June 17, 2013

Jazz fort roterdam, the moodbooster of the night!

Mae & friends performance :)
Well.. setelah tiga hari terkapar dirumah, malam ini saya diculik oleh sahabat saya untuk nonton konser Jazz di benteng roterdam. Saya sampai lupa, padahal tentang acara ini saya sudah searching jauh-jauh hari.. tapi yah ini Makassar cuy masih sangat susah untuk mencari informasi tentang event-event lokal apalagi kalau yang meng-organiser bukan EO ternama hanya orang-orang dari satu institusi. Saya sudah menghubungi beberapa teman dikomunitas-komunitas yang pernah saya ikuti, rata-rata tidak tahu kalau akan ada acara ini, yang paling parah bahkan teman saya sengaja menelpon ke salah satu statiun radio yang nyata-nyata logonya ada di spanduk/baliho adv sebagai salah satu sponsor malah tidak tahu apa-apa baik itu tentang harga tiket maupun penyanyi yang akan tampil. Yah bisa jadi pun karena bagian promosi dari acara ini tidak bekerja maksimal.. and we expect too much!

Setelah magriban di mushollah Popsa, saya, musda dan mibe menuju TKP. Masih sepi, tapi panggung sudah dirancang siap pesta.. kami langsung buka lapak tak berapa jauh dari panggung, duduk lesehan sambil menunggu persiapan pentas rampung. Dan acara dimulai, openingnya menampilkan performa Mae and friends.. you know what? I'm falling in love with her voice, kereeennn cocok sekali ditelinga saya. Mereka memainkan 3 lagu, semuanya berbahasa indonesia dan sudah sangat pasti populer dijaman bapakmamak baru main cinta-cintaan. Jadul punya! Dan diantara semua lagu yang mereka mainkan, kami bertiga jatuh cinta dengan lagu ciptaan sang vokalis: Jembatan waktu. Akh, nice.. kalau mau dengar bisalah kalian download disini. Sekedar informasi saja, itu lagu karya anak makassar yaaaa ;)

Setelah pembukaan dari Mae and friends, kemudian disusul oleh penampilan band-band yang alirannya tidak begitu ngejazz ditelinga saya. Yang satunya blues tapi masih ada rocknya jg tapi halus, satunya lagi beraliran reggea. Yah, saya akuilah wawasan saya soal jazz tak begitu luas.. saya hanya menikmati bagian jazz yang sudah terkontaminasi dengan swing2 ala om buble, pop and r&b ala2 trio lestari, kalau yang pyur jazz malah saya susah menikmatinya. Intinya saya suka yang terdengar simpel.. rasanya itu lohh adem sangat. Tapi setelah malam ini saya tertantang untuk tahu lebih banyak, saya tidak lagi suka.. benar-benar jatuh cinta!

Oia, ada satu penampilan dari penyanyi sederhana bernama Angel menyanyikan lagu dari Norah Jones, Don't know why.. indahnyaaa, sepanjang dia menyanyi saya speechlesss, benar-benar terbawa.. mendadak saya mau merombak playlist di handphone menjadi lagu2 lawas.

Kalau liat acara live performance kek gini saya semakin mantap untuk menyalurkan sedikit obsesi yang tertunda saya ke anak saya kelak. Minimal anak-anak saya bisa memainkan satu dari tiga instrument: Saxophone, Gitar atau piano. Kalau dipikir-pikir, kenapa otak saya gampang "hang" karena saya tidak punya penyeimbang, dan menurut saya menguasai instrument musik itu bisa sedikit membebaskan, belajar harmonisasi.. dulu-dulu sih saya selalu coba belajar satu dari tiga alat diatas, tapi selalu gagal karena memang fasilitas tidak begitu mendukung dan niatnya juga tidak benar-benar total.

Pokoknya saya menikmatilah malam ini, apalagi setelah melewati hari-hari yang lumayan menguras energi.. saya pulang lebih lebih awal karena besok harus bekerja lagi. Kembali kerutinitas lagi, setelah 3 hari "liburan" dirumah... oalahhh. Bossbesar menunggu. Semangkaaaa!!!

Ps. Belum tidur gegara mendonlot lagu-lagu yang baru terdengar malam ini, tapi sudah melegenda..

~sym

10 comments:

  1. Huaaaaaaaaaa.... Jazz yang lokasinya outdoor memang selalu melenakan, karena lampu-lampu lokasi biasanya menambah suasana pagelaran musiknya jadi makin sendu. Jadi berpikir, Juni ini juga ada Jazz Gunung di Bromo... Duh, ingin datang tapiiii.... :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Remang2 berisik.. tapi tetaplah sound panggungnya mendominasi ;)

      Iya yuk, temen aku juga ada yang infoin kalo ada jazzfest di bromo. duh, dingin dingin denger lagu adem.. so wow bgt, dadak jadi frezerr dah tu tempat. hihi..

      Delete
  2. Don't know why...
    Mbak syam tiba2 galau dan menghilang :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. *abaikannnnnnn*

      dududdu.. lalala.... syalalalalal :D

      Delete
  3. saya juga suka dengan musik jazz.. alunannya aiih :)

    ReplyDelete
  4. pasti menyenangkan. opini orang kebanyakan, jazz itu musik kelas jetset, gak bisa dinikmati orang kalangan bawah. tapi tulisan ini mengubah opini itu. jazz bisa dinikmati siapa saja. selamat beristirahat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang mahal bukan Jazznya, tapi penyanyinya.. makanya untuk menggali potensi dan bakat2 didaerah sekaligus menghibur masyarakat adalah pihak2 yg merasa berkompeten untuk memfasilitasi itu.

      kmarin acaranya freee, penyanyinya org2 makassar aseli tapi kualitasnya beuh juara! Hanya belum populer aja mereka ;)

      Delete
  5. dari dulu slalu mupeng klo ada yg ngomongin java jazz di jkt
    nah skarang skalinya udah ga di mks, ini malah ada yg ngomongin jazz di mks.. -__-a

    ReplyDelete
  6. *pukpuk kaka uci..

    acara jazz diroterdam tahunan loh, cuman pasti jarangki liat2 baliho waktu masih diMakassar. tak apalah kanda, selama amasih ada tipiii.. ada nyutub... dimanapun kamuh pasti masih bisa menikmatinya :)

    ReplyDelete