Quit

Saya mendambakan cinta yang sederhana saja. Yang hanya ada pada kata “iya” atau “tidak”, yang tidak begitu membutuhkan waktu lama untuk berfikir, menimbang-nimbang perasaan, membandingkan satu dengan lainnya. Saya tidak ingin terjebak dalam kerumitan, apalagi menikmatinya. Perasaan itu bergejolak, berubah-ubah seiring waktu, sementara beberapa orang tidak bisa mempertanggungjawabkannya, bahkan tanpa sadar melupakannya. Atau justru salah kaprah. 

Kenyataan terkadang memang terasa pahit, tapi akan jauh lebih baik dari pada melulu terjebak dalam harapan kosong. Menikmati hampa. Saya percaya, tidak ada kata sia-sia.. tentang waktu yang telah saya luangkan untuk mempersiapkan diri pada kata “iya”, bahkan dengan kata “iya” itu sendiri. Pada rentang waktu tersebut saya berproses untuk menjadi satu kesatuan diri saya, utuh. 

Pada segala hal yang tidak bisa saya dapatkan, saya meminta kepada Allah agar diberi keluasan hati untuk menerima bahwa yang saya inginkan pastilah tidak lebih baik dari apa yang (akan) diberikan oleh-Nya.


Parepare, 
Sym|15102014

3 comments:

  1. semangat mbak. :) sesuatu yang Allah tetapkan takkan pernah tertunda. Karena jodoh takkan tertukar. InsyaAllah.:)

    ReplyDelete
  2. Semangatki .. semoga bisa cepat move on ... hehehe
    sama diskon belanja lebih asik :D

    ReplyDelete
  3. Kenyataan terkadang memang terasa pahit, tapi akan jauh lebih baik dari pada melulu terjebak dalam harapan kosong.

    Keren kalimatnya :)
    Ngomong-ngomong, tak ada kata menyerah dan berhenti untuk setiap usaha :)

    ReplyDelete

Powered by Blogger.