AFDAL menikah :))

Hey blog, kangeeeeen!!! #elapelapdebu

Well, beberapa waktu yang lalu nomor AS saya selalu saja ditelpon oleh nomor asing yang entah siapa pemiliknya. Jam meneleponnya pun selalu saja bertabrakan dengan aktivitas saya, alhasil 'kita' gak pernah ketemu bicara, dan sayapun kadang tidak sempat lagi untuk menelepon balik.. hingga akhirnya beberapa hari setelahnya, selepas ujian ada satu pesan singkat masuk kenomor saya yang ternyata datang dari nomor tersebut, bunyinya agak keras.. kayaknya yang punya nomor sudah murka telponnya tidak pernah dapat respons :p

Salam. Benar ini dengan Syamhijrawati (Akuntansi 2004) yang pernah jadi pengurus IMA dan kerja di KAP Blasius?
Sy Afdal.
Saya tersenyum baca sms itu, haha... mencoba mengingat-ingat mimik muka anak yang namanya Afdal ini kalau lagi mo'jok (ngambek: red). Kusut gimanaaa gituuu. Lalu saya meneleponnya langsung, seketika, haha.. ya ya ya.. pembicaraan kami dimulai dengan saling tuding: saya dibilang sombong dan saya pun tidak mau kalah, saya pun bilang dia jauh lebih sombong, junior durhaka kau! Obrolan kami cair begitu saja walau sudah beberapa tahun tidak ada komunikasi via media apapun, dan tidak juga pernah bertemu. Tapi kami punya banyak momen bersama yang tidak akan pernah bisa saya lupakan begitu saja.. satu tahun mengabdikan diri diorganisasi: IMA (Ikatan Mahasiswa Akuntansi). Pernah ngakak bareng, main bareng, makan bareng, ngobrol bareng, bercanda bareng, begadang bareng, capek bareng, kecewa bareng, setresss bareng, haru bareng, atas nama pengkaderan mimpi kami pun (pernah) sama. HAHA.. terdengar sangat mulia sekali masalalu kami yak #okelupakan. Oia, lepas pengurusan pun saya, Afdal dan beberapa rekan-rekan se-IMA pun mengabdikan diri dikantor akuntan milik dosen kami, ya.. Lo-lagi-lo-lagi.

Teman sepengurusan IMA 2007-2008

Biasanya, jika ada orang dari masalalu saya entah itu teman dari jaman SD-SMP-SMA-KULIAH yang mendadak menelepon dan menanyakan kapan dan dimana bisa bertemu? kemungkinannya hanya ada dua.. pertama mau PROSPEK MLM kedua mau antar UNDANGAN NIKAHAN. Dan tujuan dia menguber-uber saya adalah mau nganter undangan. Afdal mau NIKAH. Ya, Me-ni-kah! Istimewaaaa.. dia satu dari banyak orang yang tidak pernah terlihat dan terdengar berpacaran, tau-tau nikah aja. Padahal dia bukan ustad, atau terlihat seperti ustad. Dia Muslim dan sangat menghargai Perempuan. Dia nikahnya dengan kader sendiri, UA. Junior kami juga, setingkat dibawah dia. Saya yakin, mereka pun melewati banyak momen bersama di IMA.. Saya tidak perduli bagaimana asalmulanya, intinya mereka cinlok dan tanpa ada kabar 'berpacaran' sekarang mereka menikah.

Hari itu juga, lewat telepon kami janjian bertemu. Saat itu saya masih di Bogor, beruntung besoknya saya terjadwal pulang kampung dan bertemulah kami sehari setelahnya, dengan wajah 'sumringahan ketahuan bahagia luarbiasa bercampur capek' dia menyerahkan undangan untuk saya dan beberapa undangan lagi untuk teman-teman seangkatan saya. Hanya saja pas acaranya saya cuman bisa datang berdua, bareng Musdalifah.. dengan membawa serta titipan Ibu Alfia yang tidak bisa hadir karena tidak dapat tiket ke Makassar dan Ibu Odhani yang sampai hari ini masih di Qatar, dua orang lagi tanpa kabar.

Bersama dengan postingan ini, saya ucapkan Selamat menempuh hidup baru buat pasangan Afdal dan Ua, selamat menjadi guru sekaligus murid dalam kehidupan kalian; satusamalain. Barakallah. Hari ini pun jadi ajang reunian se-fakultas Ekonomi, ketemu dosen-dosen, ketemu manusia-manusia seperjuangan dikampus dulu; senior-senior, teman-teman dan junior-junior yang terlihat berbeda. Kalau dulu muka kusam badan kuruskering sekarang muka kece plus badan tambun-tambun, sejahteraaa!

Me, Ale, Yhani, Musda.. teman sepengurusan :))

Setelah Afdal, giliran siapa lagi?
-Sul, IE2002.
:))

Ds. Taeng, 02 Agustus 2014
@syamatahari 

A blogger who inspired by people, book and music. Loved to Expressing myself through my story and photograph.

1 comment:

  1. Wahahahah saya dapat istilah baru nih "Junior durhaka" Heihiehie. Mantap mantap. Saya pun kadang sering menerima telp dari nomor yang tidak saya kenal. Saya ada kebiasaan buruk yang tidak mau mengangkat telepon dari nomor yang tidak saya kenal. Padahal pernah yg telpon itu benar benar sahabat saya waktu masih SMA era taon 89. Lama kaan..

    Selamat menikah aja deh buat Afdal
    Semoga menjadi keluarga yang Sakinah, Mawahdah, dan Warrohmah||
    Amin


    Asep Haryono
    Blogger Pontianak

    ReplyDelete