{Hongkong} Avenue of star, de el el...

Jum'at, 25 Januari 2013
Hari kedua

Well, satu hal yang tidak menyenangkan dari perjalanan dengan menggunakan jasa travel adalah: Morning call! Errrr, walau biasanya saya bangun lebih cepat dari morning call tetap saja mengganggu dan kesannya memburu. Serasa akan ada apel pagi >.<

View depan hotel, room 908
Okey, hari pertama bangun pagi di Hongkong itu rasanya segar. Melihat keluar berharap ada matahari eh tau-tau cuman disuguhi bangunan bertingkat, didepan kamar saya ada dua flat yang bangunannya terlihat tua. Seperti kata Pak Yau, di Hongkong itu setiap rumah ada benderanya masing-masing (baca: jemuran). Tapi sepertinya Hongkong akan terlihat jauh lebih menarik tanpa adanya parade jemuran itu, hehe... mengganggu!

Setelah sarapan pagi, kami bergegas menuju lobby untuk menunggu bus yang akan membawa kami city tour di Hongkong. Keluar dari hotel cuaca dingin mulai terasa, anginnya menusuk tapi tidak sampai membuat badan menggigil. Kalau kata saya suhunya standart, pakai sweater saja cukup asal banyak bergerak pun pasti akan kegerahan juga. Alhamdulillahnya saya berjilbab, cukup dengan pakai pasminah berbahan tebal lumayan membuat badan lebih hangat. Pukul delapan lebih bus sudah tiba, diatas sana sudah ada pak Yau yang terlihat begitu segar...
 
  
Spot pertama yang kita tuju adalah Avenue of stars yang terletak didaerah Victoria Harbour, masih di pulau Kowloon dan kurang lebih hanya 30 menitan dari hotel tempat kami menginap.

Tiba di Avenue of star, kami bergegas turun dari bus. Sebelumnya kami diingatkan jangan mencar dulu karena akan ada pengambilan gambar rombongan dengan latar belakang kota hongkong. Begitu turun dari bus, beuh... dingiiiin... entah berapa derajat, yang membuat dingin adalah anginnya yang bertiup kencang. Yah tempatnya berbatasan langsung dengan laut, dan untuk menikmatinya kita harus menelusuri dengan berjalan kaki.


Avenue of star ini dibangun oleh pemerintah Hongkong sebagai penghargaan terhadap industri perfilm-an, makanya tidak heran jika sepanjang jalan kita akan disuguhi oleh patung-patung yang memvisualisasikan pembuatan film, kamera besar plus patung artis, selain itu dilantainya kita akan menemukan banyak cap tangan plus tandatangan dari bintang-bintang tersohor dari hongkong. Yang membuat Avenue of star ini terlihat lebih menarik sebenarnya adalah posisinya yang strategis, dari tempat kita berdiri kita disuguhi pemandangan laut dan jejeran bangunan tinggi. Tampak seperti model yang bersaing menunjukkan kemolekannya. Mungkin akan tampak lebih indah jika dikunjungi pada malam hari melihat atraksi lampu kerlap kerlip.

 

Sial bener saya disini, pertama baterai handycam saya abis dan tak sempat ngecas gara-gara semalam tas kamera saya tertinggal dikamar teman. Kedua, saya bawa kamera dan pas saya lihat eh baterainya tertinggal di koper dan itu ada di hotel. Ketiga, yang bisa diandalkan tinggallah kamera hape, itu juga lowbat... powerbank tak lagi mampu buat isi daya, biasanya memang saat cuaca dingin baterai jenis apapun dayanya akan lebih cepat habis. Jadinya hanya bisa menikmati pemandangan dengan mata telanjang, sempat beberapa kali ngejepret pake kamera teman. Tapi bagi mereka saya gila, karena lebih suka motret tidak jelas ketimbang motret mereka. Haha...

Oke, dari Avenue star kita kemudian dibawah kesebuah toko coklat yang terletak tidak begitu jauh. Saat masuk ketoko tersebut kita akan disajikan potongan coklat almond yang rasanya, ehekk... enak bangeeet! Saya berniat membeli banyak soalnya orang-orang rumah penggila coklat, tapi begitu lihat harganya, ehekk... mahal banget! Saya akhirnya memilah dan memilih, dengan uang 100HKD saya hanya dapat 2 bungkus coklat almondnya. Padahal duit segitu kalau dibelikan kaos Hongkong sudah dapat 7 lembar, tapi lagi-lagi ingat orang rumah. Saya tidak pernah makan coklat seenak ini sebelumnya, makanya bela-belain dibawa pulang biar mereka juga bisa mencobanya.

oleh-oleh coklat, mahal bleh >.<

Dari rumah coklat kami dibawah menuju toko perhiasan yang katanya milik Jackie chan, kalau dari luar bangunannya biasa banget pas masuk wadduh... luas dan mewah sekali. Sepertinya memang bangunan toko perhiasan ini didesign untuk dinikmati oleh wisatawan, dari tempat kita masuk kita akan disambut oleh batu besar berwarna ungu yang kata pak Yau bisa mendatangkan rejeki, kami disuruh memasukkan tangan kemudian mengusapkannya kekepala biar berkah katanya, teman saya banyak yang melakukannya berharap apa yang dikatakan pak Yau itu benar, dan saya hanya senyum melihat mereka sedikit desak-desakan, yah soal rejeki dan keberuntungan itu mah tergantung keyakinan kita saja. Setelah tempat batu itu kita akan masuk pada satu ruangan tertutup dimana kita dijelaskan banyak tentang batu-batu tersebut, lalu pintu terbuka dan tau-tau kita terarah masuk kebagian pembuatan perhiasan, dan berakhir di satu ruangan dimana perhiasan tersebut dipajang sedemikian menariknya. Bagi mereka yang menggemari aksesoris dijamin dibuat setress, harganya selangit bo!

 

Seperti yang saya katakan sebelumnya, penjual di Hongkong itu agresif dan "berbahaya", ada teman kantor saya yang dimarahi gara-gara menanyakan harga aksesoris, karena merasa terlalu mahal dia menawarnya dan ternyata tawarannya terlalu rendah. Haha.. sibapak langsung kabur. Tapi walau barang-barang yang dijualkan sangat-sangat mahal, ada juga teman kantor saya yang beli jam tangan. Jangan tanya saya soal cantik atau tidaknya, selera saya terlalu simpel untuk perempuan. Setelah kembali ke bus dan kita coba menghitung, tetnyata harga jam tangan mewah yang menurut saya biasa itu sekitar 3juta rupiah.

Tarik nafas... hembuskan..

A blogger who inspired by people, book and music. Loved to Expressing myself through my story and photograph.

8 comments:

  1. dehh, tarik napas betulankaaaa :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha, padahal bukanji uangta di :p

      Delete
  2. uwow, maafin saya yang jarang buka blog ini. dan ternyata 'anda luar biasa~ UNI'. udah nyampek hongkong aja ceritanya yah.
    Good Luck :D

    ReplyDelete
  3. pagi-pagi disuguhi beberapa postingan tentang perjalananmu kak..
    aaiiiiih... mau ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihi, postingannya udah lama sebenarnya tapi di publish di blog penampungan :p

      selamat menikmati

      Delete
  4. uwaaaaaaaaaaaaaaaa...seru ya perjalanannya,jd pgn ke hongkong *tp gratisss hahahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha, amin semoga dpt kesempatan ;)

      Delete