Satu minggu

Duadelapan januari duaribu empatbelas, saya dan boss ke Jakarta dalam rangka perdin. Skejul sudah disusun rapi untuk tiga hari kedepan, tapi dihari pertama lagi-lagi boss menerima telepon yang simpulannya beliau musti balik Makassar keesokan harinya. Tidak semua target hari pertama selesai karena soalan tekhnis, Jakarta macet dan banjir sisa hujan tiga hari lalu belum surut sempurna. Satu hal yang penting hari ini, turbulance penerbangan UPG-CGK sukses membuat saya ketakutan naik pesawat lagi. Trauma.


Duasembilan januari duaribu empatbelas. Hari ini saya berencana mengunjungi tiga kantor, tapi rencana tinggal rencana, hujan semalaman memperparah kondisi Jakarta, banjir dan macet dimana-mana. Bapak perwakilan kantor diJakarta menelepon saya supaya saya stay dihotel dulu karena banyak jalan yang lumpuh, segala urusan didelegasikan ke karyawan dia yang bisa menembus jalan dengan motor. Siangnya saya kedatangan suruhan beliau dengan membawa semua dokumen yang harus saya bawa pulang langsung ke kantor pusat di Makassar. Selebihnya saya menikmati me time, dalam kamar hotel lantai duabelas didaerah manggadua. Malam hari, saya dan Erna janjian nonton Comic 8 di bioskop terdekat dari hotel, nemunya di mall kota kasablanka setelah terlebih dulu dibawa putar-putar oleh supir taksi yang setengah curhat tentang kampung halamannya di Medan - Sumut. Semoga sibapak bener gak tau jalan. Biar waktu dan ongkosnya bernilai ibadah. Haha.

Tigapuluh januari duaribu empatbelas, pulang. Flight saya jam 8.25, delay, boarding sejam kemudian dan dalam badan pesawatpun tetap menunggu kurang lebih 30menitan. Trauma masih kerasa, tapi saya lebih mau pulang. Saya tiba dikantor setelah pukul satu siang. Otak saya jetlag. Selama sisa waktu ngantor saya tidak melayani pertanyaan, komplain dan sejenisnya yang membuat saya berfikir rangkap seperti biasanya. Saya masuk kantor khusus untuk membuat laporan stockopname terkait dengan pekerjaan saya dalam rangka serahterima jabatan ditanggal tiga februari nanti. Semua orang mengerti.

Tigasatu januari sampai dengan dua februari duaribu empatbelas, libur panjang. Liburan. Bali. Yeay! Kali ini adalah perjalanan ketiga saya ke pulau eksotik tersebut, lebih excited karena liburan kali ini saya membawa serta Mama saya yang tak kalah excitednya untuk ikut liburan bersama rombongan kantor yang juga kebanyakan membawa anggota keluarganya. I called it family gathering Gsoteam. Liburan kali ini diarrange oleh saya diluar itinerary, Sule bendaharanya dan Ichal penasehat yang justru selalu dinasehati. Haha. Liburan super kocak! Banyak masalah bagi mereka yang selalu membuat masalah dan yang (mungkin) lagi sial. Seperti; Ichal yang patahkan kursi hotel dan kena charge tambahan 1,5jt, Sule yang kena tilang, Iman yang ah!sudahlah.. haha. Yang sial Budew dan Lisa yang kehilangan bagasinya pada penerbangan kembali dari Denpasar ke Makassar. Kita naik Air asia, first time buat saya, kesan saya amat sangat payah! Semua tempelan yang tertulis di cabin itu kampanye!!! Murah sih, tapi pelayanan CSnya murahan #imo

Tiga februari duaribu empatbelas, sertijab kacab lama ke kacab baru, sekaligus peresmian cabang baru kami. Cabang fleet-gso-indirect, yang awalnya ikut dicokro sekarang dipisah dan dipercaya untuk berdiri sendiri. Alhamdulilah. Kacab baru, kantor baru dan tentunya aturan main baru. Keluar dari zona nyaman, belajar lagi, adaptasi lagi, dalam kondisi seperti ini saya belajar bahwa dalam dunia kerja yang pertama harus dikuatkan adalah personality, jadi kemanapun kita ditempatkan dan siapapun orang yang ada di samping-atas-bawah, kita tetap bisa bekerja dengan baik, bahkan lebih baik lagi. Amin.

Empat februari duaribu empatbelas, pindahan secara tekhnis dimulai. Bongkar barang-angkat barang dan atur barang. Saya tersenyum, dengan berjuta rasa: ya capek, pusing, waswas, takut, bahagia, excited, optimis, dan syukur. Alhamdulillah.

posted from Bloggeroid

2 comments:

  1. weew, liburannya seru, tapi mana fotonya?? hehehh.

    pindahan-packing-unpacking pasti seruuu, capeknya maksudnya, heheheh
    semangat Kakaakk.. anyway kapan ke Kendari lagi??

    ReplyDelete
    Replies
    1. ehhh, nyonya diah.. kmarin waktu ke balinya lupa bawa kamera, huh -__-"

      oia, mungkin akhir februari sy ke kendari, abis ujan bener2 reda dan saya yang tak lagi terlalu trauma naik pesawat. lagi cemen ini :p

      Delete

Powered by Blogger.