Powered by Blogger.

Matahari terbenam di Akkarena

Sabtu kemarin (9/2-13), saya sebenarnya tidak ada rencana akan kemana saat pulang kantor. Tapi berhubung Odha sedang "butuh laut" dan tidak ada teman yang bisa dia ajak jadilah saya mengajukan diri untuk menemaninya.

Sepulang kantor kita pulang dulu, buat ganti. Gerah seharian, apalagi hari itu saya setengah hari ada diluar kantor. Dapat tugas negara dari pak boss untuk mengantarkan cake dalam rangka imlek ke beberapa showroom rekanan. Di kantor kita sudah membicarakan terlebih dahulu bagaimana kesananya, ya saya bilang saya ntar naik sepeda saja soalnya pantai Akkarena itu dekat dari rumah saya. Sebenarnya satu kali salto juga sudah sampai. Cuman agak sorean saya datangnya, matahari terlalu terik. Takut hitam. Padahal dah dari sononya, terlahir eksotik. Hehe... #protesdosa :)

Pukul tiga lebih, Odha menelpon. Katanya akan menjemput saya. Heh? Dia memang kemana-mana naik motor, tapi kurangnya cuman satu. Tidak bisa membonceng orang, apalagi jika lebih besar dari dia. Beuh, saya sudah menolak tapi dia memaksa. Yasuddah, ndak papa toh (istilah boss baru saya).

Kurang beberapa menit lagi jam empat. Odha sudah ada disekitaran rumah saya. Padahal saya baru saja sampai rumah, semangat sekali dia. Waktu melihat saya pakai rok dia protes, gmana caranya boncengin saya? Saya bilang pasti bisalah. Dan ternyata emang bisa, walau sempat jatuh dari motor berdua tapi, Alhamdulillah kitanya tidak kenapa-napa.

Jam empat kita sudah di Akkarena. Salah satu pantai yang wajib dikunjungi kalau ke Makassar. Untuk masuk ketempat ini cukup membayar 10rb/org, kalau pakai motor nambah 3rb dan mobil 5rb. Dari Akkarena ini paling pass untuk menangkap momen matahari terbenam sambil menikmati angin sepoi sepoi dan "keributan" laut.

Suasana Pantai Akkarena
 
Saat tiba di Akkarena, hanya ada beberapa orang dengan kelompoknya masing-masing menikmati segala apa yang ada ditawarkan ditempat ini. Air terlihat begitu tinggi, dan waktu saya mendekat ketepi pantai... ih... jorok! Kok kotor yah, sudah sangat tidak terawat. Saya ingat, terakhir saya ke Akkarena itu bulan September 2012 lalu, sendirian. Tapi gak ding, menunggu seseoranglah yah. Waktu itu saya masih merasa nyaman duduk selonjoran dipasir. Tapi sekarang, beuh... merasa sia-sia deh duit 10rb yang tadi dikasih waktu mau masuk kesini.

Cita-cita Odha kesampaian. Mandi air laut. Saat dia menikmati diombang ambing oleh laut saya sibuk sendiri dengar musik dan makan camilan, sesekali Odha muncul dengan mode basah kuyup. Ikut menyeruput minum dan makan camilan lalu nyebur lagi. Saya sengaja bawa kamera Slr, sudah lama gak jeprat jepret sunset. Makanya dari tadi setia bukan nungguin Odha mandi, tapi nunggu matahari terbenam.

Beautiful sunset
Dermaga, berkali-kali ke sini belum pernah sampai diujungnya

Pukul enam lebih, kami meninggalkan tempat kami sedari tadi duduk manis. Mendekat kepantai, tepat didepan matahari membulat. Cantik ih. Langit Akkarena merona merah, semakin lama biasnya menjingga. Kemudian gelap. Akh, moment terbenamnya matahari selalu sempurna. Keren! Sesekali saya menjepret bebas. Dari rumah kan sudah cita-cita akan bawa pulang Matahari.

Setelah standing beberapa menit menyaksikan matahari terbenam bareng Odha, kita duduk dibatang kayu. Awalnya sih cuman duduk iseng aja, terus poto-poto, berlanjut mulai ngobrol random, eh tau-tau ngeliat jam sudah jam delapan lewat. Saya kalau ketemu teman yang "cocok" diajakin ngobrol suka lupa waktu. Dari acara menemani Odha yang demam laut, eh malah berakhir dengan obrolan yang membuat kami semakin tahu tentang satu sama lain lebih jauh, lebih dalam. Yah, kami ini berteman dalam lingkungan kerja. Lingkungan dimana hati tidak terlalu dilibatkan.

Odha & Me
Fav candid!
  
Terimakasih untuk sore yang indah.

18 comments

  1. Lingkungan dimana hati tak terlalu dilibatkan.....
    Sepakattt......

    ReplyDelete
  2. kayaknya jauh lebih bagus drpd pantai ancol yaa T___T

    ReplyDelete
    Replies
    1. belum pernah ke ancol, jadi tidak ada perbandingan. hehe :)

      Delete
  3. heumm,kerennnnnnnnnnnnnnnnn......

    ReplyDelete
  4. semua pto panta dan senjanya amazing...favoritnya yg beautiful sunset....kalau direkam kereeen lagi kali ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. setujuuuu sunsetnya TOP.
      benar sekali mewakili kalimat ini "moment terbenamnya matahari selalu sempurna"

      Delete
    2. terimakasih... terimakasih... :)

      Delete
  5. Beuh, sunsetnya ciamik, pas banget dapet senja bagus Syam.

    ReplyDelete
    Replies
    1. bulatnya penuh ya, soalnya cuaca lagi bagus waktu itu

      Delete
  6. Subhanallah, baa--guuuussss sunsetnya~
    eh temen mbak Syam unik ya, masa bisa naik motor ga bisa mbonceng...kan lucu

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe, teman saya itu susah menyeimbangkan. orang naik motor sendiri aja masih ribet dia, hehe..

      Delete
  7. jgn lupa bawa juga kuenya ke rumahku

    ReplyDelete
    Replies
    1. kue apa beng, hedsetku kapang nd sampe2 di #mendadakingat

      Delete
  8. Foto2 pantainya bikin ngileerrr pengen mengunjungi mbak :D

    ReplyDelete
  9. keren ka...foto2nya bikin makin cinta sama pantai :D

    ReplyDelete