya menahan, toh air mata itu tumpah juga. Apakah saya menangis? Bohong jika saya bilang tidak.

Tidak penting kenapa saya menangis. Tidak penting kenapa saya bisa menjadi sedemikian rapuhnya. Toh dalam beberapa jam saya sudah lebih baik. Saya menangis untuk meluapkan perasaan, berteriak tanpa musti khawatir ada yang mendengar. Air mata adalah aliran kata yang hanya bisa diartikan oleh pemiliknya.

Dan setelah ini? Pilihan saya hanya satu. Melanjutkan hidup dengan kembali menggandeng impian-impian yang telah lama saya taruh dalam laci meja kerja. Dua tahun sudah mereka disana, terkunci rapat. Besok setelah tiba dikantor, saya akan membebaskan mereka. Menerbangkan mereka kelangit. Sebelumnya saya ingin menitip pesan "jemput saya bulan enam".

Malam ini saya harus cepat tidur. Agar besok terlihat segar. Saya tak ingin impian-impian saya kaget melihat saya yang sedang berantakan. Mata bengkak. Muka kusam. Saya harus bisa meyakinkan mereka, bahwa setinggi apapun mereka terbang saya pasti bisa menggapai dan menemui mereka pada satu ujung waktu.

Gambar milik Isabella Via I Can Read

P.S. Maaf, saat ini saya seperti tak punya tenaga untuk mengunjungi blog teman-teman. Menanyakan kabar, sementara kabar sendiri sedang tidak baik. Saya hanya ingin menulis dan menulis. Untuk sementara biarlah seperti ini.

posted from Bloggeroid

#6 The Point Is...

Image From: I Can Read

P.S. Tapi apa jadinya jika hanya kita yang bisa menentukan kepada siapa kita akan Jatuh Cinta?

Makassar, 26/1/2012

25 January 2012

#5 I Hate This Feeling

Kamu membicarakan tentang keputusanmu
Tentang mimpi-mimpi besarmu
Tentang pencapaianmu
Dan tak ku temukan sedikitpun space untuk bisa aku masuki
'Ruangmu' terlalu sesak, dan aku mundur

I hate this feeling

Semoga ini hanya sementara
Karena kamu kembali mengganggu pikiranku

Makassar, 25/1/2012

posted from Bloggeroid

Tutorial: Cara Mengubah Domain blogspot.com menjadi .com

Sesekali blog saya boleh dong berbagi tutorial, berhubung hal yang akan saya bahas adalah hal yang bar-baru saja saya terapkan pada Rumah Matahari saya ini. Trus beberapa orang juga menanyakan bagaimana  caranya, tidak ada salahnya saya berbagi kemudahan dan kekerenan. Apa itu? Perihal perubahan domain dari blogspot.com ke .com, anda Tertarik? Lets cekidot…

Ada beberapa cara untuk membeli domain dot com (.com), bisa melalui blogspot ataukah melalui situs penyedia hosting dan domain. Kalau yang lewat blogspot skip sajalah, karena akan meminta nomor kartu kredit atau menggunakan akun paypal. Settingannya pun manual. Mending pake situs yang menyediakan jasa pembelian domain seperti IDwebhost tempat saya membeli domain www.syamatahari.com atau bisa juga di IDwebspace dan masih banyak situs yang sejenis. Tergantung selera. Biayanya memang lebih mahal, tapi worth it lah yah. Simple, kita terima beres.

Langkah pertama. Tentukan alamat tempat membeli domain, hubungi CSnya minta dipandu sampai anda mendapatkan domain yang anda inginkan. Jika formnya sudah dilengkapi, anda akan segera mendapatkan email mengenai konfirmasi pembelian dan biayanya berikut nomor rekening tujuan pembayaran. Domain saya www.syamatahari.com, saya beli dengan harga Rp. 96.237,- jangka waktu satu tahun. Mahal gak? gak-lah... kan kita cuman beli domain, hosting tetap nebeng di blogspot. Setelah di transfer, tunggu beberapa jam dan domain anda siap digunakan.

Langkah kedua. Setelah domain siap digunakan, berikutnya lakukan setting sesuaian pada akun blogspot anda. Saya sempat salah tindakan disini, sehingga blog saya malah dialihkan ke alamat subdomain www.blog.syamatahari.com, tapi untung bisa di urungkan aktifitasnya. 


Berikut langkah-langkah settingan di Blogspotnya, lihat bagian yang dalam kotak hijau yah. Klik gambar untuk memperbesar.


1. Klik DASBOR  > SETELAN > PENERBITAN kemudian klik Domain Ubahsuaian.



2. Jika anda suda memiliki/membeli domain, klik kotak hijau: Beralilah ke setelan lanjutan.



3. Berikut Penampakan setelan Lanjutan. Pada kolom hijau isi dengan nama domain anda, dengan format: www.namadomain.com. Kemudian pada bagian gunakan file host yang hilang, silakan centang option Tidak. Kemudian, isi word verivikasi dan klik Simpan Setelan.

4. Setelah tersimpan, muncullah page berikut. Secara sekilas hampir sama dengan page sebelumnya (diatas), tapi sebenarnya beda. Pada page ini kembali lakukan tindakan yang sama Pada kolom hijau, isi dengan nama domain anda, dengan format: www.namadomain.com. Jangan lupa, pernyataan dibawahnya di centang. Kemudian pada bagian gunakan file host yang hilang, silakan centang option Tidak. Kemudian, isi word verivikasi dan klik Simpan Setelan.



Dan domain anda sudah bisa digunakan, rasakan sensasinya!!! Sebenarnya rasanya sih sama saja, hanya lebih terlihat lebih keren dimata saja kok. Lebih profesional. Ehehehe. Btw, perubahan domain ini akan membuat posisi pagerank pada blog anda menjadi nol kembali, dan menghilangkan widget daftar blog yang anda ikuti. Tapi keunggulannya, ketika ada orang yang mengakses blog anda melalui URL blogspot.com (alamat lama), sertamerta mesin peramban akan mengarahkannya ke URL dengan domain baru anda. Selamat Mencoba.

P.S. Wuihhhhhh, saya Kereeeeeeeen... ternyata saya bisa juga bikin Tutorial sederhana. Semoga bermanfaat. Xixixixxi^^ 

24 January 2012

#4 Mission Accomplished

Lihat.. bagaimana Tuhan menitipkan saya begitu banyak keberanian. Mendobrak hal-hal yang tak wajar bagi sebagian orang. Tapi justru menjadi hal prinsipil untuk saya.

Jika sudah seperti ini, saya bisa tidur nyenyak.

P.S. Ini tak terdengar seperti puisi. Tapi tak apa, emosi saya hanya mampu menjejakkan kata-kata ini. Anggap saja ini Puisi.

posted from Bloggeroid

23 January 2012

Untuk perempuan: Jika Cinta Bilang Cinta.


Tulisan ini special untuk dua sahabat saya yang tengah terombang-ambing oleh perasaan. Cinta yang membingungkan. Yah, cinta orang dewasa… #eeaaa

Apakah ada yang salah ketika seorang perempuan menyatakan cinta kepada seorang lelaki?

Sebelum menjawab pertanyaan saya ini, lepaskanlah ego kalian sebagai seorang perempuan dan sebagai seorang lelaki. Ini bukan perkara Agresifitas. Atau perkara pantas tidak pantas. Kita ini sama-sama manusia, punya akal dan perasaan. Kita sama-sama punya daya juang untuk meraih apa yang kita inginkan, meraih sesuatu yang memang berharga dalam kehidupan kita kedepannya. Persetan dengan kata Tabu, itu adalah ciptaan manusia. Bukan hukum Tuhan. Jadi? Saya ingin kembali bertanya…

Apakah ada yang salah ketika seorang perempuan menyatakan cinta kepada seorang lelaki?

Tanyakan itu pada saya. dan saya akan menjawabnya. Tapi sebelumnya saya ingin bercerita. Sesuatu yang sangat pribadi, mungkin ini rahasia. Tapi bukan Aib. Ini tentang satu Fase dimana saya mulai memandang Cinta itu tak lagi rumit.

Saya pernah berpacaran dua kali. Saat SMA dan awal kuliah. Saat SMA saya berpacaran dengan seseorang yang jauh lebih tua dari saya, dia anak kuliahan. Sementara diawal kuliah justru saya terjebak cinta sesaat dengan teman angkatan sendiri. Mereka adalah dua orang dengan karakter berbeda, latar belakang berbeda. Cara mereka berbicara dan cara mereka memegang tangan saya juga beda. Yang sama, mereka sama-sama muslim dan sama-sama suka sama saya. Dan saya? entahlah… awalnya saya tak ada rasa, tapi lama-lama saya belajar menyukai mereka. Mulai nyaman dan terbiasa ada bersama mereka. Hingga pada akhirnya, kami menemui jalan buntu. Dan mendapati kenyataan, bahwa tidak ada sesuatu yang mampu membuat kami satu sama lain mempertahankan hubungan. Dan kami berakhir. Tanpa air mata. Yang tersisa hanyalah perasaan tak terbiasa saja. Tapi itu hanya perkara waktu.

Dua kali gagal merupakan cambuk bagi saya. Saya memutuskan tidak lagi berpacaran. Toh Agama saya pun melarang hal itu. Yah kalau memang cocok, kita nikah saja. Tapi keputusan itu terlalu dini, perasaan saya masih labil dan nyatanya saya kadang mendapati diri saya suka (baca: kagum) pada beberapa sosok lelaki yang mampir dihidup saya. Berandai-andai kalau saya menjadi pacar mereka pasti saya akan ketularan cerdas, dan kalau kami nikah anak-anak kami pun pasti cerdas. Tapi tak lama, semuanya kembali biasa. Karena pada dasarnya saya hanya kagum pada mereka. Bukan cinta.

Hingga pada suatu hari saya bertemu dengan seorang Lelaki dari masalalu saya, teman kecil saya saat SMP. Dia cinta monyet saya. Tapi kami tidak pernah berpacaran. Belasan tahun tak bertemu, dan sekarang dia sudah besar, dewasa dan mandiri. Dia juga suka Photography, sama seperti saya. dan itu menjadi bahasan yang membuat saya nyaman berdiskusi dengan dia. Saya kembali diserang rasa suka. Mungkin cinta. Damn!

Dan benar, ini adalah cinta. Sesuatu yang mendorong sisi heroic dalam diri saya untuk mendapatkan sesuatu yang saya anggap berarti. Dia adalah bagian hidup yang saya harus perjuangkan. Saya meminta petunjuk-Nya dan pendapat sahabat saya yang mengenal dia dengan baik, dan saya mantap. Saya menyatakan cinta padanya, melalui satu tulisan di Rumah Matahari saya ini. Saya bukan orang yang bisa berlama-lama ada pada batas antara. Just say it, Yes or No. Hitam atau Putih. Dan hasilnya? Kata dia Blog saya keren, saya tersenyum. Waktu membuat kami semakin akrab dalam hubungan persahabatan, saya tak lagi menyimpan cinta diam-diam. Harapan kosong. Perasaan yang sebenarnya menyiksa tapi dinikmati oleh banyak orang didunia ini. I fell free!

Apakah ada yang salah ketika seorang perempuan menyatakan cinta kepada seorang lelaki?

Tidak ada yang salah. Tapi tergantung perempuannya juga. Mungkin malu, mungkin merasa tabu, mungkin takut dianggap agresif? Sudahlah! intinya jelas. Masalah Jodoh pun adalah rahasia Besar Allah, sama seperti rejeki kita harus berusaha untuk mendapatkannya. Tapi jangan katakan cinta pada sembarangan orang. Katakan cinta pada dia yang kamu cinta tapi terlalu lama membuat kamu menanti, yang hanya bernyali memberimu sinyal-tanda-dan-hanya-tanda. Katakana cinta kepada dia yang benar kau anggap tepat dan pantas untuk menjadi pemimpin-mu nanti. Katakan cinta, jika memang kamu serius untuk menjalin hubungan yang lebih serius. Cinta orang dewasa. Hati orang siapa yang tahu? Dan bagaimana jika dia ternyata suka tapi tak punya nyali, atau mungkin merasa tidak pantas. Katakan cinta, sebelum kamu akhirnya berucap kata penyesalan.

Jika dia menjawab iya. Selamat. Segeralah menikah. Dan jika dia menjawab tidak. Tersenyumlah, dia bukan rejekimu. Bukan jodohmu. Menangislah seperlunya. Jangan memaksakan, toh kamu tak ada kuasa menentukan hati orang. Lupakan perasaan itu. Dan buka hati untuk dia-dia diluar sana yang siap untuk menemukanmu. Hidup ini simple sayang jika kamu melihat dan menjalaninya simple… move on! Dan ingat, jangan sembarangan jatuh cinta. Bagaimanapun, kita berhak memilih. Perempuan pun harus punya sikap.

P.S. Hey kalian, sahabatku tercintah… kita ini Perempuan special. Terlalu tangguh menjalani hidup. Mungkin Tuhan sedang bingung, menentukan lelaki macam apa yang pantas mendampingi kita nantinya. Lelaki yang bisa mengimbangi kemandirian kita. Kalau kalian masih ragu? Hahaha… selamat meragu. Selamat bertemu kembali dalam perbincangan selepas kantor, siap-siap untuk mentraktir saya segelas coklat hangat.

posted from Bloggeroid

#3 Bersahabat Senja


1.
Dikiranya senja yang menggelapkan bumi, nyatanya senja hanya sebuah moment perantara sebelum siang berganti malam. Dimana matahari berada dibawah batas cakrawala. Dan langit me-merah. Merona marah.

2.
Bagaimanapun. Dimanapun. Senja akan selalu menjadi batas antara. Dengan warna yang sama dia menjadi sesuatu yang dinanti jutaan pasang mata. Diatas bangunan tinggi. Diatas bukit. Ditepi pantai ataukah di tengah lautan. Menanti perubahan rona kontras. Siang kemudian malam. Terang kemudian gelap. Dan aku menanti senja pada satu sudut ruang bersekat.

3.
Aku memiliki batas antara itu. Selalu ada bersamaku. Selepas kantor. Duduk bersama. Menikmati minuman kesukaan kita masing-masing. Mendengarkanmu bercerita dengan emosi menggebu. Kamu tertawa kemudian menangis. Serupa siang berganti malam. Hey, kau tahu? Mukamu senja. Bibirmu laut. Dan aku suka melihat senja dan merasakannya sedekat ini.

Makassar, 23/1/2012

posted from Bloggeroid

22 January 2012

#2 Demikian


Dan semua berakhir dengan cara seperti ini. Kau tak pernah tahu berapa dalam jejakmu membekas dalam hidupku, kau tak pernah perduli begitupun diawalnya.

Seperti kataku, aku dan kamu berakhir. Sertamerta dunia mendukung dan meletakkanmu jauh dari keseharianku. Ada bagusnya seperti ini, paling tidak aku tak perlu bersusah payah melupakanmu. Membuang bayangmu yang perlahan dan pasti menggerogoti imajinasiku. Aku memilih membencimu saja.

Demikan aku berkisah.
Tentangmu.
Sampai disini saja.

Makassar, 22/1/2012

posted from Bloggeroid

21 January 2012

#1 Kita adalah Laut

Senja di Tanah Lot - Bali
Kadang aku berfikir, titik paling romantis dalam sebuah hubungan adalah ketika kita ada dalam masalah. Ego kita bentrok. Aku menangis. Kemudian menjauhimu. Dan ternyata aku tak terbiasa tanpamu.

Karena kita adalah laut.
Tanpa Ombak, laut membisu.
Tak ada gairah.

Makassar, 21/01/2012

posted from Bloggeroid

20 January 2012

3 Things

DeviantArt Collection

Pertama. Ternyata saya tak bisa lama-lama jauh dari rumah.

Kedua. Home, adalah lagu cinta paling universal yang selalu membuat saya rindu rumah dan lagu ini sudah menjadi bagian dari Rumah Matahari saya sejak tahun 2008 lalu. Sempat saya merasa sedikit jenuh, kemudian menggantinya dengan beberapa lagu dan itu wajar. Karena toh pada akhirnya Rumah adalah alasan untuk kita kembali pulang. Dan lagu Home milik Michael Buble akan selalu menjadi bagian dari Rumah Matahari saya. Menjadi lagu yang akan membuat teman-teman saya, bahkan mungkin juga anda untuk selalu mengingat saya ketika mendengarnya.

Ketiga. Mulai besok tanggal 21112 sampai tanggal 21212 saya akan konsisten untuk membuat tulisan dengan tag Kamar 99 Sajak yang akan saya tulis setiap harinya diblog saya ini. Jumlahnya nanti akan ada 99 tulisan. Doakan saya konsisten :)

P.S. #eh Hari ini saya posting tiga tulisan loh, "semangatku tak akan pernah luntur lagi writing all day long"--joget2 sm*sh. I am on fire Masbrow Mbaksist.

posted from Bloggeroid

Jangki Merokok didepangku Kodong'ee

Gambar diambil dari SINI
Hey kalian, manusia-manusia PEROKOK!!!

Weiii, berenti2 meko... ko siksaku hidup didunia, sudahmi kita susah bernafas gara2 barang2 semakin mahal belum lagi itu debu2 yang terbang bebas plus asap2 pete2, manalagi ko pi tamba2i dengan asap rokok. Tercemarnya kurasa hidupku, ckckckc!!!


Kalau debu, paling menempel dibadan… mandiki’ pake sabun hilang tommi harum tommi badanta. Tapi yg TBC, jangan tong lupa slalu bawa masker.


Nah kalau asap rokok?! Rugi bertubi… Asapnya itu bikin pencemaran nah, kalian yang hisap saya yang hirup, masuk kehidungku na kotorimi paru2ku. Kalian pasti tauji kalo perokok pasif (kayak sayami inie) yang kena dampaknya lebih besar dari pada kalian yang aktif, dan ini brarti PENYAKIT! Emdede, rugi2nya kurasa sakit gara2 orang lain yang tidak sadar kalo merugikan orang lain. Belum lagi, itu asapnya juga bikin kuning2 baju trus bikin kita benar2 berbau rokok, saking kerasnya. Kan tidak capekjeki itu orang mencuci, di kucek2 sampai hilang kuning2nya bajuta, bagus kalo hilangji. Kalau tidak?! Itu juga rugi2ku rasanya kalau sudahmeki pake parfum harum2, eh kena asap rokok hilangmi tommi aroma parfumta, padahal lebih mahal itu parfum termurah dari satu batang rokok. Kayaknya aroma rokok daya lengketnya dahsyat, sampe2 kita yang tidak merokok baunya sudah kayak pabrik rokok. Inimi yang dibilang rugi bertubi2!!!


Seandainya itu kalian yang merokok kalian yang dapat mudaratnya, mau kalian hisap satu pabrik satu hari please!! tafaddall!! Do it!! Inikah KALIAN yang melakukan, KITA yang ikut menanggung rugi2nya. Masalahnya juga, jumlah perokok aktif mulai banyakmi apalagi ada isu yang mendompleng dibalik dipujanya itu rokok “orang yang merokok kelihatan lebih macho” atau juga “merokok bisa redakan setress” maka tambah tinggimi ratingnya. Tambah sempit tommi ruang geraknya perokok pasif, kita kekanan dikanan ada yg merokok, kita lari kekiri dikiri ada yg jg merokok.


Sekarang tempat paling nyaman itu mungkinruang ber-AC walaupun sesungguhnya juga tidak begitu sehat kalau terus-menerus. Mungkin ada baiknya kalo perokok itu dikasih ruang isolasi, para2nya perokok kasi satu box kayak yg di mall2. Supaya mereka yg jadi pelaku aktif sekaligus pasif, isapmi sekalian dengan asap2nya. Terus, kasih himbauan dilarang merokok di tempat UMUM dan TERBUKA (outdoor), himbauannya pake penjagaan superdupersangat ketat (kalau perlu ada polisi khusus sweeping perokok, yg kedapatan merokok kena tilang dan harganya sama seperti kalau tidak bawa SIM/STNK) plus sangsi buat yang melanggar tentunya.


Buat ibu2 yang juga tidak suka sama rokok and aromanya, tapi dirumahnya menyediakan asbak rokok. Mending itu asbak di pecahkan bu, terus sisa2 pecahannya di bingkai menyerupai asbak, trus pajangmi di ruang tamu. So, kalau nanti ada tamu yang cari asbak, kita tunjukmi itu hiasan dengan mimik muka PEMENANG. Terus kalau suami atau anakta ada yang merokok, terus tidak bisa berhenti bikinmi saja aturan TIDAK BOLEH MEROKOK DIDALAM RUMAH dan SEKITAR PEKARANGAN. Hahahha, insyaALLAH rumahta tidak terkontaminasimi lagi sama rokok dan aroma2nya!

P.S. Pagi-pagi diangkot hidup saya sudah tercemar asap. huh!!! dan ini adalah postingan ulang dengan perasaan yang sama. TERANIAYA. Untuk kalian, manusia-manusia perokok!
 

Alergi

Alergi atau hipersensitivitas tipe I adalah kegagalan kekebalan tubuh di mana tubuh seseorang menjadi hipersensitif dalam bereaksi secara imunologi terhadap bahan-bahan yang umumnya imunogenik (antigenik)atau dikatakan orang yang bersangkutan bersifat atopik. Dengan kata lain, tubuh manusia berkasi berlebihan terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing dan berbahaya, padahal sebenarnya tidak untuk orang-orang yang tidak bersifat atopik. Bahan-bahan yang menyebabkan hipersensitivitas tersebut disebut alergen.

Sumber: Wikipedia. Dan saya tidak mengerti.

P.S. Dua hari ini saya sedang alergi parah. Butuh penanganan khusus. Butuh laut. Butuh kasih sayang.

posted from Bloggeroid

19 January 2012

Segelas Coklat Hangat


Dan ini tentang hidup... sesuatu yang kau rindukan untuk berjalan sebagaimana indah yang kau ketahui, kau menafikkan takdir dan mencari pembenaran atas ketidak sesuaian harapanmu. Kau kecewa dan kau sebenar-benarnya kalah.

Dan ini tentang hidup... adakah hari dimana kau melupakan tuhanmu? Ataukah hari dimana sejenak kau lupakan ambisimu? Leburkan semua dalam satu kesatuan dirimu dan kan kau dapati apa itu hidup yang sebenar-benarnya.

Dan ini tentang hidup... jika kau merasa kalah maka kalah lah kau. Dunia ini tak membutuhkan kamu yang berpasrah diri, yang terlalu naif menghadapi hidup. Bangkitlah... kita ini kuat, itu jika kau percaya bahwasanya dia akan selalu menularkan Energinya dalam setiap harap. Sujudlah dan menangislah.

Makassar, 07/07/2011

P.S Tulisan yang lahir setelah berbincang panjang lebar dengan Yudi Darmawan via YM, dia adik saya di dunia maya sekaligus guru kehidupan. Terimakasih. Karena ini tentang hidup, pilihan kita hanya dua. Menjadi Pecundang atau Pejuang. Dan saya? Sedang menikmati coklat hangat dalam ruang batas keduanya

posted from Bloggeroid

18 January 2012

www.syamatahari.com

Google Collection
Terimakasih untuk IDwebhost dan mas Anang yang dah bantu saya untuk dapat domain baru di www.syamatahari.com. Yah walau butuh waktu seminggu karena saya yang selalu gak sempat transfer biayanya, belakangan saya agak sok sibuk :)

Terimakasih buat pemilik YM CS IDwebspace yang profile YMnya pake gambar doraemon berjubah kuning karena udah kasi arahan settingan di blogspot saya. Walau saya gak beli ditempatnya dia :). Sebenarnya saya heran, kok bisa dia ada di friendlist YM saya??? Hahahah... tapi gak apalah, finally dia bermanfaat berjasa juga untuk saya.

Terimakasih buat Unce yang udah mau ditanya-tanya dari dua minggu lalu malah soal domain dot kom. Walau lebih banyak bingungnya tapi membuat saya semakin yakin untuk beralih ke dot kom saja. Lebih keren katanya :D

Terimakasih buat sahabat saya Alfia dan Ratih, untuk suggest nama pendamping domain dot com yang cantik dan seksi tanpa harus buka-bukaan. Syamatahari, dengan satu M.

Akhir kata, Selamat buat blog saya yang akhirnya bisa kelihatan lebih dewasa dari segi alamat URL: www.syamatahari.com. Domain ini tidak gratis, jadi saya harus berkomitmen penuh untuk menghidupkan blog saya ini. Harusss #amin.

P.S. kali ini gak usah pe-es pe-es-an dulu

posted from Bloggeroid

16 January 2012

You Give Me Something

Well, setelah beberapa lama blog saya gonta ganti lagu dari lagu Homenya Michael Buble terus pake lagu Nothing On younya Bruno Mars kemudian balik ke lagu Home. Seminggu terakhir ini malah tak bersuara sama sekali, nah sekarang saya mau pasang lagu lagi nih. Kali ini saya sengaja konfirmasi perubahan lagu sekalian mau share lirik dan link untuk download lagunya. Lagu ini sebenarnya top10 di playlist saya, tapi tadi waktu ke blognya Tante Fem yang juga pasang lagu ini, dan saya langsung suka. Pasang aaaah^^

Blog saya sekarang dipasangi lagu You Give Me Something, punya James Morrison sang pemilik suara serak, berat dan seksi. Saya suka lagu ini. Titik. Dan jangan pernah menganggap saya sedang GALAU! Karena saya tak tahu dan tak mengerti apa arti galau. Lagu ini lambat, saya penikmat lagu-lagu bernada lambat. Pikiran dan perasaan saya tak bisa mencerna apa lagi menikmati lagu dengan tempo keras. Cadas. Atau apalah itu.


Berikut lirik lagu You Give Me Something, tanpa pengulangan paragraf:

You only stay with me in the morning
You only hold me when I sleep
I was meant to tread the water
But now I’ve gotten in too deep
For every piece of me that wants you
Another piece backs away

You give me something
That makes me scared alright
This could be nothing
But I’m willing to give it a try
Please give me something
Because someday I might know my heart

You only waited up for hours
Just to spend a little time alone with me
And I can say I’ve never bought you flowers
I can’t work out what they mean
I never thought that I’d love someone
That was someone else’s dream

But it might be a second too late
And the words that I could never say
Are gonna come out anyway

Cover Album Undiscovered - Nemu di Google
 ** You Give Me Something - James Morrison **
Dari album Undiscovered (2006)

P.S. Untuk teman-teman yang kurang nyaman dengan blog yang pasang lagu, adduh gimana yah... yang punya blog suka. Dari dulu juga begitu. Mungkin bisa disiasati dengan memperkecil volume speaker teman-teman sebelum membuka blog saya.

14 January 2012

Tentang Lowongan Kerja dan Lupa

Frome random Google-ing
Beberapa hari yang lalu sahabat saya Rep memberi kabar melalui SMS tentang lowongan kerja dikantornya. Bank Indonesia. Hmmm, tanpa berfikir lama saya balas SMS itu dan berkata "terima kasih, saya takkan melewati kesempatan ini". Tentunya yang ada dikepala saya saat itu adalah, wow kesempatan berlian! Mungkin inilah saatnya saya keluar dari rutinitas yang monoton satu tahun belakangan ini, saya bekerja tapi belum merasa menemukan passion yang sebenarnya disini. Kantor saya sekarang ini adalah tempat saya belajar, saya tak ingin berakhir disini.

Dan siapa sih yang tak ingin bekerja di Bank yang se bonafit BI sangat menggiurkan dari segi image, penambahan ilmu dan penghasilan. Seleksinya pasti berat dan ketat. Walau bagaimana saya harus mencoba. Kita tak pernah bisa menebak takdir.

Waktu pendaftaran online adalah tgl 09-13 Januari 2012. Sangat singkat memang. Tanggal 9 pagi melalui komputer kantor, saya membuka link pendaftaran online yang dikirim oleh Rep. Membaca syarat dan ketentuan yang ada. Setelah saya mencentang tanda setuju saya dibawa oleh situs itu ke halaman isian data diri. Saya pernah mengisi form serupa saat mendaftar seleksi karyawan pada PT. Pelindo IV, jadi saya tak terlalu kikuk. Hanya saja saya butuh data akurat dan waktu luang minimal 30 menit. Tapi, entah apa yang terjadi saat itu. Apakah saya dipanggil boss, ataukah ada customer yang harus dilayani sehingga saya menunda pengisian form data diri itu. Dan saya Lupa!

Tanggal 10,11,12... saya masih lupa.

Tanggal 13 pagi saya ada urusan di kantor pusat, dengan menggunakan Mobil dinas si Boss melajulah saya menuju kantor pusat. Setelah menyelesaikan urusan, saya sengaja datang ke meja Putri untuk bersapa-sapa, dia junior saya di kampus dulu. Saya dan dia sama-sama karyawan sekaligus job hunter, setidaknya sampai saat ini. Dia bertanya pada saya, "sudah daftar online BI? Hari ini terakhir kak" Dan saya tiba-tiba seperti orang yang baru sembuh dari lupa ingatan. "Astagfirullah, belum, saya lupa. Akan saya selesaikan hari ini juga saat istirahat kantor". Tak lama saya pamit.

Sebelum kembali kekantor, saya singgah di Bank dulu, bertemu banyak orang. Berbincang dengan banyak orang. Kembali kekantor, menyelesaikan pekerjaan yang tersisa. Bertemu customer. Menerima banyak telepon. Pulang kantor kumpul dengan teman. Sampai rumah capek, tidur. Dan saya kembali lupa.

Tanggal 14 pagi, saya ingat saya telah melewatkan sesuatu yang besar. Tapi justru saya tersenyum, hmmm... Tuhan selalu punya cara yang manis untuk mengingatkan hambanya. Lupanya saya justru mengingatkan saya pada komitmen setahun lalu, bahwa saya akan melewatkan semua rekrutmen perusahaan perbankan. Saya tak ingin bekerja di Bank. Saya tak ingin berlama-lama dalam ragu. Ini adalah prinsip. Saya pun sempat membuat postingan tentang Hukum Bekerja di Bank Maret 2011, setahun yang lalu. Sedikit pembenaran untuk keputusan saya. Penghasilan di Bank memang besar, tapi rejeki takkan kemana.

P.S. Terimakasih ya Allah telah memberi saya Lupa.
posted from Bloggeroid

13 January 2012

Sikap

TOP 21 WALPAPER Collection
Semestinya kita harus berterimakasih pada bagian hidup kita masing-masing yang mempertemukan kita disuatu sudut kelas. Mendekatkan kita. Menautkan hati kita. Dan kita bersahabat.

Tapi bukan berarti kita menyesali semuanya ketika bagian hidup kita yang lainnya terkuak. Kita tak terbiasa dipisah jarak. Dibatasi waktu. Basabasi mendominasi. Dan kita perlahan berpisah.

Karena bagiku jarak bukan penghalang. Jarak menciptakan dua hal. Rindu ataukah lupa. Waktu semakin membuat kita menjadi pelupa. Antara kita telah dirasuki rasa Kikuk dan terbata. Tak sedikitpun ada celah untuk Rindu. Dan saya kecewa.

P.S. Beberapa hari yang lalu saya menemukan kalimat pamungkas dari blog Rizky "Teman datang dan pergi tapi sahabat sejati tetap di hati - Mengejar Matahari" Nice! kita adalah teman dan akan seperti itu selamanya.

Makassar 13/01/2012
posted from Bloggeroid

11 January 2012

Mari Kita Berdoa

Untuk saudara kita di Aceh sana yang tengah diteror oleh alam. Trauma tsunami belum sepenuhnya pulih dan sekarang mereka diminta harus kembali bersiap untuk semua kemungkinan yang sama. Peringatan sudah terkabar, doa-doa mengepul keatas langit.

Apapun yang terjadi dalah kuasa Allah... kita manusia tak ada hak mencampuri ketetapannya. Esok adalah misteri, kita cukup ikut berdoa, semoga semua akan baik-baik saja.

Untuk Aceh, All is Well

Makassar 11/01/2012 07:57
posted from Bloggeroid

Beri Aku Kabar


Beri aku kabar,
Agar tak melulu rindu mengantarkanmu masuk dalam mimpiku

Makassar 11/01/12
posted from Bloggeroid

8 January 2012

9 Matahari


Pada tulisan kali ini saya ingin mereview 9 Blog yang selama ini sering saya kunjungi, membaca tulisan terbarunya ataukah sekedar membongkar-bongkar arsip lamanya. Blog yang bagi saya punya nilai lebih karena mampu memanggil saya untuk selalu datang dan datang lagi, beberapa saya tinggalkan komen beberapa lagi tidak.

Dan inilah Blog-blog itu, sang pemilik dan alasan kenapa saya suka sama mereka.

1. Sejuta Puisi - Hasan Aspahani. Bagi penikmat puisi, siapa yang gak kenal Om satu ini? Seorang penulis, penyair, penggiat media dan kartunis. Puisi-puisinya panas sehingga yang membacanya dibikin meleleh. Akh! Si Ommm pandai sekali dia membuat kata-kata tersusun sedemikian romantisnya. Semenjak tahun 2010 saya mengikuti blog dia, membaca setiap update-an terbaru dari blognya, baik itu puisi, quote, tulisan lepas, ataupun sekedar memperlihatkan fotonya yang sedang tampil membacakan puisi. Bagi penyuka puisi, sayang sekali untuk melewatkan update-annya Om Hasan ini.

2. Ruang Tengah. Blog ini milik Fahd Djibran, seorang penulis muda yang mulai aktif menulis sejak tahun 2004. Umur saya lebih tua beberapa bulan dari Fahd, tapi dia jauh lebih "kaya" maka dari itu saya banyak iri sekaligus terinspirasi dengan karya-karya dia. Saya suka tulisan-tulisannya, baik yang sudah terbit dalam bentuk buku ataupun dalam blognya. Saya punya beberapa buku dia, dan saya pun bangga bisa menjadi pembaca tulisan-tulisan segar/terbaru yang selalu dia posting diBlognya. Penyuka tulisan-tulisan melankolis pasti suka dengan dia. Seperti saya.

3. Teras Imaji. Pemilik blog ini adalah Dwi Agustriani, seorang ibu rumah tangga satu anak. Saya mengikuti blognya jauh sebelum dia menikah. Dia adalah blogger asal Makassar, dulu kami satu kampus satu angkatan tapi beda jurusan. Sesama anak sosial tentunya tempat nongkrong kami dekat walau begitu kami belum pernah terlibat dalam percakapan, sekedar saling memperkenalkan diri didunia nyata. Padahal saya sering melihatnya nongkrong bersama teman-temannya di warung/cafe yang sama saat saya pun tengah asik nongkrong bersama teman-teman saya. Saya adalah pengagum rahasia untuk semua karya-karya dia yang dia posting dalam teras imajinya. Entah apa dia sadar dengan keberadaan saya atau tidak. Pokoknya saya suka, setelah Dewi lestari, Djaenar Maesa ayu, Asma nadia, saya tak punya banyak nama penulis perempuan lagi yang membuat saya betul betul jatuh hati. Dwi salah satu penulis blog yang membuat saya selalu iri, dia pandai memilih kata untuk mewakili perasaannya kemudian dia ejawantahkan lewat tulisan dengan citarasa "perempuan". Pokoknya saya suka.

4. Divan Semesta. Nama dan Tagline blog ini sama, Divan Semesta. sosok yang sebelumnya saya kenal baik melalui tulisan-tulisannya dalam Minimagz Open Mind, bacaan paling menarik saat kuliah dulu. Ada yang pernah baca majalah mini Openmind itu? Majalah Islami yang betul betul frontal dan revolusioner! Coba saja buka blognya si Divan ini, tulisannya keras dan tegas. Sudah lama saya tak membaca majalah mini itu, dan setelah searching diGoogle hanya blognya mas Divan inilah nafas Open Mind terasa. Beberapa tulisan di Open Mind juga dia tulis kembali dalam blognya, dan blog si Divan ini selalu update dengan tulisan-tulisan yang mencerahkan. Saya selalu mengunjungi blognya walau tak melulu memberikan komentar.

5. Collection Of Potraits. Bagi saya blog ini misterius, saya tak pernah tahu siapa sosok dibalik blog hitam ini. Kalau dari link Urlnya, gampang saja saya memperkenalkan bahwa blog ini milik Pandji Putranda dan tentang siapa dia? Entah! Saya sudah setahun ini mengikuti blognya dan tidak juga menemukan gambaran tentang dia. Lebih tepatnya tidak penting untuk saya tahu. Siapapun dia, saya suka semua tulisan yang pernah muncul di blognya. Puisi-puisinya frontal, tegas dan dalam! Dia pandai menggabungkan kosakata absurd menjadi rangkaian kata yang membuat saya ternganga. Tulisan dia singkat dan padat makna. Pokoknya berbeda dari puisi-puisi pada umumnya, belakangan saya pun banyak belajar membuat quote keren berkiblat dari dia. Walau gak ada yang berhasil. Kerenlah yah si Pandji ini. Layak difollowlah blog dia.

6. Celoteh Rawins. Hmmmm, saya pun sebenarnya bingung kenapa saya mendapati diri saya yang begitu sering berkunjung ke blognya mas Rawins ini. Blog yg dalam beberapa postingan tergolong fulgar, ahahaha. Tapi nasi dah jadi bubur, saya terlanjur ngefans. Mungkin karena pesona pada Profil Picture Blognya mas Rawins yang sebelas dua belas lah sama Pasha Ungu #abaikan. Blog mas Rawins itu simpel tapi tepat sasaran. Walau saya bukan bagian dari kesehariannya dia tapi saya suka baca tulisan-tulisan dia yang menceritakan tentang kondisi kantornya, ataukah tentang kerinduannya pada Ibu'e dan anak-anaknya saat terjebak dalam rutinitas di Kalimantan. Mas Rawins mampu membuat kita akrab dengan dirinya walau tanpa harus terlibat dalam sebuah percakapan. Mas Rawins dah mengajarkan saya pribadi untuk bagaimana berfikir "out of the box" hidup itu gak perlu dibikin ribet, walau emang sebenarnya ribet. Ya toh?!

7. Message from the green side. Blog ini punya Mas Suryaden, yang saya temukan gak sengaja waktu ke tempatnya si Yudie Apa yang menarik dari blognya mas Suryaden? Yah tulisannya yang kritis, tegas dan pass pass pass kena hatiku. Walaupun begitu kadang saya susah mencerna maksud yang coba disampaikan oleh mas Suryaden dalam tulisan-tulisannya. Satu hal yang menjadi cirri khas dari blog ini adalah adanya lirik lagu yang ikut disisipkan pada setiap postingan yang berhubungan dengan pembahasan yang tengah diangkat. Unik bukan? Ya iyaalah unik… orang dia satu-satunya yang seperti itu. Kalau dilihat dari twitternya mas Suryaden ini adalah aktivis blogger di kota Jogja.

8. [r:zrd]. Adalah Rizky Ardianto seorang enginer asal Jakarta sebagai owner blog ini. Pertama saya kenal si Rizky ini waktu trip ke Pulau Belitung bersama rombongan kaki gatel, kebetulan dia satu team dengan saya selama berada di Belitung. Orangnya tenang, terlihat cerdas dan perduli. Belum lama ini saya menemukan blognya, dan tereeeeng blognya pun mencerminkan dirinya. Blog yang bagi saya sangat sederhana tapi tak meninggalkan kesan mewahnya, istilah kerennya mungkin elegan. Di blog ini saya belajar bagaimana itu kesederhanaan, bahwa tanpa menonjolkan diri pun kita bisa menjadi seseorang yang menjadi inspirasi bagi orang lain. Di blognya, Rizky selalu bercerita tentang hal-hal yang terjadi dikesehariannya dan kita pun akan disuguhi dengan foto karyanya sendiri yang betul memvisualisasikan apa yang tengah dia bahas. Setaip hari saya pasti mampir ke blog Rizky, dengan atau tanpa komentar. Tahun ini dia berkomitmen untuk melaksanakan Project365: One post one pict a day for a year!

9. Gaphe Bercerita. Kapan pertamakali saya nyasar di blognya Gaphe? Lupa! Yang saya ingat saat pertama nyasar disana yah saya gak langsung suka sama blog itu. Kok bisa? Gaphe kan terkenal? Ya bisalah. Awalnya Blog Gaphe seperti blog pada umumnya, yang banyak berkiblat pada gaya penulisan Raditya Dika atau Chaos@Work (penulis my stupidboss), yang mengedepankan unsur komedinya. Tapi suatu hari dia posting sebuah tulisan yang bercerita tentang Stasiun Tugu, barulah saya semakin penasaran. Okey, blog ini bukan blog biasa... dan mulailah saya rajin mengikuti setiap postingannya. Sepanjang apapun tulisannya pasti saya baca walau pada akhirnya bingung mau berkomentar apa. Dua hal yang mencirikan blognya Gaphe dibalik cara menulisnya yang kocak itu adalah, Cerdas dan Berkelas. Gak percaya? Yah itu derita loe! Saya mah suka. Hahaha...

Sembilan blog diatas saya juluki sebagai "9 Matahari" (pinjam novel Adenita). Matahari adalah inspirasi saya dan kesembilan blog tersebut telah memberikan inspirasi bagi saya khususnya di dunia tulis menulis. Terimakasih.

P.S. Tulisan ini adalah bentuk apresiasi saya untuk mereka yang telah men-Jleb-kan hidup saya lewat tulisan-tulisan mereka

posted from Bloggeroid

7 January 2012

Save Your Picture

Well, semalam saat saya sedang asik twitteran tiba-tiba kak Nanie memention saya pada salah satu tweet @VLDoo yang sedang mempromosikan Pulau Lanjukang. Setelah link itu saya buka, eh ternyata akun twitter itu menggunakan salah satu foto saya saat flashtrip ke Pulau Lanjukang bersama teman-teman dari Makassar Backpaker.

Penasaran dengan akun itu, saya bukalah timelinenya melihat informasi tentang akun tersebut. Akun itu adalah akun promosi wisata, semacam travel visit tapi dalam skala kecil dan bergaya ala backpaker. Makin saya scroll kebawah, eh kok fotoku tak cuman satu yang dipake oleh akun itu, tidak hanya foto-foto di Pulau Lanjukang, malahan beberapa foto waktu mengunjungi Pulau Kodingareng Keke bersama teman-teman dari AngingMammiri pun nangkring di timelinenya dia. Gak papalah yang penting dia tau sopan santun dalam dunia copy-mengcopy, karena dia mencantumkan alamat flickr saya sebagai sumber gambar. Gak bisa dipungkiri saya pun senang dan bangga karena Foto-foto Landscape saya yang bisa dibilang sangat standar itu dipake buat promosi Sulawesi-Selatan.


Tapi ada satu foto yang membuat saya tiba-tiba terdiam, "itu foto saya, judulnya Rahmat Kurnia Ilham" kataku dalam hati. Tapi pada foto itu ada mark sang pemilik foto dan @VLDoo pun menuliskan kalau gambar itu dia ambil dari blog www.irenepatricia.wordpress.com, tiba-tiba saya merasa dibajak. Saya ingin memention balik untuk konformasi bahwa pemilik asli foto itu adalah saya. Tapi saya harus memastikannya terlebih dahulu.

Pertama saya membuka foto itu yang diunggah oleh @VLDoo ke tweetpict, sehingga memudahkan saya untuk melihat detail gambarnya. Kedua saya buka laptop dan melihat Folder Work Camp911, Flash trip to Lanjukang Island kemudian mencari file original foto yang saya maksud. Dan okey, dapat. Kalau diamati sekilas secara tonal kedua foto ini berbeda, tapi itukan bisa dipermainkan lewat software photo editing. Tapi kalau dilihat posisi kapal, kemiringan kapal, detail yang ada pada kapal dan sudut pengambilan gambar benar-benar mirip. Saya pun semakin detail melihat segala sudut pada kedua gambar dan saya tersenyum puas! Ini bukan gambar saya, yah walau mirip seperti anak kembar identik. Tapi saya kembali bertanya, kok bisa yah semirip itu dan kapal ituuu Rahmat Kurnia Ilham??? kapal yang membawa rombongan Makassar Backpaker ke Pulau Lanjukang, Maret 2011 lalu.

Dan saya meluncur ke blog sumber gambar. Ahahahahah, ternyata blog itu milik Irene anak Makassar Backpaker yang waktu itu sama-sama flashtrip ke Lanjukang. Gambar itu bagian dari review perjalanan dia saat ke Pulau Lanjukang. Pertanyaan kok kapalnya sama terbantahkan sudah, lah emang kita kesananya sama-sama. Tapi muncul pertanyaan lain, lah kok bisaaa kita mengambil gambar di sudut yang sama dengan perbedaan waktu sepersekian detik. Di gambar Irene terlihat ada ombak kecil, digambarku tidak. Digambar Irene pada tali jangkar belakang ada anak tali yang menggantung sementara gambarku tidak. Digambarku pak pengemudi kapal terlihat duduk santai di bangku pada pintu kedua sementara di gambar irene dia sudah bergeser. Hahahha... benar-benar ajaib.
Gambar saya, saya coba pake frame yang sama
Gambarnya Irene
Saya jadi ingat pernah ribut rame-rame dengan seorang teman yang mengaku bahwa salah satu foto yang jelas-jelas foto saya adalah milik temannya. Padahal itu fotoku, foto humaniora pula waktu nonton Konser Trio Lestarri: Glenn, Tompi dan Sandi Sandoro. Mana ada dua orang berbeda merekam satu moment dengan gaya Freez yang sama, bahkan jika dia memotret tepat disamping saya. Ini moto orang loh - bergerak, bukan benda mati makanya yang emosi dan menyerang dia adalah teman-teman saya malah... ahahahha, luculah kejadiannya.

P.S. Untuk teman-teman yang suka mengupload gambar, ayooo fotonya di Marking. Biar orang-orang yang suka nebeng tenar jadi mati gaya gak bisa lagi asal ngaku sama foto keren kita.

6 January 2012

Move-On

Stock Photo 2010

Saya butuh banyak energi untuk bersikap. Keluar dari kemapanan yang selama ini saya tempati, mencari dan menemukan tempat baru yang mungkin bisa lebih membuat saya hidup dan berarti. Walau untuk itu saya harus jalan terpincang-pincang.

Karena hidup adalah pergerakan. Jika saya tetap berdiam dan ternyata saya sakit, salahkan saya sebagai pelaku penganiayaan diri.

P.S. Menjadi orang Dewasa itu ribet, nyeseeek!
posted from Bloggeroid

5 January 2012

Masalah

Gambar diambil dari Random Google-ing

Dia adalah imbalan untuk kepolosan manusia, bisa jadi merupakan akumulasi dari ketidak-pedulian, ataukah terbantahkannya harapan yang terlalu membumbung tinggi. Dia menjadi sebuah pintu untuk satu fase perbaikan diri. Dia akan selalu datang sekuat apapun kau menghindarinya. Sekarang dia memeluk saya begitu erat, saya tahu dia akan berlalu, tapi tak akan sempurna jika saya tak menikmati setiap detik kebersamaan kami, dan lihatlah Sekarang saya nyaris GILA! Huffft… Need My Allah so Much :’(

P.S Masalah itu mendewasakan, eh kok saya gak dewasa-dewasa juga yah?! #tepokjidat -.-"

4 January 2012

I Love Vintage

Pernah mendengar istilah Vintage?
Vintage adalah sesuatu yang tua atau outmoded yang biasanya berupa barang bekas pakai dan tidak jauh dari barang-barang yang berbau antik. Tetapi bedanya, barang vintage adalah barang yang masih modis untuk dikenakan – Know & Share
Vintage biasanya identik dengan dunia Fashion Style, pernak-pernik dan Photography. Dua hal pertama tidak begitu menarik minat saya tapi kalau Vintage Photography, saya jatuh cinta bertubi-tubi. Pokoknya saya suka, Titik.

Vintage Photography  identik dengan photo editing, dimana file foto digital yang kita miliki diolah sedemikian rupa dengan menggunakan software semisal Picasa, Photoshop ataukah Photoscape sehingga menghasilkan foto dengan tone klasik: terlihat jadul dan kusam. Seperti foto dengan menggunakan kamera polaroid.

Selain dengan menggunakan Software photo editing yang saya sebutkan diatas, foto-foto Vintage juga bisa dihasilkan langsung dengan menggunakan aplikasi kamera yang disediakan oleh handset Android atau Iphone, lebih simpel karena tidak melalui proses editing lagi.

Mungkin bagi beberapa orang tone seperti itu tidaklah begitu menarik, tapi tidak bagi saya. Vintage tidak sekedar foto dengan warna berbeda, tapi lebih karena foto tersebut (seperti) mampu menyimpan cerita tentang sesuatu kejadian disuatu masa. Menekuni tahap demi tahap proses olah foto digital menjadi Vintage sama seperti ketika saya mendengarkan musik Jazz, soul full abis... hanya bisa dirasakan jika kau benar menikmatinya. Tidak perduli dengan pendapat orang lain.

Banner blog ini adalah salah satu foto bertema Vintage olahan saya, dan berikut  ini saya perlihatkan lagi beberapa foto kreasi saya, gambar pertama dan kedua saya take menggunakan Nikon D3000 dan gambar ketiga dengan Ponsel LG P790, lets cekidot!


P.S.Waktu buat postingan ini saya sembari mendengarkan lagu L-O-V-E versi abang saya, Michael Buble.

K.A.M.U

Kamu adalah kosa kata paling absurd dalam hidupku, kata tak bertuan tapi menjadi jiwa dalam puisi-puisiku.

Kamu adalah imajinasi sempurna tentang seseorang dan sesuatu yang diikat oleh waktu kemudian disembunyikan entah disudut dunia mana. Datangmu pasti, maka itu aku tak pernah menanti. Untuk kau ketahui waktu adalah sahabat yang tak pernah sekalipun membohongiku pada akhirnya.

Kamu adalah kado yang tak pernah kubatasi harga dan bentuknya. Kamu adalah kejutan. Kagetkan saya kapanpun Dia mau membawamu dalam hidupku. Perayaku bawa semua hal tentangmu akan indah pada waktunya.

P.S. Hey kamuuuu... yang pernah menyata dlm hidupku, masalaluku. Terimakasih. Untuk apapun itu, dan tentang puisiku biarkan tetap milikmu. Utuh.
posted from Bloggeroid

3 January 2012

Dosa Sistematis: Refleksi Kehidupan Kantor

Dalam pelajaran agama di sekolah dasar dulu saya diperkenalkan dengan ciri-ciri orang munafik oleh guru agama saya. Ada tiga hal dan saya selalu mengingatnya sampai sekarang.

Jika berkata dia berdusta
Jika berjanji dia ingkari
Jika dipercaya dia khianat

Dan kenapa justru saya semakin mendekati ketiga hal tersebut? Saya tak lagi menjaga perkataan saya, terlalu banyak mengumbar janji. Awalnya mungkin saya hanya belajar untuk bagaimana itu bernegoisasi, bagaimana untuk berdiplomasi, bagaimana menyenangkan hati boss, rekan kerja dan customer, karena itu adalah bagian dari pekerjaan saya. Saya dituntut untuk bisa menguasai "bahasa marketing" dan belakangan saya mulai nyaman dan terbiasa. Damn it!

Yah pada kenyataannya saya menemukan diriku terjebak dalam dosa sistematis, mungkin ini hal biasa sebagai tindakan penyelamatan diri ataukah sekedar menjaga image bahwa semua hal baik-baik saja ditangan saya. Saya bisa diandalkan. Toh ini adalah tuntutan pekerjaan. Tapi efeknya justru luar biasa, jauh dari yang saya bayangkan. Tindakan berbohong kecil-kecilan saya itu membuat saya kurang respect pada diri sendiri dan menggerogoti hati saya perlahan. Saya menyesal tapi toh saya mengulanginya, lagi... lagi... lagi.

Ampuni saya ya Rabb... mungkin bagi mereka refleksi ini terlalu berlebihan tapi bagi saya penting, saya tidak mau peningkatan kepercayaan diri saya tidak sebanding dengan kepercayaan orang pada saya. Ini sudah 2012, mungkin tahun yang tepat untuk saya berubah. Saya bukan orang munafik dan tak ingin menjadi orang munafik karena saya benci orang munafik.

Gambar diambil dari random google-ing

P.S. Bohong yah bohong, sekecil apapun itu... Kalau janji datang jam 5, datanglah jam 5 terlambat tanpa konfirmasi itu Dosa! :p

posted from Bloggeroid

2 January 2012

Syam Matahari dan Resolusi 2012

Nama saya Syam, orang tua saya mengambilnya dari bahasa Arab yang artinya Matahari. Kalau kemarin-kemarin saya senang di panggil dengan sebutan Cyaam, maka mulai tahun ini panggil saya Syam. Nama yang sebenar-benarnya milik saya dan sebenar-benarnya berarti Matahari. Nama saya Syam dan saya seorang perempuan.

Tahun ini saya akan menyeragamkan nama akun saya diseantero jejaring sosial yang saya ikuti. Seperti twitter saya yang selama ini menggunakan nick @cyaam akan segera saya ganti menjadi @syam, semoga masih available. Tapi khusus untuk yahoo mesengger, saya akan tetap menggunakan nick rumahmatahari.

Beberapa akun akan saya nonaktifkan beberapa lagi akan saya biarkan tanpa updet-an, semisal facebook. Sudah enam bulan ini saya menjadi user pasif difacebook yang hanya melihat dan memantau informasi via homepage, sesekali membalas inbox atau sekedar upload foto karena dapat ancaman dari teman yang muka narsisnya ada dalam kamera saya, yah saya semacam tidak nyaman lagi update status di facebook, livechatnya pun telah saya nonaktifkan. Walau begitu saya tetap butuh facebook karena tidak dapat dipungkiri teman2 saya dari jaman SD sampai kuliah kebanyakan adalah user aktif di facebook, maka untuk menjaga silaturahim saya akan membiarkan facebook saya tetap available.

Jarsos yang masih akan aktif saya gunakan InsyaAllah adalah Blog ini, flickr, mesengger dan twitter. Untuk akun yang lain, wassalam. Dan akan segera saya hapus agar tak menjadi sampah dijagat maya.

Satu hal lagi, di tahun 2012 ini saya akan melibatkan diri dalam project Photography365. Dimana saya harus berkomitmen untuk ngepost satu foto satu hari selama setahun ditambah dengan sedikit narasi terkait dengan materi foto, foto-foto tersebut akan saya upload di akun flickr saya. Semoga dengan begini saya bisa menambah kualitas foto-foto saya kedepannya. Fotografi adalah candu, hal paling romantis dalam hidup saya.

Selamat datang 2012, saya Optimis... Amin ya Rabb...

posted from Bloggeroid