Powered by Blogger.

Omong-omong soal wajah Part.2

>>> sebelumnya baca ini dulu yak!

Setelah beres ngurusin wajah, selanjutnya urusin mata. Ini bagian yang paling saya sukaaaa, karena saya suka mata saya. Kecil dan bulat tidak sempurna. Bagi beberapa orang mata saya sipit, tapi tidak juga ah.. mata saya sendu: senang duit. Hehehe ;)


Saya menggunakan beberapa produk untuk membentuk mata, tidak menentu sih saya pakai yang mana dikombinasikan saja sesuai selera pada saat memakainya. Hal pertama yang saya lakukan pastinya melapisi kelopak mata menggunakan eyeshadow cokelat apapun situasi dan kondisi yang akan saya kunjungi, kesannya lebih natural dan tidak pucat. Setelah itu saya mempertegas bingkai mata saya menggunakan eyeliner, saya punya dua produk andalan yaitu black eyeliner dari Inez yang bentuknya liquid dengan kuas yang tipissss dan black eyeliner dari Silkygirl yang berbentuk pencill, aplikasinya jauh lebih mudah dibanding menggunakan eyeliner liquid. Tapi kalau soal kerapihan, saya prefer ke inez. Tergaris sempurna, ya.. saya tergolong orang yang mahir dalam menggunakan eyeliner *ehem*. Ada juga eyeliner arab mereknya kajal, cuman 9ribu, berbentuk bubuk dan warnanya hitamnya pekat, paling cocok untuk diaplikasikan diarea mata bawah.

Untuk alis mata yang tergolong tebal, saya merapikan dan mengisinya dengan pencil alis. Tipissss.. kalau kebanyakan justru bisa merubah struktur wajah menjadi lebih sangarrr. Saya lebih suka warna cokelat tua, sesekali pakai hitam. Bagaimana dengan bulumata palsu, pelantik bulumata dan mascara? Hmm.. BIG NO!!!

Yang terakhir dalam rangkaian urus-mengurus wajah ini, saya menggunakan lipstik matte berwarna orange kecoklatan. Akh, kalau sudah beres semuaaaa... tinggal semprot wangi-wangian dan lotion sebadan-badan, segarlah untuk kemana-mana. Simpel sih sebenarnya, hanya butuh waktu sekitar 10-15 menit untuk menyelesaikan semuanya.

Kalau dikantor/diluar rumah dan saya sedang berhalangan untuk Sholat, saya pasti sedia facepaper kemana-mana. Hanya untuk antisipasi, karena aktivitas berlebih pasti memproduksi minyak berlebih, itulah yang menyebabkan wajah bisa nampak kusam, tapi kalau sholat pasti wajah bisa kembali segar bercahaya kalau abis wudhu. Minyak? No way!

Disore hari, saya melakukan tahapan penggunaan skincare yang sama untuk mengangkat sisa makeup dan debu-debu yang tak terlihat tapi nyata adanya dikulit. Bedanya, saya tidak lagi menggunakan skin protection dan dempul-dempulan, saatnya istirahatkan kulit. Kalau malam saya sih kadang-kadangan, ya sebelum tidur saya kadang pakai masker dulu, atau kadang pakai serum dulu, atau kadang pakai krim malam. Tapi paling sering sih wajah tidak dilayer apa-apa lebih enak rasanya. Pas bangun tidurpun rasanya kulit jauh lebih kenyal, segar dan sehat kalau tidak pakai apa-apa, ketimbang kalau pakai produk yang katanya bekerja menutrisi kulit lebih maksimal dimalam hari, makanya saya pakai tidak setiap malam, diselangseling saja.

Ada teman yang pernah bilang, sudah sedemikian telatennya kok kulit saya tidak cetar membahana mulus clingcling ala artis korea? Hehe.. ya pastilah, tujuan saya kan merawat kulit bukan untuk membentuk kulit. Kodrati sajalah. Jerawat tak lagi bandel, minyak tak lagi melimpah ruah diwajah, selalu bahagia kalau liat kondisi kulit wajah pas baru bangun tidur dipagi hari, sudah merupakan jawaban atas usaha-usaha saya. Buat apa cling-cling kalau itu kikisan merkuri, ini wajah dipakai sampai tua loh.. sampai nenek nenek. Saya pun tidak mempercayakan kedokter untuk merawat wajah saya, mahalll sik dan menimbulkan efek nagih! Kalau untuk treatment dan pemijatan wajah tak apalah kalau dompetnya lagi tebal, sesekali memanjakan diri kesalon yang benerrr ditangani oleh ahlinya dan menggunakan produk-produk yang terbukti aman.

Aihaih, repot ya jadi perempuan? Gak juga sih, rutinitas ini justeru bisa menjadi terapi yang membangkitkan energi positif perempuan-perempuan, karena rahasia cantik itu sebenarnya adalah merasa cantik tanpa perlu dipuja dan dipuji orang lain (pengakuan), selalu bersyukur dan menerapkan pola hidup sehat.

Sekian dulu bahasan saya soalan dunia perawatan dan tatarias wajah, tak seberapa ahli memang.. apa yang saya lakukan hanya bentuk rasa syukur sudah dikasih nikmat sehat jiwa dan raga, indera sempurna, kemampuan berfikir dan berusaha. Bentuk rasa cinta dan respect kepada diri sendiri juga. Alhamdulillah ya Allah.. Saya mencintai-Mu :)

4 comments

  1. Ciyee kakakkhh :D kemaren wktu ke Palu ndak dibawa di' senjata2nya? begini kan akuh bisa berguruuu.. Hhhehe

    ReplyDelete
  2. jadi perempuan harus bisa tampil rapi dan wangi ya. Memang ribet tapi demi sayang pada badan sendiri dan biar pacar tidak lati :)
    Mataku sipit jika lihat warna duit merah.

    ReplyDelete