Menjadi kuat

Menjadi kuat itu bukan dengan tidak menangis, bukan dengan bisa melupakan dan bukan pula dengan berpura-pura bahwa semuanya berjalan baik-baik saja. Kuat ya kuat, saat kita tahu kapan waktunya untuk bisa mengendalikan dan melepaskan ego, tanpa sedikitpun menyakiti perasaan diri sendiri.. untuk saat ini, hanya itu yang saya tahu dan saya lakukan untuk bisa menjadi kuat. Membuang gengsi sejauh-jauhnya.

Jika teringat, cukup mendengarkan lagu-lagu yang bisa membangkitkan mood baik. Jika rindu, dengarkan lagi lagu-lagu itu.. berulang-ulang. Jika masih rindu, ya jangan gengsi untuk bilang, kepada dia dan Dia yang lebih berhak: semoga kita diberi kelapangan hati, amin.. Rindu itu, sesuatu yang melemahkanmu dan disaat bersamaan adalah sesuatu yang juga bisa menguatkanmu.

Semua akan ada waktu-waktunya, saya menikmati setiap prosesnya. Hati akan bereaksi atas setiap "diam", cepat atau lambat. Kalau kata Fahd Jibran dalam bukunya Perjalanan rasa, semoga Tuhan mendekatkan rahasia perasaan pada jawabannya.

Ya, bukan hanya pada soalan pasangan hidup. Pada hubungan persahabatan, pertemanan dan setiap pertemuan pun jodoh-jodohan. Walau saat ini merenggang, semoga tali jodoh kita tak menemukan ujung..

Selamat pagi.

A blogger who inspired by people, book and music. Loved to Expressing myself through my story and photograph.

4 comments:

  1. Menjadi kuat memang ndak harus sok gengsi.

    ReplyDelete
  2. maksudnya tali jodoh tak menemukan ujung itu gimana sob? apa kalau memang jodoh nggak bakalan kemana gitu ya?

    ReplyDelete
  3. usia 27 itu masih muda, dan masih punya kesempatan untuk mengeksplorasi diri. insya Allah, Allah punya rencana yg luar biasa

    ReplyDelete
  4. wah postingannya tentang hati yah ini :)
    slmt puasa caam

    ReplyDelete