Powered by Blogger.

Menjadi bijaksana

Hati kita kadang harus terluka. Agar kita tahu bagaimana rasanya dikhianati. Agar kita tidak mengkhianati. Hidup kita kadang harus hancur. Agar kita tahu bagaimana rasanya dicaci. Agar kita tidak ikut mencaci. Pikiran kita kadang harus jenuh. Agar kita tahu bagaimana rasanya dijauhi. Agar kita tidak menjauhi.
Seluruh cerita hidup kita kadang harus acak-acakan, harus banyak lubang, terluka di sana-sini. Agar kita tahu bagaimana rasanya dibenci, ditinggalkan, ditipu, diolok-olok, diasingkan, dibiarkan. Agar kita tidak menjadi bagian dari orang-orang yang merusak cerita hidup orang lain.
Seluruh cinta kita kadang harus hancur berantakan. Agar kita tahu bagaimana rasanya tidak berbalas, tahu bagaimana rasanya khawatir, menunggu, ditunggu, diburu waktu, dikhianati, bertepuk sebelah tangan, berharap, bersatu. Agar cinta kita menjadi lebih bijaksana, tidak gegabah dalam mengambil keputusannya.
Hidup kita kadang harus seperti itu. Hanya agar kita tahu bagaimana rasanya. Agar kita belajar dan menjadi lebih bijaksana.
~kurniawangunadi

Ya.

Menjadi bahagia tidak melulu segalanya harus berjalan sempurna memang, hal ini berarti bahwa kita diharuskan untuk mampu memandang sesuatu melampaui ketidak sempurnaan itu. Memandang lebih dalam, lebih dekat, lebih bijaksana.

Coz' everythings gonna be alright.. 

***

Akh, pagi ini agak selow gegara dari semalam saya diserang rindu. Saya kangen kamu dan seperti biasanya saya tidak bisa berbuat apa-apa dan memang tidak semestinya berbuat apa-apa. Hanya bisa menelepon Ibuk, bercerita tentang hari ini. Dan kemudian berganti menjadi kangen Ibuk, kangen rumah teramat sangat. Benerlah kata babang-babang Boys II Man di lagunya song for mama, "loving you is like a food to my soul, mommy.."

Sedaaaaaap :))

2 comments

  1. tiba-tiba jadi kangen mama juga
    mommyy....

    ReplyDelete
  2. mamaaa... baca ini jadi kangen mama jg T.T

    ReplyDelete