Macau: Tour de City

March 14, 2013

Sabtu, 26 Maret 2013
Hari ketiga

Macau!

Dibandingkan Hongkong, di Macau ini saya tak punya begitu banyak cerita yah mungkin karena kota ini moodnya memang "silent", haha.. bercanda ding. Postingan kali ini saya akan lebih banyak menampilkan gambar, spot-spot mana saja yang kami datangi di kota tua ini. 

Reruntuhan Gereja St. Paul

Spot pertama yang kami kunjungi adalah reruntuhan Gereja St. Paul, konon kabarnya Gereja ini bediri sejak tahun 1602 rusak karena kebakaran ketika terjadinya angin topan di tahun 1835 #eh, bingung gak tuh? hehe... pokoknya di sini kita akan di suguhkan pemandangan bagian depan bangunan gereja, disekelilingnya terdapat bunga warna warni yang terlihat terawat. Sebenarnya yang membuat tempat ini terlihat indah adalah sesakan pengunjung yang sibuk dengan aktivitasnya masing-masing.

 

Casino City of Dreams

Setelah santap siang, kami kemudian dibawa menuju kasino City of dreams untuk menonton pertunjukan Dragon Treasure show. Saat ketempat ini kami terburu-buru karena takut terlambat, satu tiket itu hanya berlaku untuk satu jam pertunjukan. Dragon's Treasure bisa disaksikan setiap harinya pukul 12.00 - 18.00 dengan durasi setiap 30 menit, dan pukul 19.00 - 22:00 dengan durasi setiap 1 jam. Pertunjukannya keren euy, tampilan 3D yang bercerita tentang naga mutiara yang memiliki kekuatan misterius. Lightingnya oke banget dan sukses bikin saya terkagum-kagum dan mendadak jadi anak kecil. Haha... kalau kalian ada kesempatan ke Macau jangan lewatkan pertunjukan ini :)

Masih diarea City of dreams, keluar dari arena pertunjukan kami dibawa menuju Hardorck shop Macau. Bagi beberapa orang penting untung mengunjungi hardrock disetiap negara yang dikunjungi, baik untuk belanja atau minimal foto-foto saja tak masalah. Yang penting "nampang", Haha...



Venetian

judi... gak... judi... gak... haha!

Menjelang sore, sekitar pukul empat kami berpindah menuju Venetian, bangunan mewah yang didalamnya merupakan surga belanja, surga judi dan surganya buat foya-foya... ternyata bayangan awal saya tentang Macau terjawab sudah di lantai dua bangunan ini. Apa itu? nuansa khas Venesia, dimana terdapat kanal diantara bangunan-bangunan bergaya eropa. Tiga hal yang membuatnya menarik adalah, pertama: langit-langit mall yang dibuat persis seperti langit sungguhan sehingga kesan outdoornya begitu terasa. Kedua, kita bisa menikmati paduan pemandangan kota venesia menyusuri kanal buatan dengan menggunakan gondola, ada lagu pengiringnya juga, live dan klasik. Ketiga adalah waktu kami kesana kebetulan ada live perform empat orang cewek bule, cantik dan jago main biola. Ih kereeen! kecuali naik gondola, semuanya bisa dinikmati secara gratis!


keren yah Venetian ini...

Well, kami menghabiskan banyak waktu di Venetian untuk menikmati suasana dan tentunya belanja. Pukul enam kami harus kumpul kembali ke tempat awal kami berpencar, disini capeknya mulai terasa. Rasanya sudah tidak bisa melakukan apa-apalagi dan hanya ingin tidur.

Dari venetian kami dibawah kesalah satu rumah makan cina di Macau, makananya enak. Di restoran tersebut kami dilayani oleh seorang pelayan yang ternyata adalah TKI asal Solo, Indonesia. Mukanya keliatan tegar dan tegas, mendengar ceritanya dan melihat kesigapannya bekerja saya angkat topi. Salut. Kerja keras demi kehidupan yang lebih baik...

"kerja di luar negri enak ya, gajinya gede"
"tapi jauh lebih enak kerja di kampung sendiri mbak dekat dengan keluarga"


Setelah puas santap malam disore hari, kami bergegas menuju hotel: Best Western, Taipa. Malamnya saya tidak kemana-mana, tetap stay dihotel. Capek, apalagi membayangkan hari Senin pagi sudah mesti masuk kantor lagi. Hemat energi :)

You Might Also Like

4 Comment

Instagram