Kendari, day #3

Kamis, 21 Februari 2013

Pukul tujuh saya sudah packing. Memastikan barang bawaan tidak ada yang tertinggal. Saya dapat tiket pulang pukul 10:45, jadi pas pukul 8:30 saya sudah harus ada dilobby karena hotel ini menyediakan fasilitas untuk mengantarkan ke Bandara.



View pagi dari kamar 205

Sedikit cerita tentang hotel ini, Zahra Syariah. Terdengar seperti bank dengan embel-embel syariahnya yah. Belum lagi seragam karyawannya yang juga seperti pegawai bank. Hotel ini didominasi warna hijau, dan yang lebih membuat terkesan adalah baru kali ini saya dapati hotel yang didalamnya menyediakan alat sholat lengkap plus Alqur'an. Hmm... Sayang saya tidak sempat capture beberapa spot, paling cuman ruang makannya karena sempat lama menunggu mobil yang akan mengantar ke bandara.


Pukul 8:30 lebih sedikit, travel bag saya dibawa menuju parkiran. Sebelum naik di mobil saya telpon si Kiki yang masih leyeh-leyeh di kamar, saya balik duluan yoo. Dianya masih extend 1 hari, jadi saya pulang sendirian. Diatas mobil kami ada 4 orang, satu sopir dua orang lagi bapak bapak yang dari logatnya sih jelas kalau orang Jakarta. Sepanjang jalan mereka berdua sibuk bicara soal bola. Sementara saya sibuk liatin jalanan, supriseee!! Kendari hujan. Padahal dua hari kemarin begitu terik, sampe-sampe muka saya alergi saking panasnya. Saya anggap alam Kendari ingin memanjakan saya, yah sebelum saya pulang :)

Perjalanan kebandara ditempuh 40 menitan. Jalannya lowong makanya cepat. Sampai dibandara langsung check-in dan menunggu di gate yang sudah disediakan. Seperti kata saya kemarin, bandara Halueoleo itu masih terbilang kecil. Sarana dan prasarana belum begitu memadai. Belum ada wifi, entah kalau dalam lounge. Tempat makannya pun cuman ada 2. Terus kalau mau ke toilet musti naik turun. Kalau dari segi kebersihan, hmm... karena saya selalu bercermin dari kondisi toiletnya penilaian saya, buruk.


Pukul 10:45, kami sudah naik pesawat. Lumayan lama menunggu di gate. Kalau kata orang hotel memang harus menunggu 2 jam sebelum berangkat makanya diantar cepat-cepat. Ikut sajalah, ini first time terbang dari Kendari. Kalau di Makassar kan bisa diatur, 30 menit sebelum terbang saja keburu.

Alhamdulillah. Penerbangan dari kendari menuju Makassar itu berjalan mulus. Tenang banget dipesawatnya. Tapi saat-saat mau mendarat, beuh.. turbulensi lagi. Saking hebatnya guncangannya yah saya sampe migrain. Mual pulak. Mungkin karena pesawat kecil makanya tidak begitu nyaman. Begitu mendarat, wow... Makassar basah. Habis hujan besar rupanya, angin kencang pula katanya, ow pantas saja cuaca diatas tadi tidak begitu bersahabat.

Sampai di Makassar sudah jam dua belas lebih. Tadi pak Boss telepon nanya saya jam berapa masuk kantor, saya bilang "habis istirahat pak, saya mau pulang kerumah dulu, ganti kostum trus merapat ke kantor" 

Tiba di Kantor pukul dua kurang;
Lanjut kerja, kembali kerutinitas;
Lah emang kemarin gak kerja? Yah, kerja sih tapi ada tapinya. Hehe :)

4 comments:

  1. hahahh, klo saya suka bawel klo mau terbang.
    biasanya saya start dari rumah 90 menitan sebelum berangkat, 30-45 menit di perjalanan, lebihnya urus boarding, kadang saya cuma nunggu 15 menitan di gate, paling lama stgh jam. klo lagi perjalanan dinas, teman2 suka gregetan lihat saya yg lelet, padahal siih sebenarnya saya malas utk menunggu lama, Alhamdulillah blm pernah bermasalah apalagi ketinggalan, semoga tidak akan, hehehh.

    nanti klo mau kesini bilang2 nah, sa reservasikan memang jauh2 hari ;)

    ReplyDelete
  2. ada award buat yg empunya lapak. silahkan comot disini :
    http://bumiaccilong.blogspot.com/

    sori, komen out of case

    ReplyDelete
  3. linknya yg ini:

    http://bumiaccilong.blogspot.com/2012/05/awarding.html

    sori,sorii

    ReplyDelete
  4. Berarti hotelnya islami banget ya kak

    ReplyDelete

Powered by Blogger.