UPG-CGK-HKG: on the way...

Kamis, 24 Januari 2013
Hari pertama

Saya baru tertidur dua jam lamanya ketika sms broadcast dari boss saya masuk ke ponsel saya. Sms bernada membangunkan karena sebelum subuh kami sudah harus ada dibandara Sultan Hasanuddin untuk mengejar first flight Garuda yang akan menerbangkan kami menuju Jakarta.

Pukul empat saya sudah tiba dibandara, sudah sangat ramai oleh jamaah yang akan melakukan ibadah umroh. Teman-teman serombongan saya tampak datang satu persatu dengan dandanan "necis" ala-ala musim dingin, karena ini perjalanan dengan menggunakan travel makanya kita semua lebih santai. Persoalan check-in dan bagasi sudah jadi tanggungjawab travel sepenuhnya.

Saya menunggu di Gate 6 dengan wajah yang terkantuk-kantuk. Tidak lama kemudian terdengar panggilan untuk naik ke pesawat. Saat masuk ke pesawat saya sedikit speechless, baru kali ini saya naik pesawat besar, untuk dikelas ekonominya ada 8 kursi berjejer dengan dua lorong dikiri dan kanan. Kereeeeen, ucap saya dalam hati. Hoho, how katrok i am ;)

Suasana peswat sebelum take-off

Hujan turun semakin deras saat pesawat yang saya tumpangi take off meninggalkan Makassar, mungkin karena pesawatnya lebih besar jadi rasanya lebih nyaman, tidak ada guncangan yang berarti padahal cuaca buruk. Saya sempat tertidur, dan baru benar-benar tersadar saat akan mendarat di Bandara Soekarno Hatta.

Pukul delapan lebih kami sudah ada dalam gedung Soetta, transit sementara untuk melanjutkan penerbangan menuju hongkong pada pukul sembilan. Dari terminal kedatangan kami bergegas menuju imigrasi untuk melakukan pengecekan dokumen, lagi-lagi ini adalah pengalaman pertama saya. Berjalan menuju sebuah kubikel, menyerahkan paspor saya, berdiri beberapa saat dengan pandangan kesembarang arah, sementara penghuni kubikel itu menatap saya sedikit-sedikit tampak seperti mencocokkan dengan sesuatu yang digenggamnya, kemudian mencap dan paspor saya yang tak lagi kosong itu dikembalikan seraya mempersilahkan saya lewat. Saat melewati garis kubikel itu entah kenapa saya mulai merasa asing.

Dari dulu bagian yang paling saya tidak senangi dari "terbang" adalah sesi scan, apa yah namanya? pokoknya sesi dimana ketika kita masuk pada satu pintu, kita harus melepaskan semua benda elektronik dan tas kedalam sebuah benda yang bisa menelanjangi bawaan kita. Repot sekali. Dan ternyata, scan untuk penerbangan international jauh lebih repot. Tas kita dibongkar untuk memastikan tidak ada cairan didalamnya. Beberapa teman harus melepaskan ikat pinggang, jaket dan sepatu. Mau cewek mau cowok, perlakuannya sama saja. Tapi saat giliran saya tidak sesulit mereka yang duluan. Saya pakai sepatu converse dan jaket yang ngepas dibadan sehingga keduanya lolos dari "curiga", tapi saya tetap harus melepaskan ikat pinggang. Setelah sesi yang ribet ini lewat, masuklah kami ke dalam gate menunggu penerbangan ke Hongkong.

Pukul sebelas lebih pesawat yang akan membawa kami menuju Hongkong lepas landas. Pesawat yang saya tumpangi ini sama seperti pesawat pertama. Besar dan nyaman plus bonus ekstra senyum dari pramugarinya. Yang membuat berbeda mungkin adalah suasana orientalnya yang begitu terasa.

Infornasi penerbangan Jakarta - Hongkong

Dari awal saat mengetahui waktu tempuh Jakarta - Hongkong itu sekitar 4 jam saya langsung dibuat mual, biasanya 2 jam saja saya sering gelisah. Tapi Alhamdulillahnya, penerbangan kali ini saya nikmati tanpa ada rasa gelisah sedikitpun. Saya menghabiskan 1 film, 2 album norah jones yang disediakan oleh maskapai untuk menghibur penumpangnya. Saya tertidur dan tau-tau terbangun saat teman saya membangunkan saya, hey dibawah kita Hongkong!

Hongkong dari atas itu sangat rapih. Penataannya begitu terencana, didominasi oleh bangunan tinggi menjulang, lautan yang dihubungkan oleh jembatan panjang dan daratan tinggi. Sayang hanya terlihat samar karena tertutup kabut, padahal matahari bersinar tak kalah teriknya. Semakin membuat saya tak sabar untuk segera turun dan melihat Hongkong dari dekat, dari daratan.

Hongkong dari ketinggian

Pukul empat lebih pesawat kami mendarat, dan Hop! Hello Hongkong..

A blogger who inspired by people, book and music. Loved to Expressing myself through my story and photograph.

2 comments: