Powered by Blogger.

Laskar Ciecie part #1

Well, awalnya saya kebingungan kok ya pada satu malam dibulan Juni WA saya kebanjiran pesan dari satu grup yang entah kenapa saya ada didalamnya. Nama grupnya: Coolboys, beranggotakan 7 orang cowok yang beberapa diantaranya saya kenal beberapa lagi entah siapa.

Usut punya usut; saya, Nisa dan Yessie direkrut masuk dalam geng mereka, cowok-cowok yang mengaku keren, tampan dan mempesona itu, karena (mungkin, dipikirnya) kami punya kapabilitas yang mumpuni untuk ikut "gila" bersama mereka. Tugas kami sederhana, membangunkan mereka dipagi hari/saat sahur nanti, plus mengingatkan banyak hal-hal yang terkait kegiatan kami selama belajar dipusdik. Something like manager mybe, "Sialan banget!" Fikir saya..

Yang saya lihat dan rasakan, genggongan tersebut absurd, tidak punya tujuan bersama, hanya kumpulan cowok-cowok somplak yang mencari hiburan ditengah rutinitas yang semakin hari semakin membosankan. Mereka terlalu narsis, terlalu meriah dan terlalu songong, apabangetlah kesan awalnya, cuman ya.. oke; mereka lucu, mereka cair. Saya dibuatnya ngakak-ngakak sepanjang malam. Kemudian lewat pesan pribadi saya dan Nisa membuat kesepakatan, "kita coba saja dulu".

Awal terbentuknya geng ini entah kapan, yang jelas dibulan Juni setelah Prajabatan selesai. Anggota awalnya: Aulia, Ichal, Yogik, Joe, Andika, Albert, Azmi. Mereka bisa akrab karena teman sekamar, teman ngerokok, dan teman sekelas. Kemudian saya dan Nisa direkrut, sebagai teman kelas DDP si Aulia, Yogik dan Joe. Yessie masuk lewat jalur Joe dan Albert, mereka sekelas dan akrab waktu masa prajabatan. Setelah kami bertiga direkrut kemudian menyusul perekrutan selanjutnya; Linda karena dimodusin sama Azmi, dan Epin yang pacarnya Andika. Jumlah kami 12 orang.

12 orang yang setiap malam ngobrol digrup WA sambil senyamsenyum, sesekali ngakak maksimal saking lucunya. Didunia nyata, kami tidak saling kenal, selain cowok-cowok teman sekelas saya, plus empat cewek lainnya. Itupun hubungan kami biasa saja, seperti tidak apa-apa. Kalau kebetulan lewat dan berpapasan, ya lewat saja. Istimewaaaa... beginilah ciri keakraban yang dibangun lewat dunia maya.


Kopdar pertama kami itu pada suatu malam selepas apel. Dipaksa kopdar ini ceritanya, karena sudah hampir dua minggu kita ngobrol akrab tapi tetap gak ngeh siapa mereka di dunia nyata. Awalnya ya, saling malu-malu.. canggung.. lama-lama ya malumaluin juga, pecicilan gak bisa diem. Dari situlah kemudian berlanjut janjian weekend bareng-bareng nonton Transformers, yang pulangnya dianterin sama Yogik yang kebenaran bawa mobil karena doi IB (Ijin Bermalam) kerumah keluarganya disekitar Bogor juga, 12 orang dalam mobil yang lumayan mini jadilah kami duduk numpuk-numpuk.

*kedipkedip*

 

Jam malam diasrama pukul 11 malam, kami pulang nyaris beberapa menit sebelum jam 11. Haha, sampai pusdik kami ndak langsung masuk kamar dolo.. biasanya mampir ngobrol lagi di basement, sambil ngemil nasi+ayam+pepsi dari ka-ef-si. Ribut, bising dan ya... konyol! Bolehlahhh :))


***

Satu hal yang mungkin tidak akan bisa saya lupakan, saat formasi 12lengkap! ciecie, lepas apel malam datang menjenguk saya membawa sekaleng biskuit monde dan martabak manis. Ya, waktu itu saya drop! Saya tidak bisa ikut apel malam. Dan mereka datang menemui saya. Bukan perkara monde atau martabak manisnya, tapi bagaimana mereka membuat saya merasa berarti. I'm melting away gaess..



Sejak saat itu, ketakutan saya tentang membangun hubungan pake hati.. saya bisa taklukkan dengan sempurna. Saya menerima mereka dengan baik masuk dalam kehidupan saya. Dalam keseharian saya. Dalam hati saya. Bukan masalah cepat atau lambat, tapi memang sudah waktunya. Saya tidak lagi berfikir bagaimana jika mereka tiba-tiba hilang, dan romantisne yang setiap hari kami lewati dipusdiklat ini hanya sebatas kebersamaan semu semata? Hihi.. begok ya pikiran saya! Mereka ada untuk membuat tahapan hidup saya selalu dalam kemeriahan dan keberkahan, Allah mencintai saya dengan mendatangkan orang-orang baik. Ada sisi dimana kita memandang hidup itu adalah untuk hari itu, tentang hari esok.. ya biarkanlah dia datang dengan misterinya sendiri. Saya menikmati kebersamaan bersama mereka saat ini, saat saya masih bisa menikmatinya.

*siapsiapdilemparasbak
**oke, lanjooot..




Semakin hari kami semakin kompak. Obrolan di WA semakin sedikit. Kami lebih banyak menghabiskan waktu bersama pada malam selepas apel, nongkrong dikantin, ngobrol, ketawa-ketawa, makan mie dan es jeruk yang entah akan dibayar oleh siapa. Capek sih sebenarnya, tapi energi itu selalu ada dan seolah-olah terisi kembali tatkala kami berkumpul. Kerjaan dan obrolan kami sebenarnya tidak seberapa berkualitas, tapi hey.. ini pusdiklat, tempat dimana kami harus belajar sepanjang hari, otak butuh penyegaran, hal-hal yang bisa dicandai dan ditertawakan. 

Setelah nonton bareng itu, setiap weekend kami pasti jalan bareng, mau personil lengkap atau tidak, pokoknya ngumful. Saya pun selalu dibuat pusing oleh mereka, berfikir bagaimana dan kemana kami akan menikmati weekend kami. Kami menemukan kenyamanan satu salma lain, bahkan bisa dibilang semakin posesif, pokoknya segala hal akan lebih menyenangkan kalau kita sama-sama. Bahkan kegiatan kelaspun jarang kami ikuti, demi kumpul bersama, padahal tiap hari, tiap malam selalu saja sama-sama.


Tak seberapa lama, Pria bernama Elman pun direkrut jadi member ke-13 gegara kemana-mana ngekor sama Aulia. Karena Elman dirasa enak diajak ngobrol dan sangat-sangat royal ditongkrongan maka kami sepakat untuk bilang "iyess". Karakter Elman menjadi semacam anomali ditongkrongan, dia diam, tenang, ketawa se-nganga-nya saja, sementara kami heboh dan berantakan.. tapi keberadaan dia tetap memberi warna tersendiri. Itulah kami, seperti pelangi kami nyatu tapi tidak saling mempengaruhi apalagi mengaburkan karakter masing-masing.

Setelah Elman, adalah Pria bernama Rizky.. kami memanggilnya "bang iky" sempat bergabung menjadi anggota geng ke-14, alasannya? karena dia selalu bisa diandalkan tenaganya untuk mewadahi kebutuhan narsis kami *baca: tukang poto* haha.. dia sekamar sama si Joe, dan kami rasa dia bolehlah bergabung. Hanya saja, mungkin karena dia adalah member terakhir di tongkrongan, member yang paling sedikit melewati masa "gila bersama" makanya saya rasa wajar kalau chemistrinya tidak begitu kuat dibandingkan yang lainnya..

Lama lama genggongan kami kayak arisan, dalam sebulan bisa rekrut 14 orang. Coba diklatnya setahunan, bisa jadi semua peserta jadi anggota geng. Haha.. dasar geng absurd!

Tapi saya sudah mengeluarkan pernyataan yang sejajarlah dengan keputusan kepala badan, haha.. bahwasanya terserah deh mereka mau rekrut berapa anggota lagi, asalkan anggota ceweknya tidak ada penambahan. CUKUP 5 SAJA! SYAM, NISA, EPIN, YESSI dan LINDA.

Hingga akhirnya mereka tidak punya pilihan, selain taat.

:p

1 comment