Rejeki itu tidak kemana

Saya lupa kapan tepatnya, sebulan lalu...

Telepon dimeja saya berdering
"Halooo"
"Syam, Dewi, Sul... ke ruangan saya"
"Iye Pak..."

Kami kemudian bergegas ke ruangan Pak Boss, tidak biasanya ada panggilan berjama'ah mendadak begini.

"Passpor ada kan?"
kami menjawab satu satu; "ada pak"
"dari sekarang selesaikan semua pekerjaan yang masih tertinggal, tanggal 24 nanti kalian ikut sama anak Cokro ke Hongkong"
"hah?" 

Heran, saling pandang, kemudian tersenyum....

Itulah (mungkin) kenapa banyak orang yang bilang, Rejeki itu tidak kemana
Thanks, GOD.

A blogger who inspired by people, book and music. Loved to Expressing myself through my story and photograph.

0 Comment: