Powered by Blogger.

Laskar Ciecie part #2


Kalau ditanya asal mula terbentuknya genggongan ini, sedikit misterius alias membingungkan. Adalah Aulia Kurniawan sebagai founding fathernya, sebagai guardian angelnya ciecie. Soulmatenya Azmi, kakak kesayangannya anak-anak, musuhnya Andika.. anggota yang paling bisa diandalkan. Genggongan kami bernama CIECIE, buah hasil pemikiran random saya dimalam pertama kami kopdar. Banyak sih nama yang diusulkan tapi semuanya gak enak didengar dan semuanya biasa aja, anggaplah Ciecie ini luar biasa, satu kata yang akan selalu disebut-sebut orang saat "cengin" orang. Ciee... cieee.. haha!

Saya dipaksa menjadi ketua geng, menjadi Ibu Perinya anak-anak, menjadi yang didengarkan, hihi.. mungkin karena diantara semuanya saya yang paling tua, TAPI GAESSS!! ANDIKA PUN KELAHIRAN 86 TAUUU!!! walau begitu saya mendapat banyak pelajaran dan perhatian dari mereka. Pada setiap diskusi, tidak pernah ada kata sepakat. Selalu saja obrolan melebar kemana-mana, yang ujung-ujungnya terjadi perdebatan antara Aulia Vs. Andika atau Ciecie Vs. Andika hingga akhirnya Andika merasa jadi butiran debu, Andika ngambek dan Andika memilih bungkam, tapi gak lama ngomong lagi dia.. hahahay. Diskusi baru akan selesai ketika keputusan diambil alih lalu kemudian ditetapkan secara otoriter, pada akhirnya pun semua akan menurut dan ngikut saja.


Kami pernah buat acara buka puasa bersama di mie Bangka, naik angkot seperti biasanya.. ini acaranya kucing-kucingan dengan beberapa kelas anak-anak yang juga punya acara buka puasa bersama diluar. Pada gak mau ikut acara kelas, maunya sama ciecie saja.. haha. Pulangnya kami jalan kaki "buseettt, ada kali 5kilo tuh" tapi gak terasa karena kami sembari main sembari ngobrol, singgah di taman main petasan dan kembang api. Ciecie kadang-kadang romantis juga mainannya.. memorable. Dan selarut apapun kami sampai dipusdiklat, tetap aja kalo pulang tuh mampir lagi dibasement/sekre/pos satpam dengan alasan "sepenggal dolo gaes" yang artinya ngerokok sambil ngobrol lagi sampai akhirnya benar-benar ngantuk dan masuk kamar.

Saya pribadi tidak akan pernah lupa, bagaimana kami melewati bulan puasa di pusdiklat. Setiap buka puasa, kami selalu buka bareng di meja kebesaran kami, meja pojok lantai 2. Atau kalau tidak, kami buat acara sendiri, beli makan dari luar lalu gelar tikar di kelas lantai 2.. entah itu cuman makan pizza yang seorangnya dapat satu slize dan ujung-ujungnya tetap makan diruang makan, atau makan pecel ayam yang tinggal ditelepon ayamnya nongol sendiri dipusdiklat. Haha.. Saat sahur pun, setiap hari saya selalu ditelepon oleh Aulia memastikan apa saya sudah bangun? sudah sahur apa belum? menu sahurnya apa? sahurnya di kamar apa di ruang makan? Perhatiannya detail.. dan adalah Andika MR. BON CABE, kemana-mana bawa senjata ampuh untuk menambah nafsu makan kita.

Genggongan kami dianggap separatis, mereshkan masyarakat, haha.. geblek! pokoknya setiap ada kegiatan dimana semua kelas digabung menjadi satu, kami pasti kumpul. Ngetag tempat duduk diaula dua saf untuk 14 orang, diruang makan pun kami punya meja yang seolah-olah milik kami. Atau ketika ngumpul disekre panitia, anak-anak main comot aja makanan sisa panitia, bikin teh/kopi susu seolah-olah konsumsi itu untuk meetingnya kami. Haha, kalau difikir-fikir kelakuan kami macam anak SMA. Tapi ya, kami dan saya pribadi sangat menikmatinya.

Walaupun kami dibilang geng Absurd, jangan salah.. satu hari sebelum ujian DDP kami ngumpul, belajar bahas soal-soal ujian. Untuk pertamakalinya kita ngumpul gak ada acara foto-foto, fokus belajar ala ciecie. 1 soal dibahas 1-2menit, penyegaran 3-5menit. Tetap ada pake acara debat antara Aulia Vs. Andika dan Andika Vs. Ciecie.. hasilnya, di ujian DDP kami semua lulus. Emang geng BERKUALITAS! bwahaha..



Kebersamaan kami hanya sekitar dua bulan lamanya, ditutup dengan acara karokean 3 malam berturut-turut di Invis Bogor,  tapi benar-benar nyangkut dihati, mungkin karena kita melewati banyak hari-hari yang rentan dengan stress dan rasa bosan.. Ciecie menawarkan hal berbedza, seakan menjadi tempat pelarian untuk "pulang" sementara waktu.

Sekarang...


Azmi sudah jadian sama linda, Dika putus sama Epin, Yogik punya geng baru di Belitong, Aulia sibuk ngurusin babang irfan, Yessie yang nampaknya sibuk banget di kantah, Alberto makin akrab sama roronya, Nisa yang makin kalap baca novel untuk ngisi waktu dikosan, Joe akhirnya lulus jadi PPK, Ical yang sepertinya semakin betah di Sekayu, Rizky yang entah apa kabarnya, Elman yang hanya sesekali nongol di grup dan Saya; Syam.. akan selalu menyimpan mereka disini, di HATI *tepokin dada*

Kami sudah terpisah-pisah jauh.. RIAU, BELITONG, SUMSEL, BENGKULU, KALTIM, JAMBI, JATENG, SULSEL.. hanya terhubung lewat teknologi: grup wa, bbm, sms, telpon yang semakin kesini makin sepi, sesekali kita teleconfrence, komunikasi yang sebenarnya paling tidak efektif karena satu samalain saling sahut-sahutan, gak ada yang mau antri, walaupun informasi tidak maksimal tapi lepas kangennya maksimal bingits, hanya mendengarkan suara, cara tertawa dan ciri khas obrolan masing-masing dari mereka saja saya sudah merasa bahagia... *oke, ini lebay*

Kami pun merencanakan liburan bersama yang entah kapan, tujuannya kalo gak ke BALI, ya BELITONG, THAILAND, VIETNAM, SINGAPURA, dan... BANYAK LAGI. Setdahhhh!!! rencana yang main ke DUPAN dari jaman DDP aja blom jadi-jadi.. Haha. Saya pribadi tidak perduli akan ada liburan apa enggak, beneran jadi apa enggak, ketika kami membicarakan akan liburan sama-sama saja saya cukup bahagia, bahwa Ciecie masih punya tempat istimewa dihati dan dibayangan masa depan masing-masing dari kami.


SEMOGA KITA SEMUA BISA TETAP MUDA YA GAES
SELALU ADA YANG BISA DIKETAWAIN DAN TEMAN KETAWA
SALAM PATRIOT AGRARIA UNYU UNYU !!!

3 comments

  1. Senangnyaaa.. saya juga punga genggongan begini.. hampir serupa.. :D

    ReplyDelete
  2. Wahhhahaa... ulasan yg detail ttg cie2 ngingetin ttg khdpn kita di bogor ya kak.. mantap blognya..

    ReplyDelete